Categories
Dunia Kesehatan

Berapakah Ukuran Normal Kelenjar Getah Bening?

Berapakah Ukuran Normal Kelenjar Getah Bening?

Semua orang pastinya punya kelenjar getah bening dan masing-masing orang getah beningnya itu memiliki ukuran yang berbeda-beda. Ada yang kelenjarnya hanya berukuran sebesar kacang tanah atau bisa hanya sebesar jarum saja, sebenarnya kelenjar tersebut itu bisa bertambah besar jadi jangan takut. Tetapi kalau ukuran kelenjar getah bening  sudah melebihi ukuran normal barulah berbahaya, jadi kalau merasa ada kelainan pada kelenjar tersebut baiknya berhati-hati. Sebab kalau sampai sudah parah bisa menyebabkan terjadinya Limfadenopati. Kalau sudah terjadi Limfadenopati menjadi tanda kalau tubuh sudah terinfeksi virus atau bakteri.

Gejala Yang Terjadi Saat Terkena Limfadenopati

Setiap ada gangguan di bagian tubuh pastinya akan ada gejalanya dan ini juga dialami oleh penderita Limfadenopati. Untuk gejala yang jelas sekali terasa adalah adanya pembengkakan di kelenjar getah bening. Kalau ada pembengkakan pasti akan muncul benjolan di bawah permukaan kulit, seringnya kalau dipegang akan terasa nyeri sekali. Limfadenopati sendiri bisa terjadi karena satu limpa atau lebih yang sedang membesar dan seringnya pembengkakan ini terjadi di bagian leher dan kepala. Tetapi untuk gejalanya sendiri tidak hanya itu saja sebab ada gejala lainnya dan berikut penjelasannya.

·         Ada Ruam Kulit

Ruam kulit sebenarnya adalah kondisi yang umum sekali terjadi, apalagi kalau ada alergi pastinya akan sering mengalami kondisi tersebut. Tetapi kalau ruam ini muncul pada waktu ukuran kelenjar getah bening tidak normal maka perlu waspada sebab bisa jadi terkena Limfadenopati. Jadi kalau sudah merasakan ada keanehan pada kulit seperti ruam, maka perlu mengecek juga kondisi leher apakah ada benjolan atau tidak. Kalau memang ada benjolan berarti sudah jelas terkena Limfadenopati dan butuh penanganan.

·         Demam

Demam atau suhu badan tidak normal itu menjadi salah satu tanda kalau sedang sakit, tetapi kalau demam dan tidak melakukan hal yang menyebabkan sakit maka perlu curiga. Sebab Limfadenopati juga gejalanya demam, jadi kalau demam bukan berarti sedang terkena flu atau sakit kepala. Agar tahu demam ini karena Limfadenopati atau bukan baiknya cek dulu seluruh bagian kepala dan juga leher, kalau di kepala atau leher ada benjolan barulah demam tersebut karena Limfadenopati.

·         Turunnya Berat Badan

Berat badan bisa turun kalau olahraga atau karena melakukan program diet tetapi kalau berat badan turun dan tidak melakukan kedua hal tersebut maka ada gangguan pada tubuh. misalnya saja karena Limfadenopati, kondisi Limfadenopati memang bisa menyebabkan berat badan jadi menurun banyak. Jika merasa berat badannya selalu menurun padahal tidak sedang diet cobalah cek ukuran kelenjar getah bening apakah normal atau tidak.

·         Sering Berkeringat

Tubuh berkeringat itu wajar kalau sedang panas cuacanya, tetapi kalau berkeringatnya pada malam hari yang hawanya sedang dingin barulah tidak normal. Sebab umumnya tubuh manusia kalau sedang kedinginan tidak mengeluarkan keringat, jadi kalau berkeringat saat sedang dingin harus dicari penyebabnya apa. Salah satu penyebabnya adalah Limfadenopati, jadi kalau tubuh sudah mulai berkeringat harus hati-hati.

Cara Mengobati Penyakit Limfadenopati

Kalau terkena Limfadenopati tidak usah takut karena cara mengobatinya itu mudah sekali dan caranya tidak harus minum obat tetapi bisa dengan mengompres bagian yang ada benjolannya saja. mengompresnya juga harus dengan air hangat agar pembengkakan bisa hilang, kalau ukuran kelenjar getah bening sudah normal kembali barulah berhenti mengompres.

Beli obat tidak harus antri di apotek bisa pakai aplikasi Lifepack. Unduh saja aplikasi Lifepack di Google Play Store dan juga App Store sekarang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *