Categories
Tips Sehat

Pentingnya Mencuci Tangan Setelah Keluar dari Toilet

Apakah Anda termasuk orang yang selalu mencuci tangan setelah keluar dari toilet? Jika iya, apakah Anda yakin sudah mencuci tangan dengan benar? Dilansir dari situs populer, hampir 60 persen masyarakat tidak mencuci tangan setelah keluar dari kamar mandi atau toilet. Sementara itu, 40 persen sisanya mencuci tangan, namun hanya 10-15 persennya saja yang menggunakan sabun. Padahal, mencuci tangan dengan benar setelah keluar dari kamar mandi atau toilet sangat penting bagi kesehatan.Apalagi langkah mencuci tangan adalah upaya paling efektif supaya Anda terhindar dari berbagai penyakit menular. 

Baca Tips Sehat Lainnya

Biar lebih jelas, yuk kita simak pentingnya mencuci tangan usai dari kamar mandi atau toilet pada ulasan berikut!

Fungsi Mencuci Tangan Setelah Keluar dari Toilet untuk Mencegah Penyebaran Penyakit

Penularan penyakit bisa terjadi melalui berbagai cara. Salah satunya yang paling mudah adalah melalui sentuhan. Padahal, tangan merupakan rumah ternyaman bagi bakteri bahkan virus yang menyebabkan penyakit menular. Tahukah Anda, ada sekitar lima ribu bakteri yang menghuni kedua tangan Anda setiap waktu. Maka, apabila Anda melakukan sentuhan tangan, baik secara langsung dengan kulit orang lain ataupun menyentuh benda, menjadi salah satu sarana penyebaran bakteri baik dari maupun ke tubuh Anda.

Sarana penyebaran bakteri menular juga bisa terjadi ketika Anda tidak mencuci tangan setelah keluar dari kamar mandi. Sayangnya, kebiasaan ini sering tidak disadari oleh kebanyakan orang. Coba perhatikan ilustrasinya berikut ini. Misalnya saja Anda mengidap penyakit diare, lalu buang air besar di toilet. Setelah itu, Anda tidak mencuci tangan setelah keluar dari toilet. Selanjutnya, Anda bersalaman dengan orang lain. Kemudian, orang tersebut secara tak sengaja mengucek kedua mata ataupun makan menggunakan tangan tanpa mencuci tangan terlebih dulu. Jika sudah demikian, maka besar kemungkinan orang yang Anda ajak salaman tersebut mengalami infeksi yang sama ataupun infeksi di bagian lain akibat perpindahan bakteri dari Anda melalui sentuhan tangan.

Tahukah Anda, feses (kotoran) manusia atau hewan merupakan ladang dari bakteri berbahaya? Ya, di dalam feses tersebut terdapat bakteri berbahaya seperti Salmonella, E. Coli, dan norovirus yang menyebabkan diare. Tidak hanya itu saja, feses manusia juga bisa menyebarkan beberapa infeksi pada sistem pernapasan seperti adenovirus dan penyakit tangan-kaki-mulut. Saking berbahayanya, ada banyak patogen lain yang bisa ditularkan melalui tangan yang tidak dicuci setelah keluar dari toilet, misalnya hepatitis A, flu, bronkiolitis, dan meningitis.

Apabila digambarkan, dalam satu gram kotoran manusia berisi satu triliun bakteri. Nah, bisa dibayangkan bukan, berapakah bakteri tersebut dapat merambat ke tangan setelah Anda bersih-bersih popok bayi ataupun usai buang air besar? Sudah pasti, ada banyak bakteri yang akan bergabung dengan bakteri lain pada tangan Anda. Selain menjijikkan, hal ini sangat berbahaya lho!

Orang-orang sekitar akan berisiko mengalami penularan penyakit hanya karena Anda enggan mencuci tangan setelah keluar dari toilet. Mekanisme penularannya pun bisa melalui cara tidak langsung. Sebagai contoh, Anda menyentuh beberapa benda di kamar mandi atau toilet seperti gagang pintu kamar mandi, bilik toilet, gagang flush, tutup kloset, selang, dan kran wastafel. Jika tidak segera mencuci tangan setelah keluar kamar mandi, Anda berisiko tertular penyakit ataupun menularkan penyakit. Pasalnya, benda-benda tersebut sudah lebih dulu disentuh oleh orang lain yang mungkin sedang sakit sehingga membawa bakteri atau virus di tangannya.

Masa Hidup Bakteri Dapat Bertahan Lama di Permukaan Benda Sekitar

Beberapa jenis bakteri dan virus yang ada di kamar mandi memiliki masa hidup yang berbeda-beda. Salah satunya, ada yang dapat hidup hingga dua jam di permukaan benda yang mereka hinggapi. Jadi, meskipun Anda dalam kondisi sehat sekalipun, apabila orang sebelum Anda yang menggunakan kamar mandi sakit, dapat meninggalkan bakteri penyakitnya dan kemungkinan ditangkap oleh Anda. Apalagi, makhluk berupa bakteri dan virus tersebut termasuk mikroskopis alias tidak bisa dilihat secara kasat mata. Oleh karena itu, Anda tetap tidak bisa tahu siapa saja yang sedang sakit dan membawa bakteri berbahaya atau tidak.

Berdasarkan penjelasan di atas, penyakit dapat menyebar di satu area tertutup apabila penghuninya tidak rajin mencuci tangan setelah menggunakan toilet ataupun setelah bersin dan batuk. Ditambah lagi, suatu bakteri dan virus dapat berkembang biak dengan pesat apabila berada di lingkungan lembab dan minim sirkulasi udara. Nah, kamar mandi adalah lingkungan yang cocok untuk bakteri tersebut.

Kapan Saja Waktu yang Tepat untuk Mencuci Tangan?

Tidak hanya setelah keluar dari kamar mandi, Anda dianjurkan untuk mencuci tangan sebelum makan, setelah beraktivitas di luar rumah, setelah memegang hewan peliharaan, sebelum dan setelah mengunjungi orang sakit, serta setelah batuk dan bersin supaya tidak menularkannya ke orang lain.

Lakukan cara mencuci tangan yang benar supaya bakteri dan virus yang menempel di tangan benar-benar hilang ya!

referensi:

https://www.cdc.gov/handwashing/when-how-handwashing.html
https://ngovee.com/gaya-hidup/coronavirus-cara-cuci-tangan-yang-baik-dan-benar/
https://www.nhs.uk/live-well/healthy-body/best-way-to-wash-your-hands/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *