Categories
Uncategorized

Pentingnya Memberikan Vaksin Hepatitis B

Di Indonesia, salah satu vaksin yang direkomendasikan untuk diberikan adalah vaksin hepatitis B. Vaksin ini tentu saja memiliki fungsi untuk mencegah seseorang terkena penyakit hepatitis B. Tapi ada beberapa efek samping vaksin hepatitis B yang mungkin orang rasakan setelah mendapatkan suntikan untuk vaksin jenis ini. Tapi efek samping vaksin ini tidak akan berlangsung lama dan sangat mudah untuk ditangani.

Hepatitis B sebenarnya merupakan penyakit yang bisa hilang dengan sendirinya ketika menjangkiti tubuh, tapi beberapa orang mengalami kondisi kronis ketika terinfeksi virus hepatitis B dan inilah yang harus diantisipasi. Penularan yang cukup mudah membuat semua orang direkomendasikan untuk mendapatkan vaksin ini. Kecuali ada masalah kesehatan khusus yang membuat seseorang tidak bisa mendapatkan vaksin hepatitis B. Saat anda akan menyuntikkan vaksin ini lebih baik bertanya mengenai efek sampingnya.

Efek Samping Setelah Suntik Vaksin Hepatitis B

Setelah dilakukan penyuntikan vaksin hepatitis B, ada kemungkinan seseorang mendapatkan gejala efek samping yang diakibatkan oleh vaksin tersebut. Tapi ada juga orang yang tidak mengalami efek samping tersebut. Jika anda mengalami efek samping setelah vaksin maka anda tidak perlu terlalu khawatir. Berikut adalah beberapa efek samping dari penyuntikan vaksin hepatitis B ;

  • Ruam Kulit

Setelah dilakukan penyuntikan vaksin hepatitis B, biasanya akan terdapat ruam pada kulit. Jika anda mengalami ruam pada kulit setelah melakukan vaksin hepatitis B, anda tidak perlu khawatir karena hal tersebut merupakan sesuatu yang wajar terjadi dan memang salah satu efek samping dari pemberian vaksin hepatitis B ini. Ruam ini akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa saat karena ruam kulit tersebut hanya efek samping vaksin hepatitis B.

  • Demam

Salah satu efek samping dari vaksin hepatitis B adalah membuat demam. Ketika suntik vaksin hepatitis B diberikan pada anak maka demam cukup banyak membuat anda khawatir. Sebenarnya efek ini merupakan sesuatu yang wajar, namun jika anda merasa suhu tubuh anak anda sudah terlalu panas maka anda bisa memberikan paracetamol yang biasanya diberikan oleh tenaga medis setelah melakukan pemberian vaksin hepatitis B.

  • Gatal

Merasa gatal yang tidak biasa setelah melakukan suntik vaksin hepatitis B adalah sesuatu yang sangat wajar. Gatal menjadi salah satu efek samping vaksin hepatitis B jadi tidak perlu terlalu panik ketika ada gatal yang timbul setelah mendapatkan suntik vaksin hepatitis B.

  • Rasa Lemas

Saat seseorang menerima vaksin hepatitis B pada tubuhnya, biasa akan ada reaksi rasa lemas. Lemas ini merupakan salah satu efek samping yang cukup sering dialami oleh penerima vaksin hepatitis B. Anda bisa memperbanyak asupan kalori agar tubuh anda bisa lebih segar dan tidak lagi merasakan lemas.

  • Mual

Merasakan mual juga merupakan salah satu efek samping ketika anda mendapatkan suntik vaksin hepatitis B.

  • Bengkak

Tidak perlu khawatir ketika muncul bengkak pada bagian tubuh bekas di suntik vaksin hepatitis B karena hal tersebut adalah sesuatu yang sangat wajar.

Perlukah Pergi Ke Dokter?

Saat anda mengalami beberapa gejala di atas, sebenarnya anda tidak perlu khawatir dan buru-buru untuk pergi ke dokter. Hal ini disebabkan karena efek samping vaksin hepatitis B yang anda terima. Tapi jika efek samping tidak segera mereda maka anda bisa menghubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan dan vaksin hepatitis B? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store.

Categories
Obat

Obat Alami Untuk Hipertensi

Setelah dilakukan berbagai penelitian di dalam bidang kesehatan, kini telah ditemukan beberapa obat hipertensi yang alami. Hipertensi adalah sebuah kondisi dimana tekanan darah dari manusia melampaui batas normal. Penderita hipertensi berat seharusnya segera dibawa ke rumah sakit terdekat supaya bisa segera mendapat penanganan dari dokter. Penanganan dari dokter harus segera dilakukan supaya nantinya kondisi dari penderita hipertensi tidak semakin memburuk. Kondisi paling buruk yang bisa dirasakan oleh penderita hipertensi adalah munculnya berbagai penyakit berbahaya pada tubuh seperti penyakit ginjal, penyakit stroke, dan lain sebagainya. Tentunya hal ini sangat membahayakan keselamatan dari penderita hipertensi.

Jika seseorang mengalami hipertensi yang tidak terlalu berat, maka dia bisa menggunakan obat alami untuk mengatasi hipertensinya. Obat alami yang bisa digunakan alami untuk mengatasi hipertensi adalah makanan dan minuman yang memiliki kandungan untuk menurunkan tekanan darah. Dengan mengkonsumsi makanan dan minuman tersebut sesuai dengan porsi yang ideal maka tentunya hipertensi bisa teratasi secara perlahan.

Sayuran Untuk Mengatasi Hipertensi

Sayuran hijau adalah obat hipertensi yang alami. Ada beberapa sayuran hijau yang bisa kamu konsumsi untuk mengatasi hipertensi yaitu :

1.   Kubis

Kubis adalah sayuran yang biasa digunakan oleh masyarakat untuk membuat berbagai makanan. Kamu bahkan bisa langsung memakan kubis tanpa harus diolah terlebih dahulu. Kandungan potasium di dalam kubis ini berfungsi untuk menurunkan tekanan darah. Maka dari itu kubis ini bisa dikatakan sebagai obat alami untuk penderita hipertensi. Dengan mengkonsumsi kubis dalam porsi yang cukup maka hipertensi akan teratasi dengan mudah.

2.   Bayam

Bayam merupakan sayuran yang biasa dimanfaatkan untuk membuat masakan berkuah. Bayam ini biasanya diolah terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Kandungan potasium di dalam bayam ini berfungsi untuk menurunkan tekanan darah. Maka dari itu bayam ini bisa dikatakan sebagai obat alami untuk penderita hipertensi. Dengan mengkonsumsi bayam dalam porsi yang cukup maka hipertensi akan teratasi dengan mudah.

3.   Selada

Selada merupakan sayuran yang biasa digunakan untuk pelengkap makanan dan juga digunakan untuk membuat makanan sehat seperti salad. Selada biasanya dimakan dalam keadaan mentah. Kandungan potasium di dalam selada ini berfungsi untuk menurunkan tekanan darah. Maka dari itu selada ini bisa dikatakan sebagai obat alami untuk penderita hipertensi. Dengan mengkonsumsi selada dalam porsi yang cukup maka hipertensi akan teratasi dengan mudah.

4.   Sawi

Sawi merupakan sayuran yang biasa digunakan dalam berbagai makanan seperti mie ayam, capcay, dan lain sebagainya. Kandungan potasium di dalam sawi ini berfungsi untuk menurunkan tekanan darah. Maka dari itu sawi ini bisa dikatakan sebagai obat hipertensi yang alami. Dengan mengkonsumsi sawi dalam porsi yang cukup maka hipertensi akan teratasi dengan mudah.

Itulah beberapa sayuran yang bisa kamu konsumsi untuk menurunkan tekanan darah. Selanjutnya mari kita pahami beberapa buah yang bisa kamu konsumsi untuk menurunkan tekanan darah.

Buah Untuk Mengatasi Hipertensi

Ada beberapa buah yang bisa dimanfaatkan sebagai obat alami hipertensi, yaitu :

1. Delima

Sebuah studi mengatakan bahwa buah delima mampu menurunkan tekanan darah.

2. Kiwi

Memiliki zat bioaktif yang bisa mengatasi hipertensi.

3. Blueberry

Blueberry adalah obat hipertensi yang alami karena memiliki kandungan flavonoid untuk mengatasi hipertensi.

Kamu ingin tips menarik lain untuk menjaga kesehatan kamu? Dapatkan selengkapnya di Ngovee. Unduh aplikasi Jovee di Google Play Store maupun App Store agar kamu mendapatkan rekomendasi suplemen terbaik. Kamu pasti memperoleh vitamin terbaik di Jovee.