Categories
Tips Sehat

Waspadai 5 Dampak Buruk Jika Anda Mengalami Depresi

Kaum remaja memang cenderung mudah mengalami depresi yang disebabkan karena beberapa hal. Ternyata depresi dapat menimbulkan dampak buruk, terutama bagi tubuh yang tidak ideal. Tidak hanya remaja wanita saja yang seringkali mengalami depresi. Namun untuk remaja pria pun juga dapat mengalaminya. Akan tetapi untuk tingkat dan pengaruh dari depresi antara pria dan wanita tidaklah sama.

Wanita memang cenderung lebih mudah terkena depresi dibandingkan dengan pria. Hal ini dikarenakan adanya fluktuasi hormonal, faktor genetik, maupun faktor yang lainnya. Meskipun wanita cenderung lebih mudah mengalami depresi. Namun untuk tingkat depresi ternyata lebih tinggi pria dibanding wanita.  

Benarkah Depresi Pria Lebih Parah?

Salah satu alasan mengapa tingkat depresi pria jauh lebih parah dibandingkan dengan pria yaitu karena pria lebih cenderung mengalami depresi secara terus-menerus atau seringkali disebut sebagai dysthymia. Sementara pada wanita lebih cenderung muncul sewaktu-waktu saja atau disebut sebagai episodic.

Baca: Kamu Alami Stres Berat?

Untuk dysthymia Menjadi gangguan yang secara terus-menerus terjadi hampir setiap harinya. Sedangkan untuk depresi episodic hanya akan terjadi  dalam waktu tertentu saja. Semakin depresi yang dialami remaja meningkat maka akan menimbulkan akibat yang fatal. Misalnya saja terjerumus dalam hal-hal negatif seperti penyalahgunaan obat terlarang atau pun bunuh diri.

Dampak Buruk yang disebabkan Depresi

Depresi dapat mempengaruhi otak remaja, baik itu pria maupun wanita pada bagian yang tidak sama. Bagi pria yang sedang mengalami depresi, maka akan mengalami penurunan pada bagian aktivitas di dalam otak kecilnya. Sedangkan wanita tidak akan mengalami hal serupa. Tidak hanya itu saja, karena didalam nya terdapat dua bagian otak yang memberikan respon berbeda pada remaja wanita maupun pria yang sedang mengalami depresi.

Berikut ini dampak buruk yang disebabkan depresi dan sebaiknya Anda mengetahuinya untuk menghindari hal buruk tersebut, diantaranya: 

  1. Kecanduan

Banyak orang yang yang mencari jalan pintas untuk bisa menghilangkan depresi yang sedang dialaminya. Misalnya dengan mengkonsumsi minuman keras, obat-obatan terlarang, judi, rokok, ataupun hal buruk yang lainnya. Jika hal ini tidak segera diobati tentunya dapat menimbulkan kecanduan. Disaat diri seseorang mengalami depresi di kemudian hari, salah satu jalan pintas yang dilakukan yaitu dengan melakukan hal-hal negatif.

  1. Bersikap Tertutup

Seseorang yang mengalami depresi sebenarnya membutuhkan teman untuk bercerita. Namun terkadang tidak semua orang bisa melakukan hal ini. Sehingga dirinya lebih memilih diam dan bersikap tertutup. Jika hal ini terjadi, tentunya dapat mengganggu hubungan dengan orang-orang yang ada disekitar. 

Sementara jiwa sosial pada diri manusia akan diatur oleh hormon serotonin. Kondisi seseorang yang mengalami depresi maka cenderung kekurangan serotonin. Sehingga hal ini dapat menimbulkan diri seseorang lebih susah untuk bersosialisasi maupun menjalin hubungan dengan orang yang terdekat. Misalnya seperti sahabat, pasangan, ataupun keluarga.

  1. Penyakit Jantung

Banyak orang yang beranggapan bahwa penyakit jantung disebabkan karena pola makan yang tidak sehat. Namun ternyata penyakit jantung tidak hanya bersumber dari pola gaya hidup saja. akan tetapi bisa juga disebabkan karena depresi yang terjadi berkepanjangan dan tidak mendapatkan pengobatan. 

Selain penyakit jantung, depresi yang tidak segera ditangani ternyata juga memicu penyakit jantung koroner sampai dengan stroke. Salah satu penyebabnya yaitu karena darah di dalam hormon tidak seimbang ketika sedang depresi. Sehingga otak akan secara terus-menerus mendapatkan sinyal ancaman. 

Awas Bahaya Kurang Tidur

Pada saat itulah otak akan melepaskan hormon stres yaitu kortisol dan adrenalin ke dalam darah. Apabila kedua kadar tersebut tinggi, maka dapat meningkatkan tekanan darah. Sehingga menjadikan detak jantung tidak teratur dan jika terjadi berkepanjangan mengakibatkan pembuluh darah rusak.

  1. Merusak Otak

Otak dapat mengalami kerusakan pada diri seseorang yang seringkali mengalami depresi. Jika tidak segera diobati, kerusakan pada otak tersebut bisa menimbulkan kelainan di bagian struktur otak. Khususnya pada bagian korteks prefrontal, hipokampus, dan anterior cingulate.

  1. Bunuh Diri

Peluang diri seseorang untuk bunuh diri semakin tinggi apabila mempunyai tingkat depresi yang tidak tertahankan. Bagi pengidap depresi, melakukan bunuh diri tentunya bukan menjadi cara yang dilakukan untuk mencari perhatian atau sebagai wujud balas dendam terhadap orang yang menyebabkan depresi. Akan tetapi hal ini dapat terjadi dikarenakan adanya faktor biologis.

  1. Otak Mengalami Peradangan

Depresi tidak hanya memicu adanya tindakan bunuh diri bagi penderitanya saja. Ternyata depresi yang berkepanjangan juga dapat menimbulkan peradangan pada bagian otak. Hal ini dikarenakan untuk pasokan oksigen ke bagian otak mengalami keterbatasan. Sehingga sel tubuh dan jaringan tubuh akan mengalami kerusakan jika dibiarkan terlalu lama. Apabila pasokan oksigen ke otak berkurang, tentunya peradangan otak bisa terjadi akibat aliran darah yang tidak lancar.

Diri seseorang yang mengalami depresi tidak hanya menimbulkan gangguan pada bagian tubuh saja. Akan tetapi juga sangat berpengaruh terhadap indra perasa, cara dirinya berpikir, cara berperilaku bahkan sampai dengan fungsi otak. Kondisi depresi pada diri seseorang akan dipengaruhi oleh tiga bagian, yaitu bagian korteks, prefrontal, bagian hipokampus, dan bagian amigdala.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *