Categories
Obat

Risedronate Adalah Obat untuk Penguat Tulang

Risedronate Adalah

Menjadi tua dan lebih berumur berarti juga menghadapi banyak masalah baru berkaitan dengan kesehatan. Ada banyak masalah yang mulai timbul seperti misalnya masalah pencernaan, cepat lelah, hingga permasalahan tulang. Perihal penyakit tulang, risedronate adalah salah satu jenis obat yang sering kali digunakan untuk mengatasi berbagai masalah tulang.

Penggunaan Risedronate

Risedronate sendiri menjadi salah satu jenis obat yang bisa membantu membuat tulang Anda menjadi tetap kuat. Dengan konsumsi yang tepat, obat ini bisa membuat tulang menjadi lebih kuat dan tidak mudah patah.

Di pasaran, obat satu ini mungkin akan dikenal dengan nama dari produk yang terkenal yakni Actonel. Meski begitu, penggunaan obat risedronate tetap harus berada di bawah resep dokter karena memang efek samping yang ditimbulkan bisa berbahaya.

Risedronate Penguat Tulang

Orang tua sering kali mengalami pengeroposan tulang yang sering disebut dengan istilah osteoporosis. Penyakit ini terjadi ketika tulang mulai kehilangan zat-zat penyusunnya dan tidak bisa diganti dengan metabolisme yang terjadi di dalam tubuh. Akhirnya, osteoporosis sendiri juga akan menyebabkan nyeri pada tulang bahkan hingga mudahnya patah tulang.

Osteoporosis sendiri juga bisa terjadi karena hal lain seperti misalnya pengobatan penyakit kanker yang memang membutuhkan banyak obat. Penggunaan risedronate ini bisa mengganti zat-zat yang hilang dari tulang sehingga tulang tetap menjadi sehat dan kuat.

Obat ini juga biasa digunakan pada perempuan yang sudah mengalami menopause dalam rangka mengurangi resiko sakit tulang belakang. Perempuan menopause juga seringkali mengalami penyakit pinggul bahkan keroposnya tulang pinggul yang juga bisa diatasi dengan risedronate.

Bagaimana Mengkonsumsi Risedronate?

Meskipun risedronate adalah obat yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tulang, obat ini tidak boleh digunakan sembarangan. Seorang dokter biasanya akan menyarankan penggunaan obat dengan dosis satu tablet per hari dan ada juga yang diberi satu kali seminggu. Pastikan untuk mengikuti dosis dari dokter agar tidak terjadi kesalahan penggunaan yang beresiko fatal.

Risedronate akan bekerja lebih baik ketika dikonsumsi dalam keadaan perut kosong sehingga tubuh Anda bisa menyerapnya dengan baik. Penting untuk tetap memposisikan tubuh dalam kondisi tegak selama 30 menit setelah mengkonsumsi obat ini baik itu dengan duduk atau berjalan.

Obat baik diminum ketika bangun pagi tepat sebelum perut mulai terisi sarapan atau minum obat lain. Jangan mengunyah atau menghancurkan tablet, cukup konsumsi secara utuh dengan bantuan air mineral. Risedronate berpotensi untuk membuat luka pada usus atau pipa makanan ketika mengkonsumsinya tidak sesuai anjuran tadi.

Bagaimana jika Lupa untuk Konsumsi Rutin?

Kesalahan yang paling sering terjadi pada pasien adalah lupa mengkonsumsi obat kemudian mengkonsumsinya tanpa mengikuti anjuran. Risedronate sendiri tetap bisa dikonsumsi dengan dosis yang sama tetapi harus dalam kondisi perut yang benar-benar kosong. Jadi boleh mengkonsumsi obat ini di siang hari saat perut sudah mulai terasa kosong.

Jika kemarin lupa mengkonsumsi, jangan pernah mencoba untuk menggandakan dosis dengan meminum dua tablet di hari ini. Perhatikan dengan benar penggunaannya bahkan bila perlu atur alarm agar waktu untuk mengkonsumsi obat tidak terlewatkan.

Penyakit tulang menjadi momok menakutkan ketika usia sudah mulai menua karena memang seringkali menyebabkan sakit tidak tertahankan. Obat Risedronate adalah solusi untuk tetap menjaga kesehatan tulang meskipun usia sudah memasuki usia rawan osteoporosis. Pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengkonsumsi obat ini!

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store.

Categories
Obat

Efek Samping Vaksin Hepatitis B yang Perlu Anda Ketahui

Efek Samping Vaksin Hepatitis B

Hepatitis B merupakan salah satu masalah yang menyebabkan peradangan terhadap hati. Penyakit ini ternyata juga termasuk penyakit kronis yang mengancam nyawa. Oleh karenanya penting sekali untuk mendapatkan vaksin dari penyakit yang satu ini. Namun, vaksin juga memiliki menimbulkan efek samping, berikut adalah efek samping vaksin hepatitis Byang perlu Anda ketahui.

1. Terasa Gatal pada Kulit

Efek sampingnya yang pertama adalah beberapa anggota tubuh akan merasakan gatal. Hal ini disebabkan oleh vaksin yang mulai bereaksi, jadi tidak perlu bingung jika mengalaminya. Anda juga tidak dianjurkan untuk menggaruknya, karena jika terus-terusan digaruk, takutnya akan menyebabkan luka pada kulit.

2. Eritema

Tanda dari efek samping yang kedua ini adalah ketika muncul bercak kemerahan pada kulit. Hal tersebut dikarenakan oleh pelebaran pembuluh darah yang berada di bawah kulit. Eritema bisa disebabkan oleh alergi terhadap jenis zat atau obat-obatan, termasuk penggunaan vaksin Hepatitis B ini.

3. Sakit pada Tubuh yang Disuntik

Efek samping vaksin hepatitis B selanjutnya adalah rasa nyeri atau sakit pada bagian yang disuntik. Sebenarnya ini bukanlah efek samping yang serius, karena akan hilang dalam beberapa jam. Mungkin untuk anak-anak akan menjadi rewel, karena ada bagian pada tubuhnya yang merasa tidak nyaman.

4. Demam

Efek samping yang selanjutnya adalah demam yang juga sangat umum terjadi pasca pemberian vaksin hepatitis B. Jadi tidak perlu khawatir soal efek samping ini, Anda bisa membawanya beristirahat seperti tidur, lalu demam akan hilang dengan sendirinya. Jika memang masih belum hilang hingga beberapa hari Anda bisa memeriksakannya ke dokter.

5. Sakit Kepala

Selanjutnya, setelah pemberian vaksin Hepatitis B, mungkin efek samping yang bisa terjadi pada tubuh adalah sakit kepala. Nah, jika Anda merasakannya langsung saja beristirahat, seperti tidur dan setelah Anda terbangun rasa sakit kepala tersebut akan hilang dengan sendirinya. Efek samping ini terkadang juga hanya akan dirasakan dalam beberapa jam saja.

6. Mual

Untuk masalah yang selanjutnya ini mungkin sangat jarang sekali terjadi. Memang, efek samping dari obat setiap orang akan berbeda-beda, tergantung bagaimana penerimaan tubuh terhadap obat tersebut. Jika merasakan mual setelah diberikan vaksin Hepatitis B, mungkin tubuh mengalami penolakan terhadap zat asing ini.

7. Malaise

Saat tubuh merasa lelah atau kurang enak badan tanpa penyebab, mungkin hal tersebut bisa saja disebabkan oleh efek samping vaksin hepatitis B. Menurut istilah medis, efek samping yang satu ini disebut dengan malaise. Jadi, seperti yang disebutkan di awal, tubuh akan merasa pegal, tidak nyaman dan lelah.

Malaise bukanlah penyakit, namun menurut beberapa penjelasan secara medis, malaise adalah gejala dari gangguan medis tertentu. Pada kasusnya sekarang adalah efek samping dari pemberian vaksin. Gejala ini hanya bersifat sementara dan ringan, Anda hanya tinggal istirahat dan tubuh akan kembali pulih.

8. Muncul Ruam pada Kulit

Setelah pemberian vaksin mungkin juga akan muncul ruam pada kulit. Selain itu beberapa orang juga ada yang merasakan panas atau terbakar pada bagian kulit. Hal ini bisa disebabkan karena adanya pelebaran pembuluh darah.

Itulah tadi beberapa efek samping vaksin Hepatitis B yang perlu Anda tahu. Perlu diingat, bahwa efek samping yang ditimbulkan dari setiap orang berbeda-beda, jika Anda mengalami efek samping yang lain, Anda bisa mengkonsultasikannya ke dokter, agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store

Categories
Obat

Pyridoxin Obat Apa? Inilah Penjelasan Lengkapnya

Pyridoxin Obat Apa

Tubuh membutuhkan nutrisi yang cukup untuk menjaga metabolisme tubuh. Salah satu nutrisi tersebut adalah vitamin B6. Adapun kegunaan vitamin B6 adalah untuk memproduksi hormon serotonin, melatonin, norepinefrin maupun sel darah merah. Apabila tubuh kekurangan vitamin B6, Anda bisa membeli obat yang mengandung pyridoxin. Jika Anda penasaran pyridoxinobatapa? Maka simak terus informasi berikut ini.

Fungsi Obat Pyridoxin

Sebenarnya pyridoxin adalah nama lain dari vitamin B6. Vitamin B6 sendiri tidak diproduksi oleh tubuh, namun asupannya dilengkapi dari makanan. Misalnya daging ayam segar, daging sapi, telur, gandum, kacang-kacangan, sayuran, buah-buahan seperti pisang maupun alpukat. Adapun salah satu fungsi dari vitamin B6 adalah mengubah makanan yang dikonsumsi menjadi energi.

Selain itu vitamin B6 juga berperan untuk menjaga kinerja jaringan saraf dan memproduksi sel-sel darah merah. Apabila tubuh kekurangan kandungan vitamin B6, metabolisme tubuh sedikit terganggu. Oleh karena itu, selain mendapatkan asupan dari makanan yang mengandung vitamin B6, tubuh juga bisa mendapatkannya dari obat atau suplemen.

Dosis

Pada umumnya setiap orang dengan kondisi tertentu memiliki angka kecukupan gizi terhadap pyridoxin masing-masing. Biasanya, untuk laki-laki usia kurang dari 50 tahun kebutuhan terhadap pyridoxin adalah 1,3mg. Sedangkan untuk laki-laki usia 50 tahun atau lebih adalah 1,7mg. Wanita yang sedang hamil adalah 1,9mg. Wanita yang sedang menyusui adalah 2mg. Wanita yang usianya kurang dari 50 tahun adalah 1,3mg. Wanita yang usianya 50 tahun atau lebih adalah 1,5mg.

Namun kebutuhan terhadap pyridoxin bisa berubah-ubah sesuai keadaan dan kondisi tubuh. Apabila Anda sedang mengalami kondisi medis tertentu seperti anemia sideroblastik, tentu bila Anda berkonsultasi dengan dokter, Anda memerlukan dosis daripada umumnya. Biasanya kondisi seperti ini dokter akan memberikan dosis tidak melebihi 400mg.

Sedangkan untuk kondisi hanya kekurangan vitamin B6 saja, biasanya dosis penambahan tidak akan melebihi dari 150mg per hari. Pada Ibu hamil yang mengalami morning sickness, biasanya dokter akan memberikan dosis tambahan sekitar 75mg untuk satu kali per hari.

Peringatan

Apabila Anda masih ragu pyridoxin obat apa? Anda bisa mengkonsultasikan nya dengan tenaga medis. Pasalnya obat ini bisa didapatkan di toko obat sekalipun tanpa resep dokter. Meskipun obat ini bisa didapatkan tanpa resep dokter, Anda harus tetap waspada terutama dalam memberikan obat jenis ini kepada anak-anak. Lebih baik Anda mendiskusikannya dengan dokter terkait dengan keadaan anak.

Bagi Anda yang memiliki kondisi medis tertentu seperti mengalami penyakit jantung dan penyakit gangguan pada ginjal, Anda harus memberitahukan kepada dokter sebelum mengonsumsi obat ini. Terutama pemakaian pyridoxin suntik. Pasalnya hanya tenaga medis yang bisa memberikan pengobatan jenis ini.

Segera temui dan diskusikan dengan dokter apabila Anda berniat menggunakan obat ini dalam jangka waktu yang lama dan dosis besar. Hal ini dikarenakan untuk menghindari terjadinya kerusakan sistem saraf yang penting. Selain itu penggunaan obat herbal atau obat lainnya juga perlu Anda beritahukan kepada dokter terutama bila Anda merasa alergi atau overdosis.

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai vitamin B6 atau yang memiliki nama lain sebagai pyridoxin. Jangan lupa untuk menggunakan obat ini sesuai dengan dosis ataupun kondisi Anda. Apabila Anda masih ingin tahu jawaban pyridoxin obat apa secara rinci terkait penggunaan yang disesuaikan dengan kondisi Anda? Langsung saja berkonsultasi dengan dokter.

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store. Anda juga bisa mengetahui info kesehatan terpercaya dengan mendaftarkan email anda di Ngovee.

Categories
Penyakit

Bisa Dipicu oleh Kurangnya Gerak, Ini 6 Penyebab Jantung Koroner

Penyebab Jantung Koroner

Jantung koroner merupakan penyakit yang terbilang horor di tengah masyarakat. Pasalnya penyakit satu ini terbilang berat dan bisa memicu kematian pada orang yang mengidapnya. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit jantung koroner adalah dengan menghindari penyebabnya. Oleh sebab itu, simak baik-baik penyebab jantung koroner berikut ini. 

1. Malas Berolahraga

Siapa di antara Anda yang malas berolahraga? Jika Anda salah satunya, maka sebaiknya Anda biasakan diri untuk berolahraga mulai dari sekarang. Pasalnya, kurangnya gerak tubuh atau malas berolahraga bisa meningkatkan risiko seseorang menderita penyakit jantung koroner. Setidaknya, berolahragalah 5 kali seminggu, dengan durasi 30 menit per sesinya.

Perlu diketahui bahwa saat Anda malas olahraga atau melakukan aktivitas fisik, maka lemak akan menumpuk di pembuluh arteri Anda. Penumpukan lemak itu pun membuat pembuluh arteri jadi tersumbat, sehingga fugsinya tak optimal dalam mengalirkan darah ke jantung. Tak lancarnya aliran darah ke jantung akibat pembuluh arteri tersumbat inilah yang memicu jantung koroner.

2. Kebiasaan Merokok

Bagi Anda yang merupakan perokok aktif, cobalah untuk berhenti merokok mulai dari sekarang. Pasalnya, perokok aktif merupakan golongan orang yang sangat rentan terkena jantung koroner. Kandungan rokok yang berupa nikotin dan karbon monoksida akan memicu ketegangan pada jantung, membuat detak atau denyut jantung menjadi lebih cepat dibandingkan dengan denyut normal.

Selain itu, senyawa kimia lain yang terkandung dalam rokok, akan menyebabkan kerusakan pada pembuluh arteri. Akibatnya, pembuluh arteri tak lagi optimal menjalankan fungsinya untuk mengalirkan darah ke jantung. Risiko seseorang yang merokok secara aktif untuk terkena penyakit jantung koroner sangat signifikan. Jika ingin terhindar dari sakit ini, stop merokok dari sekarang.

3. Tingginya Kadar Kolesterol dalam Darah

Hal selanjutnya yang jadi penyebab jantung koroner adalah kadar kolesterol yang tinggi dalam darah. Salah satu faktor yang membuat kolesterol tinggi adalah asupan makanan yang tak sehat, kaya akan lemak jahat yaitu lemak jenuh. Walu dibutuhkan dalam kadar yang normal, jika kadarnya begitu melimpah maka kolesterol akan bisa menyebabkan terjadinya jantung koroner.

4. Tekanan Darah Tinggi atau Hipertensi

Tingginya tekanan darah seseorang bisa menyebabkan penyakit jantung koroner. Tekanan darah yang tinggi akan memicu terjadinya ketegangan pada jantung. Jika ketegangan ini sering terjadi dan dalam kurun waktu yang lama, maka risiko jantung koroner pun semakin tinggi. Oleh sebab itu, sangat dianjurkan untuk menjaga tekanan darah agar tetap normal, misalnya dengan olahraga rutin.

5. Kadar Gula yang Tinggi dalam Darah atau Diabetes

Seseorang dengan kondisi tingginya kadar gula dalam darah atau menderita diabetes, membuat risikonya terkena jantung koroner semakin besar. Bahkan, penderita diabetes berisiko 2 kali lebih tinggi untuk menderita penyakit jantung koroner dibandingkan dengan yang tidak menderita diabetes. Tingginya kadar gula akan membuat lapisan di arteri menebal, sehingga menyumbat aliran darah.

6. Trombosis

Trombosis adalah kondisi di mana terjadi penggumpalan darah pada pembuluh vena atau pun pembuluh arteri. Jika penggumpalan darah tersebut terjadi pembuluh vena, secara otomatis akan menyumbat pembuluh arteri tersebut. Fungsi pembuluh arteri untuk mengalirkan darah ke jantung akan terganggu, sehingga jantung koroner pun rentan terjadi.

Itulah tadi setidaknya 6 hal yang bisa jadi penyebab jantung koroner. Menjalankan pola hidup sehat seperti mengonsumsi makanan bergizi dan olahraga teratur, akan bisa mengurangi risiko Anda terkena jantung koroner. Hal lain yang tak kalah penting adalah dengan menghentikan kebiasaan merokok bagi Anda yang merupakan perokok aktif.

Kami dapat membantu anda memenuhi kebutuhan dan beli obat untuk penyakit kronis. Unduh aplikasi Lifepack melalui Google PlayStore maupun App Store sekarang.

Categories
Penyakit

Muncul Sebelum Serangan Jantung, Apa Itu Angina Pectoris?

Apa Itu Angina Pectoris

Jangan pernah anggap remeh rasa nyeri pada dada yang disertai dengan sesak nafas mual dan keringat berlebih. Sebab beberapa hal tersebut bisa menjadi pertanda angina pectoris pada tubuh Anda. Banyak orang awam yang menyebut kondisi ini sebagai angin duduk. Lalu sebenarnya apa itu angina pectoris? Ini dia beberapa penjelasan mengenai angina pectoris.

Apa Itu Angina Pectoris?

Angina pectoris atau angin duduk merupakan nyeri dada yang disebabkan karena kurangnya pasokan darah beroksigen yang menuju ke jantung. Pada umumnya nyeri dada yang disebabkan karena angina tidak bisa diprediksi. Selain itu angina juga bisa disebabkan karena kejang otot yang terjadi pada arteri koroner.

Seberapa Umumkah Kondisi Ini?

Angina memang merupakan salah satu penyakit yang cukup banyak terjadi di masyarakat. Siapa saja sebenarnya berisiko mengalami penyakit ini. Namun risiko penyakitnya akan terus meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Terlebih lagi pada pria yang berusia di atas 45 tahun dan wanita yang sudah berusia di atas 55 tahun.

Meski demikian tak perlu merasa khawatir, sebab Anda masih bisa mengurangi risiko terserang penyakit angina pectoris dengan mengurangi faktor risiko yang dimiliki. Selain itu jangan lupa konsultasikan dengan dokter guna mencari tahu lebih lanjut mengenai penyakit angina pectoris.

Terbagi Menjadi Dua Jenis

Secara garis besar ada dua macam angina yakni angina stabil dan tidak stabil. Faktor pemicu angina stabil antara lain seperti masalah pencernaan, stres, kondisi medis yang membuat jantung bekerja lebih keras dan melakukan olahraga berat. Umumnya gejala ini akan pulih dalam waktu 5 menit setelah beristirahat atau mengonsumsi obat.

Sedangkan gejala angina tidak stabil tidak akan langsung hilang meski sudah beristirahat dan mengonsumsi obat. Bahkan rasa nyeri yang dialami juga terbilang lebih lama, bisa mencapai 30 menit. Hal yang satu ini merupakan kondisi darurat yang membutuhkan penanganan medis dengan segera.

Lalu apa yang terjadi dengan angina pectoris? Kondisi ini umumnya ditandai dengan rasa nyeri pada dada yang menjalar ke bagian tubuh lainnya. Pada beberapa kasus penderitanya akan mengalami gejala sesak nafas, gelisah, pusing, keringat berlebih, mudah lelah hingga rasa nyeri seperti gejala penyakit asam lambung.

Tak hanya itu saja, kemungkinan juga timbul rasa nyeri yang terasa menusuk dan panas seperti terbakar. Sebagian penderitanya menggambarkan gejala ini seperti sedang dibekap atau dicengkeram.

Awasi Penyebab Angina Pectoris

Sudah barang tentu jika jantung membutuhkan asupan darah yang kaya oksigen yang cukup agar bisa bekerja dengan baik. Darah pada organ ini nantinya akan dialirkan melalui dua pembuluh darah besar. Angin duduk ini terjadi ketika pembuluh darah koroner mengalami penyumbatan atau penyempitan.

Pada dasarnya penyumbatan dan penyempitan pembuluh darah bisa disebabkan oleh banyak faktor. Mulai dari kebiasaan merokok, stres, makan secara berlebihan, udara dingin, timbunan lemak, kolesterol tinggi, hipertensi, diabetes hingga pembekuan darah yang mengurangi atau menghalangi aliran darah menuju jantung.

Pencegahan Angina Pectoris

Sebenarnya ada beberapa langkah pencegahan yang bisa Anda lakukan untuk mencegah angina pectoris. Mulai dari rutin berolahraga, menghindari makanan yang berbahaya bagi jantung, mengonsumsi makanan yang sehat untuk jantung, menjaga berat badan tetap ideal, berhenti merokok dan membatasi konsumsi minuman beralkohol.

Itu dia beberapa penjelasan yang perlu Anda ketahui seputar apa itu angina pectoris. Apabila memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai angina pectoris, konsultasikan dengan dokter guna mendapatkan solusi terbaik terkait dengan masalah tersebut.

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antre. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store.

Categories
Anak Sehat

4 Rekomendasi Obat Diare Anak Aman untuk Perut

Obat Diare Anak

Pada umumnya diare pada anak disebabkan oleh infeksi virus yang dapat membaik dengan sendirinya, namun tidak jarang juga disebabkan oleh infeksi bakteri atau infeksi parasit. Pada saat anak mengalami diare, biasanya disertai gejala lain seperti demam, tidak nafsu makan, mual bahkan muntah. Oleh karena itu sebelum anak mengalami dehidrasi hebat, Anda bisa memberikan pilihan obat diare anak sebagai berikut.

1. Diapet Anak

Diapet anak ukuran 10ml merupakan produk obat diare yang ditujukan untuk mengatasi diare non spesifik pada anak. Obat diare ini dapat bekerja dengan cara memadatkan tinja dan meredakan mulas yang berlebih yang dialami anak.

Obat diare ini memiliki kandungan bahan herbal yang relatif aman untuk perut anak dan bebas efek samping. Adapun bahan herbal itu adalah ekstrak daun jambu biji, rimpang kunyit, buah mojokeling, dan kulit buah delima.

Kandungan tersebut memiliki khasiatnya masing-masing terutama dalam mengurangi frekuensi air besar dan memadatkan tinja. Selain itu, kandungan ekstrak daun jambu biji dapat menghambat pertumbuhan bakteri staphylococcus aureus yang menjadi penyebab umum diare pada anak.

Meskipun obat ini bisa Anda dapatkan secara bebas, penggunaan atau dosis obat ini juga perlu diminum sesuai dengan petunjuk dokter atau aturan pemakaian yang tertera pada kemasan.

2. Lacto B

Obat ini merupakan jenis probiotik yang dikemas dalam bentuk serbuk dan dapat digunakan untuk memperbaiki fungsi normal dari saluran pencernaan. Tidak hanya itu saja obat ini juga bisa memperbaiki kondisi seperti diare, konstipasi, dispepsia, diare akibat laktosa, maupun penggunaan antibiotika jangka panjang. Oabt ini juga bisa digunakan untuk mengatasi infeksi vagina dan infeksi saluran kencing.

Obat yang dapat dikonsumsi langsung dengan cara dilarutkan dalam air putih atau diberikan bersama makanan anak atau susu formula ini mengandung multivitamin. Yaitu vitamin C, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B6, niasin, protein maupun lemak. Selain itu ada juga bakteri yang baik untuk saluran pencernaan, yaitu Lactobacillus acidophilus, Bifidobacterium longum, dan Streptococcus thermophilus.

3. Interzinc

Interzinc adalah obat diare anak yang berisi zinc sulfate yang mengobati seseorang ketika mengalami diare. Pada umumnya, tubuh akan kehilangan banyak zink saat mengalami diare. Oleh karena itu tubuh memerlukan asupan zink dari luar tubuh. Selain memberikan obat ini, asupan rehidrasi oral juga perlu Anda berikan pada anak agar tidak mengalami dehidrasi berat.

Obat ini bisa Anda berikan kepada anak mulai usia 6 bulan sampai 5 tahun dengan dosis 1 tablet per hari. Sedangkan untuk bayi yang berusia dari 2 sampai 6 bulan dengan dosis setengah tablet per hari. Berikan obat ini selama 10 hari berturut-turut meskipun diare sudah berhenti atau sesuai dengan resep dokter.

4. L-Bio

Obat yang satu ini digunakan untuk melindungi sistem pencernaan dan memperbaiki fungsi normal saluran pencernaan terutama pada saat Anda mengalami diare, konstipasi dan penggunaan antibiotika jangka panjang.

Obat ini bisa digunakan pada bayi, anak-anak ataupun dewasa. L-Bio yang termasuk dalam obat bebas ini mengandung probiotik atau bakteri baik yang bagus untuk sistem pencernaan seperti salah satunya Lactobacillus Acidophilus, Lactobacillus Casei dan Lactococcus Lactis.

Itulah beberapa pilihan obat diare anak yang bisa Anda berikan pada anak saat mengalami diare. Jangan lupa untuk mengikuti aturan pemakaian atau dosis pada kemasan atau sesuai resep dokter. Apabila kondisi tubuh belum membaik, segera konsultasikan dengan dokter.

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store

Categories
Penyakit

6 Penyebab Pneumothorax yang Harus Anda Waspadai

Penyebab Pneumothorax

Pneumothorax merupakan kondisi dimana terjadinya penumpukan udara pada rongga pleura. Pleura sendiri terletak di celah antara lapisan pelindung paru-paru dan dinding dada yang ada di bagian dalam. Kondisi ini akan membuat paru-paru menjadi mengempis karena adanya dorongan udara. Lantas apa yang menjadi penyebab Pneumothorax tersebut? Berikut ini penjelasannya.

Penyebab Pneumothorax

Biasanya, penyakit ini disebabkan oleh cedera dada yang tumpul atau tembus, prosedur medis tertentu, atau kerusakan akibat penyakit paru-paru, dan terkadang dapat terjadi tanpa alasan yang jelas. Untuk lebih lengkapnya berikut ini penjelasan mengenai berbagai penyebab pneumothorax.

1. Penyakit Paru-Paru

Secara umum, jaringan paru-paru yang rusak cenderung lebih mudah untuk mengalami kolaps. Kerusakan ini bisa disebabkan oleh berbagai jenis penyakit yang bisa memicunya. Misalnya saja penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), pneumonia dan juga fibrosis kistik.

2. Cedera pada Dada

Cedera akibat benda tumpul atau yang tembus di dada, biasanya akan menyebabkan paru-paru menjadi kolaps. Umumnya, cedera bisa terjadi saat serangan fisik atau kecelakaan mobil. Akan tetapi cedera lain dapat terjadi secara tidak sengaja selama prosedur medis yang melibatkan penusukan jarum di dada.

3. Pecahnya Kantung Udara

Blebs (kantung udara yang kecil) yang terbentuk di bagian atas paru-paru. Terkadang kantung tersebut pecah. Sehingga menyebabkan udara bocor ke ruang di sekitar paru-paru.

4. Ventilasi Mekanis

Dalam kasus pneumotoraks berat, dapat terjadi pada orang yang membutuhkan alat bantu pernapasan. Alat bantu, seperti ventilator, dapat menyebabkan ketidakseimbangan tekanan udara di dalam dada, yang biasanya dapat menyebabkan paru-paru menjadi kolaps total.

5. Pecahnya Kavitas pada Paru-Paru

Kavitas adalah kantung abnormal yang biasa terbentuk dalam paru-paru. Umumnya, kavitas disebabkan oleh adanya infeksi seperti tuberkulosis atau tumor. Kantung ini bisa pecah kapan saja dan menyebabkan pneumothorax.

6. Asma

Asma merupakan penyakit yang disebabkan oleh peradangan pada saluran udara. Sehingga akan membuat saluran pernapasan menjadi bengkak dan lebih sensitif. Serta, akan membuat saluran pernapasan akan menyempit dan berakibat udara yang masuk ke paru-paru akan terbatas.

Faktor Resiko Pneumothorax

Selain mengetahui berbagai hal yang bisa menjadi faktor penyebab pneumothorax. Anda juga harus mengetahui beberapa faktor resiko yang bisa membuat seseorang lebih rentan untuk terserang pneumothorax. Berikut ini daftarnya.

1. Jenis Kelamin

Secara umum, pria lebih mudah untuk terserang pneumothorax jika dibandingkan dengan wanita.

2. Usia

Pneumothorax, yang disebabkan oleh gelembung udara yang meledak, lebih sering terjadi pada orang berusia antara 20 dan 40 tahun, terutama pada orang yang sangat tinggi dan kurus.

3. Merokok

Risiko dari pneumothorax akan meningkat seiring dengan waktu merokok yang lebih lama dan jumlah batang rokok yang Anda hisap.

4. Genetik

Beberapa jenis pneumothorax menimpa orang dengan riwayat keluarga yang juga mengalami pneumothorax.

5. Penyakit Paru-Paru

Ketika mempunyai kondisi penyakit paru-paru tertentu, seperti COPD, dapat menyebabkan paru-paru Anda mengalami kolaps lebih parah.

6. Ventilasi Mekanik

Pasien yang membutuhkan ventilasi mekanik atau alat bantu pernapasan untuk membantunya bernapas berisiko lebih tinggi terkena pneumothorax.

7. Pernah Menderita Pneumothorax

Seseorang yang pernah mengalami pneumothorax memiliki risiko yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang lain yang belum pernah mengalami kondisi ini.

Seperti itulah penyebab pneumothorax dan faktor resiko yang bisa membuat Anda lebih mudah untuk terserang penyakit ini. Setelah Anda mengetahui hal ini, akan lebih baik untuk Anda menghindari pola hidup merokok agar mengurangi resiko terkena penyakit pneumothorax.

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store.

Categories
Dunia Kesehatan

7 Gejala Paru-Paru Basah, Terlihat Sepele Tapi Berbahaya

Gejala Paru-Paru Basah

Paru-paru basah disebabkan oleh bakteri yang menyerang saluran pernafasan. Ada pula paru-paru basah yang disebabkan oleh virus. Gejala paru-paru basah yang tergolong ringan masih bisa disembuhkan. Namun jika yang terserang adalah anak-anak yang memiliki riwayat paru-paru tentu  cukup berbahaya. Nah ini beberapa gejala dan tanda paru-paru basah yang perlu diketahui

1. Rasa Nyeri Pada Dada yang Disertai dengan Batuk

Salah satu gejala paru-paru basah yang cukup umum dialami adalah rasa nyeri pada dada yang disertai dengan batuk. Bahkan ketika Anda sedang batuk rasa nyeri pada bagian dada juga akan bertambah parah. Sudah barang tentu jika Anda mengalami rasa nyeri pada dada maka proses pernapasan juga akan terganggu.

2. Batuk Kering yang Berkepanjangan

Tanda paru-paru basah yang paling umum dialami lainnya adalah batuk kering yang terjadi dalam kurun waktu yang lama. Sudah barang tentu jika mengalami batuk kering dalam jangka waktu yang lama tentu akan sangat menyiksa.  bila batuk kering yang Anda alami sudah berkisar antara beberapa minggu, ada baiknya untuk segera memeriksakan diri ke dokter.

3. Kesulitan Bernafas atau Sesak Napas

Pada umumnya penderita paru-paru basah juga akan mengalami kesulitan bernafas atau sesak nafas, terlebih lagi ketika berbaring. Sesak nafas ini juga merupakan efek dari batuk kering yang berkepanjangan. Tak hanya mengalami sesak nafas saja, namun penderitanya juga mengalami tempo nafas yang pendek atau sangat cepat.

4. Demam Tinggi dan Sering Berkeringat

Demam akibat paru-paru basah juga bisa timbul karena infeksi virus. Gejala yang satu ini memang cukup umum dialami. Namun jika demam yang dialami cukup tinggi dan disertai dengan keringat pada tubuh Anda perlu waspada. Jangan lupa untuk segera periksakan diri ke dokter untuk mengetahui Penyakit apa yang sedang Anda derita dan mendapatkan penanganan yang tepat.

5. Nyeri Otot

Penderita paru-paru basah akan merasakan pegal dan nyeri otot. Hal ini wajar terjadi karena tubuh akan terasa kaku ketika aliran darah tidak berjalan seperti semestinya. Kondisi ini disebabkan karena jantung yang berdebar dan bekerja lebih keras dari biasanya. Gejalanya bisa timbul secara bersamaan. Jika tidak segera ditangani maka penyakit tersebut akan berkembang sangat cepat.

6. Mual dan Muntah

Mual dan muntah juga merupakan salah satu gejala dan tanda paru-paru basah yang perlu diwaspadai. Jika sering mengalami mual dan muntah maka nafsu makan juga akan ikut menurun secara drastis. Meski demikian pastikan untuk selalu mengontrol makanan yang masuk pada tubuh agar asupan yang dibutuhkan  tetap terpenuhi dengan baik.

7. Jantung Berdebar

Jantung yang bekerja lebih cepat juga merupakan salah satu gejala dan tanda jika Anda mengalami paru-paru basah. Meski terkesan sepele namun kondisi yang satu ini juga terbilang cukup berbahaya loh. Kondisi ini terjadi ketika jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Nah di atas merupakan gejala paru-paru basah yang wajib Anda waspadai. Agar terhindar dari penyakit ini, Anda bisa mulai mengubah pola hidup yang lebih sehat dan selalu menjaga kebersihan. Hal ini bertujuan agar Anda terhindar dari bakteri dan kuman pada tubuh. Selain itu agar kuman dan bakteri tidak menyebar pastikan melakukan etika batuk dan bersin dengan benar.

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antre. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store.

Categories
Obat

Anjuran Dosis Simvastatin untuk Penurun Kolesterol

Dosis Simvastatin

Simvastatin merupakan obat dari golongan statin yang sangat baik untuk menurunkan kadar kolesterol jahat dan trigliserida dalam darah Anda. Sehingga, akan mengurangi resiko penyakit jantung dan stroke yang bisa disebabkan oleh penyumbatan aliran darah. Untuk bisa memperoleh manfaat dari Simvastatin. Berikut ini dosis Simvastatin yang dianjurkan.

Dosis Simvastatin

Dosis obat ini akan berbeda untuk tiap orang. Oleh sebab itu alangkah lebih baiknya jika tetap mengikuti anjuran dokter Anda atau mengikuti instruksi yang ada pada label obat. Informasi di bawah ini hanya mencakup dosis rata-rata dari obat ini. Jika dosisnya berbeda, jangan mengubahnya kecuali dokter Anda menyuruh untuk melakukannya.

Jumlah obat yang akan Anda minum tergantung pada kekuatannya. Jumlah dosis yang diminum setiap hari, waktu yang diperbolehkan antar dosis, dan lamanya Anda meminum obat tergantung dari masalah medisnya. Untuk lebih lengkapnya, berikut ini dosis Simvastatin yang direkomendasikan untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

1. Dosis untuk Dewasa

Dosis awal yang dianjurkan untuk orang dewasa adalah 10-20 mg dalam sehari dan dikonsumsi saat malam hari sebelum tidur. Sedangkan untuk Anda yang menderita penyakit jantung maupun stroke, dokter akan merekomendasikan dosis 40 mg. Akan tetapi dosis tersebut sangat jarang sekali ditemukan.

2. Dosis untuk Anak-Anak

Dosis pemberian Simvastatin yang diberikan untuk anak dengan usia antara 10-17 tahun, untuk konsumsi pertama dianjurkan untuk mengkonsumsi 10 mg Simvastatin dalam sehari dan dikonsumsi saat malam hari. Sedangkan untuk anak dibawh usia 10 tahun, harus ada konsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum diberikan obat Simvastatin.

3. Dosis untuk Orang dengan Penyakit Lain

Orang dengan penyakit ginjal lanjut biasanya membutuhkan dosis yang lebih rendah. Untuk orang dengan penyakit hati, Anda tidak boleh menggunakan obat ini. Ini karena Simvastatin akan bertahan lebih lama di dalam tubuh. Sehingga efek sampingnya akan lebih besar.

Efek Samping Simvastatin

Sama halnya dengan jenis obat lainnya. Simvastatin juga mempunyai efek samping jika dikonsumsi tidak sesuai dengan anjuran dokter. Adapun beberapa efek sampingnya sebagai berikut: Sakit perut, nyeri otot dan persendian, infeksi pada saluran pernafasan, dan juga sakit kepala.

Selain mempunyai efek samping yang ringan. Ada juga efek samping yang lebih serius dan harus dilakukan penanganan medis secepat mungkin. Adapun efek samping serius setelah mengkonsumsi Simvastatin diantaranya: Kerusakan otot, kejang otot, gangguan hati, gagal ginjal, sakit perut yang parah dan lain sebagainya.

Interaksi Obat Simvastatin

Perlu diperhatikan kalau mengkonsumsi obat Simvastatin mempunyai interaksi dengan obat lain, yang bisa mengubah kerja obat dan lebih parahnya lagi bisa meningkatkan resiko efek samping Simvastatin. Beberapa kandungan obat yang bisa berinteraksi dengan Simvastatin diantaranya adalah Cyclosporine, Danazol, Gemfibrozil dan juga warfarin (obat pengencer darah).

Selain itu masih ada obat lain yang juga yang dapat mempengaruhi cara kerja simvastatin. Contohnya antijamur azole tertentu, boceprevir, cobicistat, colchicine, delavirdine, antibiotik makrolida, nefazodone, HIV protease inhibitor, telaprevir, dan telithromycin.

Orang keturunan Cina sebaiknya tidak mengkonsumsi niasin dalam dosis yang dipakai untuk menurunkan kolesterol, saat mengkonsumsi obat ini. Ini dapat meningkatkan risiko efek samping (terutama masalah otot). Oleh sebab itu, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter Anda untuk penjelasan lengkap.

Anda sebaiknya tidak mengkonsumsi produk beras ragi merah saat menggunakan simvastatin, karena beberapa produk beras ragi merah juga mengandung statin yang disebut lovastatin. Penggunaan produk simvastatin dan beras ragi merah secara bersamaan dapat meningkatkan risiko masalah otot dan hati yang serius.

Dengan mengetahui dosis Simvastatin yang dianjurkan, kemungkinan Anda overdosis konsumsi Simvastatin akan semakin rendah. Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store.

Categories
Obat

Kegunaan Obat Incidal dan Hal Penting sebelum Mengonsumsinya

Kegunaan Obat Incidal

Obat Incidal merupakan jenis obat yang banyak digunakan karena khasiatnya sangat cepat untuk mengobati. Kegunaan obat Incidal salah satunya bisa digunakan untuk mengobati biduran. Anda bisa mendapatkan obat di toko obat online atau pun offline. Berikut ini penjelasan lengkap terkait kegunaan obat dan hal penting yang perlu diketahui sebelum mengonsumsinya.

Kegunaan dari Obat Incidal

1. Mengobati Biduran

Obat Incidal memiliki kandungan cetirizine dan termasuk kategori obat antihistamin. Di mana obat ini sangat efektif untuk mengobati penyakit biduran yang merupakan jenis penyakit kulit. Obat akan bekerja mencegah rasa gatal yang dialami kulit dan sekaligus memblokir pembebasan pelepasan histamine tubuh agar masalah bidurannya tidak muncul lagi.

2. Rhinitis Perennial

Rhinitis bisa dialami dari anak-anak sampai orang dewasa. Rhinitis merupakan semua kondisi peradangan yang terjadi di lapisan dalam hidung. Rhinitis ini bisa terjadi karena faktor pemicunya yang menimbulkan alergi.

Bahkan orang dewasa juga bisa mengalami masalah ini. Permasalahan ini juga bisa terjadi karena faktor keturunan dari keluarganya.  Biasanya penderita penyakit ini akan mengalami komplikasi dalam waktu yang lama seperti asma, sinusitis, infeksi telinga bagian tengah, dan mengalami polip hidung yang berefek sampai ke bagian pernapasan.

3. Urtikaria Idiopatik

Kegunaan obat Incidal bisa untuk mengatasi urtikaria idiopatik yang merupakan jenis penyakit kulit. Penyakit ini terjadi dengan berbagai faktor penyebab. Jadi, Anda bisa segera mengobatinya dengan Incidal sebelum menjadi semakin parah.

Hal Penting sebelum Mengonsumsi Obat Incidal

  1. Tidak boleh dikonsumsi bagi yang menderita  alergi cetirizine atau hydroxyzine.
  2. Anda tidak boleh melakukan perjalanan setelah mengonsumsi obatnya nanti.
  3. Tidak boleh minum alkohol selama mengonsumsi Incidal dan juga tidak boleh merokok.
  4. Buat yang sedang hamil sebaiknya melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter apakah aman dikonsumsi atau tidak.
  5. Tidak boleh dikonsumsi oleh orang yang memiliki penyakit ginjal atau penyakit liver karena risikonya bisa terjadi komplikasi.
  6. Tidak diperkenankan mengonsumsinya berbarengan dengan suplemen dan obat herbal atau Anda bisa melakukan konsultasi terlebih dahulu.
  7. Jika nanti setelah mengonsumsi Incidal kondisi tidak segera membaik dan justru menimbulkan alergi obat, segera lakukan pemeriksaan.
  8. Tidak boleh dikonsumsi lebih dari 10 mg dalam 24 jam
  9. Penyimpanan obat setelah dikonsumsi adalah di ruangan yang suhunya sejuk atau paling tidak suhu kamar agar kandungannya tidak rusak. Tidak boleh juga disimpan di suhu lembap.
  10. Ketahui terlebih dahulu risiko efek samping obat agar Anda bisa lebih waspada.
  11. Tidak dibenarkan mengonsumsinya dalam jangka waktu lama. Maka, Anda perlu konsultasi dengan dokter yang ahli di bidangnya.
  12. Jika Anda mengalami gejala seperti ruam kulit, gatal-gatal, kesulitan bernapas, sakit kepala parah, dan pembekakakan di bagian wajah segera hentikan pemakaian. Tidak perlu konsultasi terlebih dahulu, Anda bisa menghentikan pemakaian kapan pun ketika obat tidak cocok.
  13. Obat ini juga bisa membuat Anda yang meminumnya mengalami masalah buang air kecil.
  14. Mual dan kering terasa di bagian mulut yang membuat Anda merasa tidak nyaman atau aktivitas bisa terganggu karena bisa fokus banget sama dokternya.

Anda bisa mengetahui lebih banyak tentang kegunaan obat Incidal dengan melakukan konsultasi ke dokter agar mendapatkan informasi lebih jelas. Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store.