Categories
Tips Sehat

Resiko dan Cara Penanganan Kuku Kuning Akibat Diabetes

Kondisi kuku pada diri seseorang memang tidak sama. Tidak hanya dari segi bentuk, namun juga dari segi warna. Tentunya Anda akan seringkali menjumpai diri seseorang yang mempunyai warna kuku kuning. Namun tahukah Anda? bahwa penyebab dari kuku kuning sangatlah beragam. Salah satunya yaitu adanya penyakit diabetes yang diderita oleh pemilik kuku kuning.

Baca: Warna Kuku Ditinjau dari Sisi Kesehatan

Hal ini dikarenakan penderita diabetes tidak mempunyai kemampuan dalam memproduksi hormon insulin secara cukup. Dengan hal ini, maka tidak dapat memecah gula darah secara sempurna. Oleh karena itulah yang menimbulkan kadar gula di dalam darah bagi penderita diabetes selalu tinggi. Jika berada pada kondisi seperti ini, maka sudah bisa dipastikan akan berdampak pada bagian produksi kolagen.

Collagen inilah yang menjadi protein sebagai pembentuk kuku. Apabila produksi kolagen yang terdapat pada kuku berkurang, tentunya akan menjadikan tampilan kuku berwarna kusam kekuningan, mudah patah dan lebih kering. Selain itu penderita diabetes mempunyai kuku kuning akibat adanya komplikasi yang menjadi efek sampingnya.

Mengapa Diabetes Dapat Merubah Kuku Menjadi Kuning?

Secara umum, kuku kuning memang tidaklah membahayakan, sehingga tidak perlu diobati. Akan tetapi pening dapat dijadikan sebagai sinyal atau pendeteksi adanya infeksi dari komplikasi penyakit diabetes. Ditambah lagi jika kuku tebal dan rapuh, maka hal ini tidak hanya sebagai tanda penyakit diabetes saja, namun juga adanya infeksi jamur.

Sebagian dari orang yang mempunyai penyakit diabetes sering kali mengalami perubahan pada bagian kuku yang cenderung berwarna kuning. Hal ini dikarenakan adanya pemecahan gula serta adanya efek di bagian collagen kuku. Meskipun kondisi ini tidak membahayakan dan tidak membutuhkan perawatan secara khusus, namun setidaknya Anda disarankan untuk tetap menjaga pola gaya hidup dan pola makan yang sehat.

Selain sebagai pendeteksi adanya penyakit diabetes, warna kuku kuning juga menjadi suatu tanda adanya infeksi pada bagian kuku. Anda bisa membedakan antara penderita diabetes dan orang yang sehat dari segi kukunya. Sementara jenis infeksi yang akan mempengaruhi pada bagian warna kuku yaitu infeksi onikomikosis. 

Resiko dan Cara Penanganan Kuku Kuning Akibat Diabetes

Untuk resiko yang ditimbulkan dari adanya kuku berwarna kuning yaitu bisa menimbulkan kesulitan, rasa sakit ketika digunakan untuk berjalan, bahkan menimbulkan rasa yang tidak nyaman. Bakteri yang tidak segera diobati bisa menimbulkan infeksi dan infeksi tersebut bisa merusak bagian kaki. Jika kondisinya sudah parah, tentunya tim medis akan melakukan tindakan amputasi.

Ada beberapa perawatan yang bisa dilakukan untuk Anda yang memiliki kuku kuning, diantaranya seperti berikut:

  1. Menggunakan Krim Kuku

Perawatan pertama yang bisa dilakukan untuk menghilangkan kuku warna kuning yaitu dengan menggunakan krim khusus kuku. Anda bisa menemukannya di beberapa toko obat atau toko kecantikan yang mana pada biasanya krim ini akan menggabungkan antara obat topikal dengan obat oral. Cara penggunaannya cukup dengan menggosokkannya di bagian kuku dan hal ini dapat menyembuhkan infeksi pada kuku.

  1. Gunakan Terbinafine dan Itraconazole

Penggunaan kedua obat tersebut dianggap jauh lebih aman, terutama bagi para penderita penyakit diabetes. Anda bisa mendapatkannya dengan mudah di apotek atau bisa juga dengan meminta resep dari dokter. Meskipun kedua obat Ini aman digunakan, akan tetapi ada efek samping yang ditimbulkan. Untuk efek samping tersebut tergolong ringan, karena Anda hanya akan merasakan hidung tersumbat, ruam dan sakit kepala.

Akan tetapi tidak semua orang akan merasakan efek samping yang ditimbulkan tersebut karena tergantung bagaimana kondisi kesehatan diri seseorang. Oleh karena itu, Anda bisa menggunakan salah satu diantara kedua obat tersebut untuk menghilangkan kuku warna kuning. Khususnya bagi Anda yang sudah dinyatakan sebagai penderita diabetes.

  1. Menggunakan Serbuk Bubuk Anti Jamur

Supaya dapat menghentikan infeksi yang terjadi pada kuku kuning, maka Anda pun juga disarankan untuk melakukan perawatan menggunakan serbuk bubuk anti jamur. Untuk serbuk anti jamur ini sangat direkomendasikan oleh para dokter dan dapat digunakan setiap hari supaya infeksi jamur benar-benar terhentikan. 

Cara yang bisa dilakukan memang sangatlah mudah dan praktis karena Anda hanya cukup mengoleskannya pada bagian kuku tangan dan kuku kaki saja. Lihat perubahan yang terjadi setelah beberapa kali pemakaian serbuk bubuk anti jamur.

  1. Melakukan Terapi Fotodinamik dan Laser

Perawatan selanjutnya yang bisa dilakukan dalam mengatasi masalah kuku kuning yaitu dengan melakukan terapi fotodinamik dan laser. Selama menjalankan terapi fotodinamik, maka Anda akan diberikan obat yang akan membuat kuku cenderung lebih sensitif, terutama pada efek cahaya. Setelah itu dokter akan menyorotkan sinar secara khusus di bagian kuku. Tujuannya yaitu supaya bisa menghilangkan infeksi.

Baca: Tips Mudah Merawat Kulit Sensitif

Kuku yang berwarna kuning memang dianggap sebagai hal yang yang wajar terjadi. Banyak orang yang tidak mengetahui bahaya di balik dari warna kuku kuning. Perlu diketahui dengan baik, bahwa warna kuku bisa menjadi pendeteksi atau tanda adanya gangguan pada kesehatan diri seseorang. Termasuk penyakit diabetes yang ditunjukkan dengan warna kuku kuning.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *