Categories
Obat

Cefadroxil: Manfaat dan Dosis Obat yang Tepat

penirumasliusa.com – Obat cefadroxil adalah salah satu obat berjenis antibiotik yang bermanfaat dalam mengobati infeksi yang diakibatkan oleh bakteri pada saluran kencing, tenggorokan, jantung hingga kulit. Obat cefadroxil monohydrate dapat diperoleh dalam bentuk tablet yang tersedia di apotek. Hanya saja karena obat cefadroxil termasuk antibiotik, penggunaannya membutuhkan resep dokter. 

Manfaat Obat Cefadroxil

Obat cefadroxil adalah obat yang termasuk ke dalam golongan antibiotik berjenis sefalosporin yang berfungsi menghambat pertumbuhan bakteri. Konsumsi obat ini haruslah mengikuti anjuran dokter dan harus diminum hinga habis. Pasalnya, konsumsi obat cefadroxil yang sembarangan dapat menyebabkan bakteri tersebut menjadi kebal terhadap obat cefadroxil. 

Bakteri yang kebal terhadap obat akan menjadi masalah di kemudian hari karena artinya pasien harus mengkonsumsi dosis lebih tinggi. Saat Anda memeriksakan diri ke dokter, beritahukan dokter apabila Anda memiliki riwayat reaksi alergi terhadap obat tersebut. Beritahukan pula ke dokter apabila Anda memiliki masalah terhadap pencernaan, ginjal dan juga asma. 

Dosis Konsumsi Obat Cefadroxil

Untuk konsumsi obat cefadroxil haruslah mengikuti anjuran dokter. Konsumsi obat juga harus dilakukan setelah makan agar perut tidak dalam keadaan kosong. Dosis obat cefadroxil akan mengikuti kondisi pasien dan usianya. Berikut adalah dosis yang biasanya diberikan untuk obat cefadroxil:

1. Konsumsi untuk infeksi ringan sebesar 500 mg sebanyak dua kali sehari

2. Konsumsi untuk infeksi sedang – berat sebesar 1 hingga 2 g. Dosis ini bisa dalam sekali minum sebagai dosis tunggal ataupun dosis terbagi. 

3. Konsumsi untuk infeksi saluran kemih seperti sistitis berupa radang pada kandung kemih sebesar 1 hingga 2 g setiap hari bisa dalam dosis tunggal ataupun dosis terbagi. 

4. Konsumsi untuk penyakit tonsilitis dan juga faringitis adalah sebanyak 1 gram setiap hari atau bisa dibagi dalam sekali minum 500 mg sebanyak dua kali sehari. 

5. Konsumsi untuk penyakit berupa infeksi struktur kulit dan kulit adalah sebanyak 1 gram setiap hari atau bisa dibagi dalam sekali minum 500 mg sebanyak dua kali sehari. 

6. Konsumsi untuk infeksi saluran kemih tanpa komplikasi sebesar 1 hingga 2 g setiap hari. Konsumsi bisa dalam dosis tunggal ataupun dosis terbagi.

Sementara untuk konsumsi obat cefadroxil pada anak-anak akan disesuaikan dengan usia dan juga berat badan. Misalnya saja untuk anak usia 1 hingga 6 tahun maka dosisnya sebesar 250 mg dengan pemberian dua kali satu hari. 

Efek Samping Akibat Konsumsi Obat Cefadroxil

Meski memiliki beragam manfaat bagi pasien, namun konsumsi obat cefadroxil bagi beberapa orang justru dapat menimbulkan sejumlah efek samping. Efek samping yang timbul dari mulai ringan hingga serius. Untuk efek samping yang terbilang serius maka pasien harus segera dibawa ke dokter dan hentikan konsumsi obat. Berikut adalah efek samping yang mungkin terjadi:

1. Rasa mual bahkan pasien bisa mengalami muntah selama beberapa jam setelah konsumsi obat

2. Gangguan pada pencernaan dari mulai sembelit hingga diare

3. Peningkatan suhu tubuh dalam bentuk demam dan sakit kepala

4. Timbul rasa sakit pada tukak lambung berupa maag

5. Reaksi alergi berupa pembengkakan pada wajah, kulit yang terasa gatal karena timbul ruam berwarna merah, hingga sesak napas tiba-tiba. Reaksi alergi tidak dapat diabaikan karena bisa menyebabkan masalah yang lebih parah. 

Obat cefadroxil tidak dapat dikonsumsi bersamaan dengan beberapa jenis obat lainnya. Oleh karena itu pasien sangat disarankan untuk memberitahu dokter apakah sedang menjalani pengobatan lainnya atau sedang konsumsi pil KB.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *