Categories
Diet Makanan

Yuk Coba Menurunkan Berat Badan Melalui Ketosis

iet ketosis memang selalu identik dengan penurunan berat badan bagi para penderita diabetes. Hal ini dikarenakan ketika tubuh tidak dapat menggunakan glukosa atau gula, maka pada biasanya penderita diabetes akan membatasi dari asupan makanannya. Diet ketosis ini dalam penelusuran blog penirumasliusa menggunakan lemak yang dijadikan sebagai salah satu energi di dalam tubuh.

Baca: Diet Atkins Adalah

Penurunan berat badan melalui program ketosis ini memang belum banyak diketahui oleh masyarakat luas. Oleh karena itu jika sekiranya Anda termasuk orang yang masih awam terhadap ketosis maka bisa mencari informasi lebih banyak lagi seperti pada penjelasan di bawah ini.

Diet Ketosis, Apa Itu?

Ketosis merupakan suatu proses metabolisme secara normal ketika tubuh tidak mempunyai persediaan karbohidrat secara khusus. Karbohidrat tersebut digunakan untuk membakar energi yang terdapat pada sel-sel, sehingga dapat dijadikan sebagai ganti tubuh dalam membakar cadangan lemak. Untuk hasil dari senyawanya disebut sebagai keton diproduksi.

Keton adalah produk sampingan yang berasal dari metabolisme lemak. Jika Anda sudah menerapkan pola makan dengan gaya hidup yang sehat, yaitu menjalankan diet seimbang, maka tubuh menjadi lebih mudah untuk dikontrol. Termasuk berapa banyak jumlah lemak yang dibakar. Dengan hal ini maka tubuh mampu memproduksi serta menggunakan keton.

Namun perlu diketahui, bahwa Anda harus sangat membatasi asupan dari makanan, termasuk cadangan karbohidrat yang digunakan sebagai energi maupun penghasil keton. Pada biasanya ketosis ini terjadi ketika diri seseorang sedang melakukan olahraga pada jangka waktu yang lama.

Bagaimana Ketosis Dapat Menurunkan Berat Badan?

Pada saat ketosis tubuh membakar lemak dan menjadikannya sebagai energi, maka pada saat itulah dimanfaatkan sebagai cara untuk menurunkan berat badan. Disarankan bagi Anda untuk mengkonsumsi asupan lemak yang lebih tinggi yaitu mencapai 75% dan untuk asupan protein yang sedang yaitu kisaran 20%. Untuk asupan karbohidrat yang rendah tentunya lebih memungkinkan tubuh supaya bisa memanfaatkan lemak untuk energi.

Ketika asupan karbohidrat kurang dari 50 gram untuk per harinya, maka diri seseorang akan mengalami kondisi ketosis. Jika hal ini terjadi maka diharuskan untuk menghindari jenis makanan yang mempunyai kadar gula tinggi. Misalnya saja seperti minuman manis, kue, ataupun permen. Ketika asupan karbohidrat sangat rendah, tentunya untuk kadar hormon insulin akan mengalami penurunan.

Selain  itu untuk asam lemah juga akan dilepaskan tubuh pada jumlah yang lebih besar. Asam lemak inilah yang nantinya akan dibakar dan dijadikan sebagai energi dan juga menghasilkan keton untuk energi sel-sel tubuh maupun otak. Melalui proses inilah yang menjadikan berat badan diri seseorang akan mengalami penurunan lebih cepat.

Ketosis secara normal memang akan terjadi di dalam tubuh. Akan tetapi apabila senyawa keton yang dihasilkan berlebihan, tentunya dapat membahayakan tubuh. Sementara kadar keton yang terlalu tinggi bisa menimbulkan dehidrasi dalam menjadikan senyawa kimia yang terdapat di dalam darah tidak seimbang. Hal ini pun menimbulkan hormon dan kandungan glukosa pada aliran darah lebih tinggi.

Bagi penderita diabetes dapat mengalami kondisi ketoasidosis pada saat insulin yang terdapat di dalam tubuhnya sedikit atau ketika kekurangan cairan. Anda disarankan untuk pergi ke dokter apabila mengalami gejala seperti mengeluarkan kencing terlalu banyak, mulut kering dan haus, kulit kering, kelelahan, kesulitan dalam bernafas, nafas, bau mulut dan merasakan nyeri pada bagian perut.

3 Kesalahan yang Harus dihindari Selama Menjalankan Ketosis

Ada beberapa kesalahan yang sering kali dialami bagi para penderita diabetes yang sedang menjalankan program diet ketosis. Supaya terhindar dari kesalahan tersebut, sebaiknya perhatikan 3 kesalahan yang harus dihindari selama menjalankan ketosis seperti berikut ini:

  1. Mengkonsumsi Lemak Jenuh Secara Berlebihan

Diet ketosis diharuskan untuk membatasi karbohidrat sebanyak 20 sampai 50 gram untuk seharinya dan memperbanyak lemak sebagai pengganti saat tubuh kekurangan kalori. Namun sayangnya hal ini justru dijadikan kesalahan bagi seseorang yang mengkonsumsi lemak jenuh secara berlebihan. Sementara apabila mengkonsumsi lemak jenuh maka bisa meningkatkan risiko terserang penyakit jantung koroner sebesar 18%.

  1. Mengabaikan Nutrisi Penting

Selama menjalankan program diet ketosis, maka Anda tidak disarankan untuk mengkonsumsi biji-bijian ataupun susu yang menjadi sumber zat besi kalsium ataupun magnesium. Salah satu alasannya yaitu hal ini justru akan menjadikan tubuh kekurangan mikronutrien. Pada saat Anda membatasinya, maka tidak memperoleh kandungan yang sama meskipun sudah memperbanyak konsumsi daging. 

  1. Kekurangan Cairan

Saat tubuh menjalankan diet, maka konsumsi air perlu diperhatikan dengan baik. Apabila tubuh tidak terisi air secara optimal, tentunya bisa menimbulkan beberapa penyakit lainnya. Misalnya seperti penyakit flu maupun sembelit. Tubuh yang dehidrasi akan mudah lelah dan lesu. Selama menjalankan program diet ketosis, maka Anda harus menghindari kesalahan ini sehingga perhatikan cairan dalam tubuh.

Baca: Tips Mengatasi Asam Lambung

Program diet ketosis ini memang yang belum banyak diketahui oleh masyarakat luas. Akan tetapi cukup populer di sebagian orang yang sudah berhasil menjalankannya. Jika dibandingkan dengan jenis diet yang lainnya, untuk diet ketosis ini mampu memberikan hasil yang jauh lebih cepat. Namun dengan catatan Anda harus tetap menjalankan gaya hidup yang sehat. Jika tidak menjaga pola makan setelah diet berhasil, tentunya berat badan akan kembali dengan cepat pula.

Categories
Diet Makanan

Prosedur Diet Atkins Agar Sukses dengan Cepat

Proses diet atkins bisa dilakukan dengan cara mengurangi karbohidrat, sehingga akan menjadikan proses pada pembakaran lemak berjalan lebih efektif. Proses diet atkins akan lebih mengutamakan pembakaran lemak dan hal ini sangat tepat untuk dijadikan sebagai sumber energi. Dengan hal ini maka bisa mendorong adanya penurunan berat badan.

Penting Diary makanan untuk Diet

Seperti proses penurunan berat badan pada umumnya, bahwa untuk diet atkins ini mempunyai peluang dalam memperbaiki adanya gula darah maupun kadar kolesterol. Program diet ini bisa memperbaiki bagian trigliserida yang terdapat pada darah. Meskipun tidak diketahui lama dari efek tersebut akan bertahan.

Diri seseorang yang menjalankan program diet atkins ternyata bisa membantu untuk mengurangi adanya resiko penyakit diabetes, sindrom metabolik, tekanan darah yang tinggi, bahkan sampai adanya penyakit jantung. 

Diet Atkins, Apa itu?

Pengertian dari diet atkins yaitu pola diet gunakan asupan protein dan tinggi lemak, akan tetapi rendah karbohidrat. Apabila dilihat dengan sekilas, untuk pola makan yang mengedepankan tinggi lemak sebenarnya memang tidak terlalu baik bagi kesehatan. Hal ini dikarenakan makanan yang tinggi lemak dapat meningkatkan resiko penyakit kronis ataupun kolesterol.

Akan tetapi hal ini tidak selamanya berlaku, asalkan Anda menjalankan diet Atkins dengan cara yang tepat. Sementara program diet ini dianggap jauh lebih baik dan efektif dalam menurunkan berat badan pada waktu yang lebih singkat. Walaupun pada dasarnya untuk jenis lemak trans dan lemak jenuh tidak baik bagi kesehatan, akan tetapi tidak semua jenis lemak itu buruk. Tubuh juga membutuhkan lemak baik, lemak tak jenuh HDL untuk membantu dalam menjalankan fungsi secara normal.

Untuk lemak tak jenuh yang ada di dalam tubuh memiliki kegunaan untuk melindungi kesehatan jantung, membantu mengurangi berat badan, serta mengontrol gula darah. Oleh karena itu, untuk menu dari makanan diet atkins kebanyakan yaitu sumber makanan yang memiliki kandungan rendah lemak atau protein murni seperti lemak sehat HDL ataupun sayuran yang mempunyai kandungan serat tinggi.

Mengkonsumsi makanan dengan rendah karbohidrat bisa meningkatkan metabolisme pada tubuh. Sehingga secara tidak langsung bisa membakar simpanan lemak lebih banyak lagi.

4 Fase dalam Menjalankan Diet Atkins

Dalam menjalankan program diet atkins tentunya ada beberapa prosedur yang wajib diperhatikan dengan baik. Tanpa memperhatikan prosedur tersebut tentunya program diet yang Anda jalankan tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya. Berikut ini prosedur yang harus diperhatikan selama menjalankan diet Atkins, diantaranya:

Program diet atkins mempunyai 4 fase yang seharusnya diperhatikan sebelum Anda memulai diet. Berikut ini 4 fase yang bisa Anda ketahui:

  • Fase Induksi

Fase induksi menjadi fase pertama, ialah sebagai periode pada saat tubuh melakukan penggantian sumber energinya, yaitu dari karbohidrat menjadi lemak. Untuk proses ini disebut juga sebagai ketosis. Sehingga Anda dapat menyadari adanya penurunan berat badan secara tepat. Pada fase induksi ini Anda tidak diperbolehkan untuk mengkonsumsi karbohidrat melebihi 20 gram selama 2 minggu.

Anda disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang lebih banyak mengandung protein, tinggi lemak sehat, rendah karbohidrat dan sayuran hijau. Hal ini memiliki tujuan supaya penurunan berat badan dapat berjalan lebih cepat.

  • Fase Balancing

Pada fase balancing ini Anda bisa menambahkan sayuran yang rendah karbohidrat, kacang-kacangan, dan buah-buahan. Sebaiknya makanan tersebut dikonsumsi kurang lebihnya 5 hingga 20 gram untuk per sajian nya. Selain itu Anda juga disarankan untuk menghindari beberapa jenis makanan yang memiliki kandungan gula lebih banyak.

  • Fase Fine-Tuning

Jika sekiranya berat badan yang Anda inginkan hampir tercapai, maka silahkan tambahkan karbohidrat ke dalam diet. Namun jangan terlalu banyak, karena tidak disarankan apabila melebihi 10 gram. Dengan hal ini maka Anda harus melakukan pengontrolan makanan yang dikonsumsi dengan sebaik mungkin.

  • Fase Maintenance

Pada fase yang ke-4 ini maka Anda yang sedang menjalankan program diet atkins disarankan untuk mengkonsumsi beberapa jenis karbohidrat yang sehat. Hal ini dikarenakan tubuh telah mentoleransinya tanpa menaikkan berat badan Anda. Pada fase ini memang yang banyak diminati dibandingkan dengan fase induksi yang seringkali ditinggalkan.

Di dalam fase maintenance ini memang sulit dilakukan, akan tetapi bisa digunakan untuk mengurangi berat badan sekaligus menjaga supaya Anda tetap berpegang teguh terhadap meal plan yang telah direncanakan.

Baca: Makanan dan Sistem Pencernaan Manusia

Menjalankan program diet Atkins memang menjadi solusi yang tepat dilakukan bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan lebih cepat. Terlebih lagi banyaknya pantangan yang harus dihindari supaya diet yang Anda jalankan benar-benar berhasil. Keberhasilan dalam program diet tergantung bagaimana diri seseorang berkonsistensi pada dirinya sendiri. Sebab itu perhatikan program diet yang sedang Anda jalankan dengan sebaik mungkin supaya membuahkan hasil yang memuaskan.

Categories
Makanan

Cara Cepat Menurunkan Berat Badan dengan Membuat Diary Makanan

penirumasliusa com – Membuat diary makanan menjadi salah satu cara yang paling mudah dilakukan bagi Anda yang sedang berusaha untuk menurunkan berat badan dengan cepat. Meskipun hal ini sangat sederhana dilakukan, namun ternyata diary makanan sangat ampuh untuk membantu supaya lebih mudah dalam membuat porsi makanan berkurang secara perlahan.

Baca: Antara Dada dan Paha Ayam, Mana yg Lebih Sehat?

Isi dari diary makanan atau catatan tersebut misalnya saja seperti minuman dan jenis makanan yang wajib dikonsumsi, jumlah porsi makanan dan minuman, berapa kali makanan harus dikonsumsi dan yang lainnya. Supaya proses penurunan berat badan berhasil, tentunya pencatatan harus dimulai sebelum melakukan diet dan selama menjalankan. Penurunan berat badan harus konsisten dengan diary makanan tersebut

Cara Memulai Diet dengan Diary Makanan

Mengurangi porsi makanan selama menjalankan program diet memang tidak cukup tanpa mempunyai diary makanan. Hal ini dikarenakan terkadang diri seseorang merasa dilema ketika melihat beberapa makanan lezat yang ada di hadapannya. Lalu bagaimana cara memulai diet dengan diare makanan?

Cara yang bisa dilakukan sangatlah mudah, karena Anda hanya membutuhkan buku, pulpen dan gadget saja untuk membuat catatannya. Berikut ini cara yang dapat diikuti:

  1. Catat Semua Makanan dan Minuman yang Wajib dikonsumsi

Langkah sederhana yang harus dilakukan yaitu dengan mencatat semua jenis makanan dan minuman yang wajib dikonsumsi selama menjalankan program diet. Jika sekiranya sudah mencatat jenis makanan yang wajib dikonsumsi, jangan lupa juga untuk membuat catatan makanan dan minuman apa yang sudah Anda konsumsi untuk hari ini.

Untuk proses pencatatan ini dilakukan setiap hari, terutama menjelang tidur supaya bisa melakukan pengontrolan jenis makanan dan minuman apa yang sudah masuk ke tubuh. Supaya tidak lupa dalam mencatatnya, sebaiknya setelah makan atau minum Anda dapat mencatatnya secara langsung. Jangan lupa untuk menuliskan hari dan tanggalnya.

  1. Catat Porsi Makan

Selain mencatat makanan dan minuman yang sudah dikonsumsi, Anda pun juga perlu melakukan pencatatan pada porsi makanan yang dikonsumsi dalam sehari. Tujuan dari pencatatan porsi makan yaitu supaya lebih memudahkan diri Anda dalam melakukan evaluasi antara hari ini, besok dan lusa. Saat pertama kali menjalankan diet tentunya akan mempunyai porsi makan seperti pada biasanya.

Sebab itu, untuk hari selanjutnya dapat mengurangi sedikit demi sedikit porsi makanan supaya tidak seperti pada biasanya. Ada baiknya jika setiap harinya mengurangi porsi makan supaya lebih mudah dalam proses penurunan berat badan. Misalnya saja,  hari ini Anda mengkonsumsi nasi sehari tiga kali, untuk hari esoknya bisa mengkonsumsi nasi dua kali sehari saja dan hal ini dapat dilakukan di hari-hari berikutnya.

  1. Jangan Lupa untuk Membaca Diary Makanan

Membaca diary makanan dari hari pertama menjalankan program diet sampai sekarang harus dilakukan supaya Anda bisa menyadari sudah berapa banyak makanan yang dikonsumsi. Penting juga dilakukan untuk menimbang berat badan setiap hari nya supaya bisa mengetahui apakah program diet yang dijalankan dari hari pertama sampai sekarang membuahkan hasil.

4 Poin Penting yang Harus Ada dalam Diary Makanan

Setelah Anda membuat diary makanan seperti langkah-langkah yang ada di atas, maka langkah selanjutnya yang perlu diperhatikan yaitu 4 poin penting yang harus ada di dalam buku diary makanan. Diantaranya seperti berikut ini:

  1. Makanan yang dimakan

Poin pertama yang wajib dituliskan di dalam buku diary yaitu jenis makanan apa saja yang Anda makan. Selain makanan, catat juga minumannya. Hal ini memang dianggap sepele dan cukup merepotkan. Namun cara ini sangat ampuh untuk bisa menurunkan berat badan dalam waktu yang lebih singkat. Misalnya Anda mempunyai target menurunkan berat badan dalam waktu 1 bulan.

  1. Cara Pembuatan Makanan

Sebutkan jenis makanan dan minuman yang Anda konsumsi dan catat cara pembuatan dari makanan yang tersebut. Misalnya saja apakah makanan tersebut diolah dengan cara digoreng, dipanggang, direbus, ataupun yang lainnya. Tambahkan juga seperti bumbu apa saja yang digunakan. 

Namun dengan catatan apabila Anda mengkonsumsi makanan tersebut dengan cara memasaknya sendiri. Jika Anda membeli makanan diluar dan jika harus menyertakan bumbu akan cukup merepotkan. Sehingga seringkali membuat malas untuk menuliskannya ke dalam diary makanan.

  1. Banyaknya Makanan yang Anda Konsumsi

Anda harus menuliskan sudah berapa banyak makanan yang dikonsumsi dalam satu hari ini. Tujuan dari penulisan nya yaitu supaya bisa memperbaiki jumlah makanan dari hari ke hari untuk bisa mengurangi jumlah porsinya.

  1. Waktu Makan

Anda diharuskan untuk memperhatikan dari segi waktu makan supaya membantu untuk mengidentifikasi pada waktu yang berpotensi bermasalah. Misalnya saja mengkonsumsi makanan lebih dari jam 5 atau mengemil di tengah malam.

Baca: Kuku Kuning tanda Diabetes?

Bagi orang yang masih awam, mencatat di buku diary makanan memang cukup merepotkan. Namun ternyata cara ini sangat ampuh supaya bisa memberikan hasil yang optimal selama program diet. Dengan hal ini maka bisa memulainya secara perlahan dan yang pasti cara Ini membutuhkan konsisten bagi diri sendiri.

Categories
Makanan Tips Sehat

Dada atau Paha Ayam, Lebih Sehat yang Mana?

penirumasliusa.com – Ayam adalah salah satu menu favorit yang disukai oleh banyak orang. Berbagai menu olahan ayam pun tersedia, mulai dari fried chicken, steak ayam, skin, dan masih banyak lagi. Jika Anda pergi ke restoran pun, pasti akan ditanyai hendak memesan menu masakan ayam bagian apa, dada atau paha ayam? 

baca: Makanan yang Bagus untuk Mengatasi Masalah Pencernaan

Ada sebagian orang yang tidak mempermasalahkan bagian dada atau ayam yang hendak disajikan, namun ada juga yang merasa keberatan sehingga memilih bagian tertentu. Nah, sebenarnya manakah bagian ayam yang lebih sehat? Yuk kita cari tahu nilai perbandingan gizi antara paha dan dada ayam berikut ini!

Perbandingan Gizi Antara Paha dan Dada Ayam

Jika Anda ditawari hendak makan dada atau paha ayam, apakah yang Anda pertimbangkan? Umumnya, paha ayam lebih disukai orang karena lebih murah dan lebih mudah diolah daripada dada ayam. Namun, disisi lain, dada ayam lebih ekonomis karena bisa mendapatkan lebih banyak daging dan sedikit kulit. Lalu, bagaimanakah jika ditinjau dari sisi kesehatan? Yuk kita kupas satu per satu pada ulasan berikut.

Protein

Dada dan paha ayam merupakan makanan dengan sumber protein hewani yang baik. Dalam satu potong paha ayam panggang dengan berat 85 gram, kandungan proteinnya sebesar 21 gram. Sementara itu, dalam dada ayam yang dengan ukuran serupa, jumlah protein yang dikandungnya lebih tinggi yaitu 25 gram. Itu artinya, kandungan protein dada ayam lebih banyak daripada kandungan protein di paha ayam. 

Perhatikan pula kebutuhan protein tiap harinya. Asupan protein bagi wanita adalah 46 gram per hari, sedangkan bagi pria adalah 56 gram tiap hari. Artinya, Anda bisa memperhitungkan sendiri manakah yang akan Anda pilih antara dada atau paha ayam dan seberapa banyak yang harus dikonsumsi. Asupan protein yang cukup ini penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh, pertumbuhan sel, dan pembentukan massa otot.

Lemak 

Perbandingan yang paling jelas bisa Anda lihat pada kandungan lemak antara paha dan dada ayam. Ya, ternyata dada ayam mengandung lemak lebih rendah daripada paha ayam. Hal ini ditunjukkan pada tiap 85 gram dada ayam panggang yang mengandung 7 gram lemak total dan 2 gram lemak jenuh. Jika dikalkulasi, jumlah ini 10 persen dan 9 persen asupan harian lemak yang disarankan. Berbeda dengan paha ayam dengan porsi yang sama mengandung 13 gram lemak total dan 3.5 gram lemak jenuh. Jika dihitung, jumlah tersebut setara dengan 20 persen asupan harian lemak total dan 18 persen lemak jenuh yang disarankan. 

Dengan kata lain, Anda bisa mengonsumsi dada ayam dengan lemak yang rendah dalam jumlah yang lebih banyak daripada paha ayam. Meski demikian, Anda bisa menyingkirkan bagian kulit pada dada dan paha ayam sebelum dikonsumsi untuk menurunkan kandungan lemaknya.

Kalori

Ditinjau dari kandungan kalori, perbedaan antara dada ayam dan paha ayam cukup timpang. Hal ini ditunjukkan per 85 gram dada ayam mentah yang mengandung 170 kalori, sedangkan pada paha ayam mengandung 210 kalori pada ukuran yang sama. Dari data tersebut, dapat terlihat bahwa paha ayam mengandung paha ayam dengan jumlah kalori yang lebih tinggi daripada dada ayam.

Kolesterol

Perbedaan kolesterol antara dada dan paha ayam tergolong sedang. Setiap 85 gram dada ayam, kandungan kolesterolnya 70 miligram atau 24 persen dari asupan kolesterol harian yang disarankan. Sedangkan dengan porsi yang sama, kandungan kolesterol pada paha ayam adalah 80 miligram atau 26 persen asupan harian yang disarankan.

Terlalu banyak mengonsumsi kolesterol dan lemak jenuh tidak baik bagi kesehatan karena mampu meningkatkan risiko penumpukan plak di pembuluh darah sehingga menimbulkan penyakit jantung. Untuk itu, disarankan untuk membatasi asupan kolesterol harian sebanyak 200 miligram, terutama bagi penderita jantung koroner.

Perhatikan Cara Pengolahan yang Memengaruhi Nilai Gizinya

Angka perkiraan nilai gizi di atas dilihat dari daging mentahnya. Teknik memasak dan penambahan bumbu tertentu akan mengubah nilai gizi, terlepas dari bagian ayam mana yang Anda pilih. Baik dada ayam maupun paha ayam tidak mengandung karbohidrat. Namun, apabila ditambahkan saus barbeque, tepung, madu, maka karbohidrat akan bertambah. Jika Anda tidak ingin mengonsumsi karbohidrat, sebaiknya hindari tambahan saus maupun lapisan tepung. Begitupula dengan kulit ayam yang bisa meningkatkan kalori dan lemak.

Simak: Banyak Masalah? Pertimbangkan Cuti Dulu

Teknik memasak dengan menggoreng dan ungkep bisa menambah nilai kalori dari makanan. Maka dari itu, disarankan untuk mengolahnya dengan cara memanggang, mengukus, dan merebus supaya lebih sehat dan mengurangi jumlah kalori maupun lemak. Sebelum diolah, pastikan untuk membersihkannya terlebih dulu untuk mengurangi perpindahan bakteri dari daging ayam mentah. Cuci tangan dengan sabun juga penting baik sebelum maupun sesudah mengolah daging ayam.