Categories
Obat

Obat Kuat adalah Obatan-obatan Medis? Ini Dia Penjelasannya

obat kuat adalah

Banyak ragam obat kuat pria yang digunakan untuk meningkatkan kekuatan di atas ranjang. Obat kuat adalah obat yang memang ditujukan untuk membantu dan mengatasi masalah seksual misalnya saja disfungsi ereksi atau biasa disebut sebagai impotensi. Namun, apakah Anda sudah tahu bahwasannya obat kuat tidak hanya obat-obatan medis? Berikut ini penjelasannya.

Alasan Adanya Obat Kuat

Salah satu awal mula atau alasan dibuat obat kuat bagi pria untuk membantu dan mengatasi masalah seksual terutama terkait disfungsi ereksi atau lemah syahwat. Disfungsi ereksi atau impotensi merupakan kondisi ketidakmampuan bagi pria dalam mencapai atau mempertahankan ereksi dengan baik untuk berhubungan seksual meskipun terdapat rangsangan seksual. 

Keluhan seperti inilah yang dapat meruntuhkan rasa percaya diri bahkan harga diri pria. Oleh karena itu, tidak sedikit pria yang mengandalkan dan menggunakan obat kuat untuk meningkatkan performa.

Penyebab Disfungsi Ereksi

Disfungsi ereksi atau impotensi biasanya rentan terjadi pada sebagian kalangan pria terutama pria yang sudah berusia 40 tahun ke atas. Hal ini bisa disebabkan faktor-faktor tertentu. Berikut ini beberapa hal yang menjadi penyebab terjadinya impotensi:

  • Gaya hidup tidak baik atau tidak sehat. Misalnya saja sering merokok, sering mengonsumsi minuman yang beralkohol, tidak pernah dan jarang berolahraga, sering begadang.
  • Gangguan psikologis. Misalnya saja stres, depresi, cemas, tidak percaya diri, hingga mengalami widower syndrome. Yakni sindrom yang dialami pada pria yang takut kehilangan istrinya.
  • Cedera atau gangguan pada penis. Misalnya saja mengendarai sepeda dalam waktu yang lama, bisa juga terjadi penyakit peyronie. Yakni kondisi terjadinya  jaringan parut berserat di penis yang menyebabkan penis melengkung. Hal ini biasanya terjadi saat terjadinya hubungan seks atau beraktivitas fisik. Biasanya juga disertai rasa nyeri dan mengganggu aktivitas seks itu sendiri.  
  • Kondisi medis tertentu. Disfungsi ereksi biasanya dipicu oleh kondisi medis tertentu. Adapun penyakit tertentu seperti diabetes, penyakit ginjal, gangguan hormon, obesitas, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, penyumbatan pembuluh darah dan lain sebagainya.
  • Efek Samping Obat. Apabila seseorang sudah mengalami kondisi medis tertentu dan mengharuskan mengonsumsi obat, hal ini berpotensi memicu terjadinya disfungsi ereksi. Terutama obat penenang, obat yang mengandung hormon estrogen, obat antidepresan, obat penurun darah tinggi, obat kanker prostat, obat kemoterapi.

Cara Mengatasi

Sebelum mengonsumsi obat kuat, ada baiknya Anda mengintropeksi diri. Mulai dari kondisi fisik hingga psikologis. Apabila Anda tidak bisa melihat keadaan dan memperkirakan keadaan Anda sendiri, Anda bisa berkonsultasi kepada tenaga medis. Dengan begitu, tenaga medis bisa memberikan solusi. 

Sekalipun obat kuat adalah solusi cepat yang bisa Anda pilih, mengkonsultasikan kondisi tubuh juga sangat penting dalam mendiagnosa dan lebih penting. Misalnya dengan resep obat, alat bantu maupun saran lainnya sebagai berikut. 

  • Memulai untuk menjalani gaya hidup sehat dengan berhenti merokok, rajin olahraga terutama senam kegel, menjaga berat badan, tidak mengonsumsi alkohol, menjauhi narkoba, hingga menjaga pola tidur. 
  • Menjaga kesehatan psikologis dengan mengurangi stres.
  • Menggunakan alat bantu yang telah disarankan oleh dokter.

Jenis Obat Kuat

Selain obat-obatan yang diresepkan oleh dokter, ada beberapa obat kuat yang berbentuk herbal. Beberapa diantaranya dipercaya bisa meningkatkan gairah seksual dan memperlama ereksi. Berikut ini adalah beberapa jenis obat kuat berbentuk herbal.

  • Ginseng

Pasti Anda tidak asing dengan obat kuat herbal ini. Tanaman herba yang terkenal di Indonesia ini dipercaya memiliki khasiat bagi tubuh. Terutama dalam mengatasi disfungsi ereksi atau lemah syahwat pada pria.

  • Ginkgo biloba

Tanaman herba yang satu ini juga bisa memberikan manfaat bagi kesehatan. Salah satunya adalah melancarkan sirkulasi darah ke penis dan membantu ereksi berlangsung lebih lama.

  • Pasak bumi

Tanaman herba yang memiliki nama lain tongkat ali ini telah menjadi bagian dari pengobatan tradisional Asia Tenggara. Tanaman herba ini dapat diandalkan untuk mengatasi masalah kesehatan seperti demam, infeksi, hingga disfungsi ereksi dan meningkatkan libido atau hasrat seksual pada pria.

Memang obat kuat adalah obat yang diperuntukkan bagi pria yang mengalami disfungsi ereksi. Sebelum Anda mengonsumsinya, ada baiknya Anda mengonsultasikannya terlebih dahulu dengan tenaga medis yang terpercaya.

Ingin mendapat tips menarik mengenai gaya hidup sehat? Simak selengkapnya hanya di Ngovee. Unduh aplikasi Jovee untuk melihat rekomendasi suplemen sesuai dengan kebutuhan personalmu. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee

Categories
Obat

Manfaat Obat Lacto B dan Cara Pemberian yang Benar

obat lacto b

Diare bisa dialami siapa saja dan kerap tidak disadari apa yang menyebabkannya terjadi. Anda yang mengalami diare akan kesulitan untuk bisa fokus beraktivitas karena harus bolak-balik ke kamar mandi. Solusinya tentu perlu menggunakan obat agar bisa segera lembut. Berikut ini manfaat obat Lacto B dan cara pemberian yang benar. 

Manfaat Lacto B

1. Mengatasi Masalah Pencernaan

Masalah pencernaan terlihat sepele tetapi cukup mengganggu aktivitas. Anda yang mengonsumsi Lacto B akan merasakan manfaatnya untuk mengatasi berbagai masalah pencernaan. Diare atau pun sembelit bisa diatasi dengan mengonsumsinya. 

Masalah diare dapat diatasi dengan mudah karena Lacto B membantu meningkatkan jumlah bakteri baik di dalam tubuh. Secara bersamaan jumlah bakteri buruk penyebab diare akan berkurang sampai akhirnya hilang. 

2. Alergi Laktosa

Beberapa orang kerap mengalami alergi jika mengonsumsi laktosa. Manfaat lain selain pengobatan diare obat ini juga bisa mencegah terjadinya intoleransi laktosa. Anda bisa mengonsumsinya sesuai dengan kebutuhan. Alergi ini bisa berupa gatal-gatal dan ruam. Biasanya alergi laktosa dialami oleh bayi atau anak-anak yang mengonsumsi susu formula. 

3. Suplemen

Ternyata obat ini juga bisa menjadi suplemen saat dikonsumsi. Anda bisa mengonsumsinya dengan aman untuk menambah energi karena Lacto B mengandung banyak vitamin yaitu vitamin C, vitamin B1, B2, B3, dan B6. 

Cara Pemberian Obat Lacto B

1. Campurkan dalam Makanan dan Minuman

Jika diare dialami oleh anak-anak maka pemberiannya bisa dengan memasukkan ke dalam makanan. Anda bisa menggunakan bubur sebagai solusi untuk mencampurkannya agar lebih mudah diminum. Bisa juga makanan lain yang biasa dimakan anak Anda. 

Pilihan lainnya Lacto B bisa dilarutkan ke dalam minuman seperti susu atau air putih. Ada pun pemberian dosis untuk anak-anak usia 1-6 tahun adalah 3 sachet sehari. Jika pemberian kepada bayi bisa dicampurkan ke dalam ASI yang sudah dipompa. Dosis untuk anak di bawah 1 tahun adalah 2 sachet per hari.

2. Dicampurkan ke Yogurt

Buat orang dewasa bisa mencampurkan Lacto B ke dalam yogurt untuk diminum atau Anda bisa melarutkannya ke es krim. Jangan pernah mencoba mengonsumsi Lacto B dengan menggunakan minuman bersoda. 

Setelah dilarutkan segera minum Lacto B agar khasiatnya tidak rusak. Pemberiannya tidak boleh di-doubel dalam sekali minum. Dosis minum Lacto B untuk orang dewasa juga tiga kali sehari dengan satu sachet sekali minum. 

Penyimpanan Obat

Anda perlu melakukan penyimpanan obat dengan benar agar khasiatnya tidak rusak dengan menyimpan di tempat kering dan sejuk seperti di dalam kulkas. Jangan biarkan Lacto B disimpan di tempat yang langsung terkena cahaya matahari ataupun lembap.

Efek Samping Obat

Anda akan merasakan beberapa efek samping setelah mengonsumsi Lacto B yaitu pusing, kelelahan, keram perut, mual, muntah, dan alergi. Reaksi efek samping lainnya bisa mengalami pembengkakan pada wajah, lidah, bibir, atau pun tenggorokan.

Hanya saja tidak selalu setelah mengonsumsi obat akan mengalami reaksi efek samping ini. Jika Anda merasa tidak nyaman dan khawatir dengan efek samping ini bisa melakukan konsultasi ke dokter agar tidak terjadi risiko buruk lainnya. 

Obat Lacto B merupakan obat yang aman dikonsumsi dari bayi sampai dewasa sesuai ketentuan dosisnya. Anda bisa melakukan pembelian di apotek secara online jika tak ingin keluar rumah di masa-masa pandemi ini. Pastikan sebelum mengonsumsi obat membaca aturan pemakaiannya agar tidak kelebihan dosis karena bisa berisiko pada efek samping yang bisa terjadi nantinya.

Untuk tebus resep obat, Anda juga bisa mengunduh aplikasi Lifepack. Dengan Lifepack, Anda dapat menebus resep obat tanpa perlu antri di apotek. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store.

Categories
Obat Pengobatan

Jangan Panik, Ini Cara Penanganan dan Obat Mimisan

obat mimisan

Mimisan atau epistaksis merupakan kondisi di mana terjadi kerusakan pada pembuluh yang terdapat di dalam hidung, sehingga menyebabkan pendarahan. Jika misalnya Anda mengalami mimisan, jangan langsung panik. Anda bisa ikuti cara penanganannya berikut ini, serta mengonsumsi obat mimisan yang dianjurkan berikut ini. 

Cara Penanganan Mimisan 

Jika Anda mengalami mimisan, segera duduk dan jepitlah bagian yang lunak pada hidung, yang berada di atas lubang hidung, selama 10 hingga 15 menit.  Kemudian, majukan tubuh ke arah depan dan bernapaslah dari mulut. Hal ini dilakukan untuk membuat darah mengalir dan kering di bagian hidung, serta tak mengalir ke arah tenggorokan. 

Selanjutnya, letakkan kantung berisikan es batu yang sudah dibalut dengan handuk di atas tulang hidung Anda. Bertahanlah dalam posisi ini untuk beberapa saat, agar tekanan pada pembuluh darah di hidung bisa berkurang dan pendarahan berhenti. Jika misalnya pendarahan tetap terjadi setelah cara penanganan ini dilakukan, maka berkonsultasi dengan dokter merupakan solusi terbaik. 

Obat untuk Mengatasi Mimisan 

Selain mengatasi mimisan dengan cara penanganan yang telah dipaparkan di atas, Anda juga bisa menggunakan obat khusus untuk mengatasinya. Obat dekongestan seperti oksimetazolin bisa Anda semprotkan ke arah lubang hidung. Setelah disemprotkan, jepit bagian lubang hidung, lalu bernapaslah melalui mulut selama 5 hingga 10 menit. 

Obat mimisan ini bekerja dengan cara menyusutkan pembuluh darah yang mengalami kerusakan dan juga pendarahan. Bagi orang dewasa, obat jenis spray ini bisa digunakan 1 hingga 2 kali sehari, sesuai dengan kebutuhan. Selain orang dewasa, anak-anak yang berusia di atas 6 tahun juga bisa menggunakannya dengan dosis yang sama. 

Efek Samping yang Ditimbulkan oleh Obat untuk Mimisan 

Sebelum memakai obat untuk mimisan ini, tentu baiknya Anda ketahui dulu efek samping yang mungkin ditimbulkannya.  Pemakaian obat semprot ini bisa membuat detak jantung jadi cepat dan tak beraturan. Kemudian, penglihatan pun bisa mengabur, disertai dengan sakit kepala, rasa kantuk, dan sakit kepala ringan. Tak jarang, penggunanya juga merasa gugup dan gemetar. 

Cara Mencegah Terjadinya Mimisan 

Mencegah tentu lebih baik dibandingkan dengan mengobati. Oleh sebab itu, ada baiknya jika Anda cegah mimisan sebelum hal itu terjadi. Pertama, pencegahan bisa Anda lakukan dengan menjaga kondisi di dalam hidung tetap lembap. Jika misalnya kondisi dalam hidung kering, Anda bisa oleskan petroleum jelly ke dalam lubang hidung menggunakan cotton bud

Kedua, Anda bisa gunakan pelembap udara atau air humidifier, agar kelembapan dalam lubang hidung Anda tetap terjaga. Selanjutnya, berhentilah merokok karena kebiasaan ini bisa membuat bagian dalam hidung mengalami iritasi, mengering, hingga terjadi pendarahan. Kemudian, jangan mengupil atau meniup hidung terlalu keras, karena bisa melukai pembuluh darah di dalamnya. 

Cara pencegahan terakhir yang disarankan adalah dengan mengonsumsi obat alergi sewajarnya saja dan tak terlalu sering, sesuaikan saja dengan anjuran dokter. Pasalnya, pengonsumsian obat ini terlalu sering akan bisa membuat bagian dalam hidung menjadi kering. Bahkan dalam beberapa kasus, obat-obatan jenis tertentu bisa memicu mimisan dan membuat kondisinya jadi tambah parah. 

Itulah tadi cara penanganan mimisan, obat mimisan, serta cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah terjadinya mimisan. Jika misalnya Anda mengalami mimisan, tetaplah tenang dan jangan panik, lalu terapkan penanganan yang telah dijelaskan di atas. Jika sekiranya mimisan tetap tak berhenti, langsung saja Anda berkonsultasi dengan dokter untuk bisa mengatasi dan mengobatinya.

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store.

Categories
Obat

Penting! Ini Info Obat Lansoprazole Tentang Dosis dan Efek Samping

Lansoprazole merupakan obat untuk mengatasi gangguan lambung seperti Gastroesophageal Reflux Disease atau GERD, tukak lambung, serta sindrom Zollinger Ellison. Obat ini berguna untuk meredakan gejala akibat produksi asam lambung yang berlebih dengan menurunkan produksi asam lambung. Obat lansoprazole tersedia dalam bentuk pil atau tablet, kapsul serta injeksi.

Manfaat Lansoprazole

Obat ini dapat membantu mengobati masalah lambung dan esofagus. Lansoprazole membantu mengatasi kerusakan akibat asam yang berlebih pada kerongkongan dan perut, mencegah kanker esofagus serta terbentuknya tukak lambung. Obat ini juga bisa dikonsumsi untuk terapi jangka pendek orang dengan gejala GERD serta tukak lambung sebagai akibat dari konsumsi obat AINS. 

Baca: Obat Dumolid untuk Apa

Cara kerja obat ini yakni dengan menurunkan produksi asam lambung. Lansoprazole juga bisa digunakan untuk meredakan panas pada perut atau heartburn, batuk yang tidak kunjung sembuh dan sulit menelan.

Dosis Lansoprazole

Konsumsi obat lansoprazole sesuai petunjuk dokter, biasanya diminum sebelum makan sekali sehari. Jika ingin membelinya di apotek, ikuti anjuran dalam kemasan produk. Untuk penderita radang kerongkongan, dosis awal yang bisa diberikan yakni 30 mg sekali sehari dalam kurun waktu 8 minggu. 

Bagi penderita tukak lambung, dosis yang dianjurkan yakni 15 mg per hari, diminum 30 menit sebelum makan. Untuk pasien GERD, dosis awal sebesar 15 mg sekali sehari. Bisa memungkinkan mengkonsumsinya sampai 8 minggu. Sementara dosis lansoprazole untuk dewasa dengan keluhan tukak lambung akibat obat NSAID, bisa mengkonsumsi obat ini sebesar 30 mg sekali sehari, dengan waktu maksimal 8 minggu. 

Dosis bagi pengidap profilaksis tukak lambung yang diakibatkan oleh NSAID yakni 15 mg sekali sehari selama maksimal 12 minggu. Dosis lansoprazole untuk anak akan ditentukan oleh dokter dengan melihat kondisi anak. Jika. Jika melewatinya selama satu hari, jangan gandakan dosis. Tetap satu kali sehari. Jangan mengurangi atau menambah dosis yang telah dianjurkan.

Usahakan konsumsi obat pada jam yang sama setiap harinya. Hal ini agar memperoleh efek yang maksimal. Jika mengkonsumsi obat dalam bentuk kapsul, usahakan jangan menghancurkan atau membuka kapsul. Minumlah bersama segelas air putih.

Efek Samping Obat Lansoprazole

Efek samping ringan saat mengkonsumsi obat ini yakni sakit kepala, pusing, perut kembung, diare atau sembelit serta mual dan nyeri pada perut. Sementara efek samping lebih serius yakni pusing, perasaan gelisah, diare disertai darah, kram otot, pincang, jantung berdetak cepat atau tidak terdeteksi, kejang dan batuk, kekurangan vitamin B12 dalam darah, rendahnya kadar magnesium, putih mata menjadi kuning, patah tulang serta nyeri pada sendi.

Baca: Fungsi Obat Dulcolax

Efek samping serius lainnya yakni osteoporosis, penyakit kuning, alergi berat seperti anafilaksis dan sindrom steven johnson serta nekrolisis epidermal toksik.  Jika mengalami efek samping berlanjut seperti yang disebutkan tadi, segeralah hentikan konsumsi obat dan lakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan dokter. Obat ini juga bisa menimbulkan reaksi alergi seperti gatal-gatal atau biduran, bengkak pada wajah serta tenggorokan, bibir dan lidah, dan kesulitan bernafas.

Segeralah cari bantuan medis jika mengalami reaksi demikian yang disebabkan karena mengonsumsi obat lansoprazole. Tetapi tidak semua orang yang menggunakan obat ini mengalami efek samping. Demikian ulasan mengenai obat lansoprazole, mulai dari kegunaan, dosis, serta efek sampingnya. Konsumsi lansoprazole sesuai dosis dan anjuran dokter. Jika mengalami reaksi efek samping lebih serius atau gejala berat lainnya, segeralah konsultasikan dengan dokter atau datang ke klinik terdekat.

Categories
Obat

Kegunaan Obat Dulcolax

Anda pasti sering mendengar kata Dulcolax. Dulcolax adalah obat pencahar yang mengatasi masalah pada saluran pencernaan, seperti sembelit. Obat ini dapat dibeli tanpa resep dokter. Dulcolax mengandung Bisacodyl sebanyak 5 mg yang berguna sebagai stimulant laksatif atau obat yang merangsang pergerakan pada usus besar dan membantu feses keluar. Dulcolax juga berguna untuk mengosongkan perut juga membersihkan usus sebelum operasi.

Informasi

Dulcolax adalah obat untuk saluran pencernaan yang mengandung 5 mg Bisacodyl pada setiap tablet dulcolax. Bisacodyl sendiri adalah obat laksatif untuk mengatasi sembelit. Bisacodyl memiliki fungsi untuk mengatasi masalah sembelit, juga memberikan stimulant dalam usus seperti usus besar sampai mengeluarkan feses.

baca: Penjelasan Obat Ciprofloxacin

Bisacodyl merangsang saraf enteric sehingga membuat kontraksi pada usus besar. Bisacodyl berfungsi juga untuk membersihkan isi susu besar.

Obat dulcolax dapat anda temukan di lifepack.id, anda dapat membelinya dengan praktis tanpa repot keluar rumah dan mengantri karena lifepack.id akan mengantar obat ini kerumah anda.

Indikasi dan Kegunaan

Obat Dulcolax dapat digunakan untuk mengatasi konstipasi atau biasanya disebut dengan sembelit, dapat mengosongkan perut atau membersihkan usus besar, juga meningkatkan kadar air pada feses

Kontradiksi

Tidak semua orang bisa menggunakan obat pencahar atau obat sembelit ini. Obat dulcolax tidak boleh digunakan saat dalam kondisi memiliki hipersensitif atau memiliki alergi terhadap salah satu kandungan dalam obat ini, tidak boleh digunakan pada operasi peru akut, wanita yang sedang hamil, penderita abstruksi usus atau penyumbatan dalam usus, orang yang sedang menderita penyakit perforasi usus, pasien colitis toksik, pasien radang usus akut, mengalami radang usus buntu, dehidrasi berat, dan intoleransi terhadap laktosa atau sukrosa.

Dosis Dulcolax dan Cara Pemakaian

Obat Dulcolax memiliki bentuk tablet dan rektal. Setiap 1 strip kemasan obat dulcolaxberisi 4 tablet. Setiap tablet obat dulcolax mengandung 5 mg Bisacodyl. Dosis pemakain dulcolax yang sering direkomendasikan adalah

  • Dosis Dewasa

Tablet : jika diminum untuk pengobatan, 5 mg – 10 mg diminum 1 kali sehari pada malam hari. Jika diminum untuk mengosongkan perut pramedikal, 10 mg diminum 1 kali pada malam hari selama 2 hari sebelum operasi.

Rektal : jika digunakan untuk pengobatan, 1 rektal (10 mg) dimasukkan seluruhnya ke dalam anus. Jika digunakan untuk pengosongan perut, 1 rektal (10 mg) 1 jam sebelum operasi.

  • Dosis Anak – Anak

Tablet : 5 mg pada malam hari, 1 kali sehari.

Rektal : jika digunakan untuk pengobatan, 1 rektal (10 mg) dimasukkan seluruhnya ke dalam anus. Jika digunakan untuk pengosongan perut, 1 rektal (10 mg) 1 jam sebelum operasi.

Efek Samping Dulcolax

Obat dulcolax juga memiliki efek samping, diantaranya adalah gangguan pada saluran pencernaan seperti rasa tidak nyaman atau kram perut, diare, hyperkalemia, gripping atau sakit kepala mencekam. Jika setelah mengkonsumsi obat dulcolax anda mendapat gejala efek samping yang lain seperti mual, muntah, diare terus menerus, kram otot, BAB berdarah, kepala pusing, kelelahan, pingsan, iritasi dan anus, reaksi alergi serius, juga susah bernapas anda harus berkonsultasi kepada dokter jika mengalami gejala yang disebutkan tadi.

Peringatan dan Perhatian

Dalam mengkonsumsi obat dulcolax anda harus memperhatikan bahwa obat dulcolax diminum sebelum makan, jangan gunakan pada bayi dibawah usia 6 tahun. Jangan gunakan obat dulcolax minimal 1 jam setelah penggunaan obat – obat antasida, susu atau produk olahan susu. Jangan lupa untuk berkonsultasi kepada dokter terkait gejala yang sering muncul ketika mengkonsusmi obat ini. Dosis yang berlebihan dapat berakibat gangguan pencernaan yang serius.

Categories
Obat

5 Manfaat Beli Obat Online di Lifepack

Jika tidak ingin antri ketika membeli obat, Anda mungkin bisa melakukan transaksi secara online. Jangan khawatir, obat pasti diantar di hari itu juga dan sampai ke tangan pembeli kurang dari 4 jam. Maka dari itu, silakan beli obat online di Lifepack yang mulai disebut sebagai apotek online nomor 1 di Indonesia.

Apa Itu Apotek Lifepack?

Apotek Lifepack adalah apotek yang menjual produk obat dengan cara virtual atau online. Pembeli tinggal memesan via aplikasi atau mengakses langsung di situs Lifepack yang resmi.

Ayo Ikuti Webinar Kesehatan Paling Seru Tahun Ini

Lapak apotek online ini dirilis oleh PT Indopasifik Teknologi Medika Indonesia. Tujuannya untuk mempermudah layanan penebusan resep obat supaya bisa segera diminum sesuai dengan aturan pakai yang benar.

Manfaat Beli Obat Online di Lifepack

Ada banyak manfaat ketika beli obat online di lifepack. Maka dari itu, sistem semacam ini pun bisa menjadi rujukan terutama bagi keluarga pasien yang ingin menebus obat dengan lebih mudah. Ini dia manfaat-manfaat yang lainnya:

1. Tidak Perlu Antri Lama

Manfaat beli obat online di lifepack yang pertama adalah tidak perlu antri. Karena pembeli tinggal mengajukan pemesanan saja lewat aplikasi, lalu lakukan pembayaran. Setelah itu, tinggal menunggu obat dikirim maksimal 4 jam setelah pembayaran.

Jadi Anda masih bisa beraktivitas lain dengan nyaman di rumah. Karena yang mengirimkan obat adalah kurir khusus yang mengantarkan obat pesanan langsung di depan rumah.

Tentu ini berbeda jika antri di apotek offline. Anda tidak bisa pulang untuk melakukan aktivitas sebelum obat sudah dibawa pulang. Kecuali Anda rela nomor antrean dilewati atau diganti orang lain.

2. Obat Pasti Sesuai Resep

Jika membeli obat di Lifepack, pasti sesuai resep dokter. Karena inti dari layanan adalah penebusan obat bukan jual beli obat. Kecuali untuk obat-obat generik biasa yang bisa diperjualbelikan tanpa resep dokter.

Itu artinya, yang menentukan obatnya adalah pelanggan sendiri. Maka dari itu, ketika melakukan transaksi, screen shoot dari resep harus disertakan. Supaya bisa dilakukan pencarian obat yang sesuai.

Kecuali resep yang memang dikeluarkan oleh dokter dari pihak Lifepack. Terutama bagi Anda yang menggunakan jasa layanan konsultasi kesehatan gratis di lapak ini.

3. Cara Transaksi Lebih Mudah

Manfaat yang selanjutnya ialah cara transaksi beli obat jauh lebih mudah. Apalagi pihak developer sudah merilis satu aplikasi bernama Lifepack Apk, yang bisa digunakan untuk melakukan transaksi pembelian.

Aplikasi Lifepack Apk sendiri sudah ada di Google Play dan Play Store. Sehingga pelanggan tinggal mengunduh saja lalu instal agar terpasang di dalam smartphone android. Jangan khawatir ukuran software tidak terlalu besar dan dijamin tidak memberatkan perangkat.

Jika sudah ada aplikasi, untuk memesan obat atau menebus obat tidak perlu ke apotek Lifepack yang jauh. Tetapi bisa dilakukan dari rumah sembari beraktivitas, bahkan bertransaksi dengan rebahan juga bisa.

4. Terhindar Dari Stok Obat Habis

Jika beli obat online di Lifepack, akan terhindar dari stok yang habis. Karena lapak ini dirilis langsung oleh perusahaan distributor obat yang cukup terkemuka. Sehingga pelanggan tidak perlu pindah-pindah toko untuk mendapatkan obat.

Tentunya ini menghemat waktu dan tenaga daripada harus keliling keluar masuk apotek untuk mencari obat. Karena jika obat sesuai resep maka tidak boleh diganti dengan yang lain.

Selain itu, dengan berbelanja semacam ini, tentu obat yang dikonsumsi ada kemungkinan tepat dan pas sesuai dosis. Karena semua obat dipastikan tersedia dan tinggal diminum saja.

5. Bisa Mendapatkan Solusi Kesehatan secara Gratis

Manfaat yang terakhir adalah bisa mendapatkan solusi kesehatan secara gratis. Karena pihak Lifepack memiliki ahli medis dan farmasi yang sudah bersertifikat serta tergabung di IDI (Ikatan Dokter Indonesia).

Pelanggan bisa memanfaatkan dengan cara bertanya atau berkonsultasi tentang kesehatan atau penyakit tertentu. Nantinya pihak medis dari Lifepack akan menjawab sesuai spesialisasi mereka. Jangan khawatir layanan ini gratis.

Demikian beberapa manfaat beli obat online di Lifepack yang masih belum banyak diketahui orang. Sebuah sistem penebusan resep obat terbaru yang dipastikan lebih aman dan amanah.

Categories
Obat

Kenali Obat Dumolid dan Penggunaan yang Tepat

Dumolid adalah salah satu jenis obat-obatan medis yang sering disalah artikan serupa narkoba karena memiliki efek menenangkan penderita. Hal tersebut membuat banyak orang menyalahgunakan dumolid sebagai obat penenang seperti narkotika. Obat ini sendiri sebenarnya ditujukan untuk mengatasi penyakit kejang karena memiliki efek menenangkan dan untuk obat mereka yang sulit tidur atau insomnia. 

baca juga: Fungsi Ciprofloxacin

Kandungan Obat Dumolid

Di dalam obat dumolid terkandung zat nitrazepam. Kandungan di dalam obat dumolid berfungsi sebagai obat tidur bagi mereka yang mengalami kesulitan tidur (insomnia) berat. Hanya saja, obat dumolid tidak ditujukan untuk penggunaan jangka panjang karena bisa memberikan efek ketergantungan pada pasien serupa narkotika. Selain itu, penggunaan obat dumolid jangka panjang akan menurunkan efektivitas obat. Pada akhirnya, pasien akan terus menambah dosis hingga bisa menyebabkan kerusakan di kemudian hari. 

gambar dumolid

Penyalahgunaan obat dumolid terjadi ketika seseorang mengkonsumsi obat ini tanpa menggunakan resep dari dokter. Obat dumolid sendiri masuk ke dalam golongan obat benzodiazepine yang akan mempengaruhi senyawa kimia dalam otak. Pengaruh dumolid di dalam otak akan membuat kemampuan kerja otak menjadi berkurang. 

Penggunaan Dumolid yang Benar

Penggunaan obat dumolid yang benar tentu saja harus mengikuti resep dari dokter. Jumlah dosis yang akan diberikan oleh dokter tentu saja mulai dari yang sekecil mungkin selama dosisnya sudah dapat memberikan efek. Pasalnya, pemberian dosis pertama dalam jumlah besar akan membuat pasien harus menaikkan dosis di penggunaan selanjutnya, bisa dibutuhkan. 

Hal ini karena obat dumolid memiliki karakteristik toleransi. Karakteristik ini membuat obat dumolid harus dinaikkan dosisnya untuk penggunaan berikutnya karena efektivitasnya pada tubuh akan berkurang. Obat dumolid juga dapat menyebabkan gejala serupa putus obat meskipun pengugnaan hanya dalam jangka pendek saja. Oleh karena itu, sebelum menghentikan penggunaan, maka konsumsi akan diturunkan sedikit demi sedikit. 

Untuk konsumsi obat dumolid biasanya di waktu malam mengingat obat ini memiliki efek sebagai penenang dan obat tidur. Obat ini bisa Anda konsumsi meski perut dalam keadaan kosong maupun sehabis makan. Obat dumolid sebaiknya dikonsumsi tidak lebih dari 2 minggu. Oleh sebab itu jika dalam waktu 2 minggu Anda tidak merasakan perubahan segera hubungi dokter. 

Efek Samping Penggunaan Obat Dumolid

Konsumsi obat dumolid memiliki efek samping dari mulai mengantuk, gangguan pada sistem koordinasi tubuh, gelisah hingga pusing berlebihan. Sementara pada penggunaan jangka panjang yang dilakukan oleh mereka yang menyalahgunakan obat dumolid maka efek samping yang dirasakan bisa seperti gejala overdosis atau keracunan seperti berikut:

  • Hilang kesadaran dalam jangka panjang atau koma
  • Kesulitan untuk bernapas
  • Hipotensi atau tekanan darah rendah hingga menyebabkan rasa lelah yang amat sangat
  • Denyut jantung semakin melambat
  • Anoreksia berkaitan erat dengan gangguan makan yang menyerang kejiwaan seseorang. Gangguan makan ini akan menyebabkan penderita ingin terus menurunkan berat badan meski ia sudah kehilangan banyak berat badan. 
  • Insomnia atau kesulitan tidur. Pada awal penggunaan obat dumolid akan memberikan efek agar mudah tidur. Namun penggunaan jangka panjang justru menyebabkan penderita kembali insomnia karena dosis awal sudah tidak berfungsi. Oleh sebab itu penderita akan terus menambah dosis yang dikonsumsi. 
  • Pada efek yang lebih parah bisa menyebabkan kematian
  • Mengingat obat dumolid bukan merupakan obat bebas dan memiliki efek samping yang cukup berbahaya apabila salah digunakan, sangat penting agar pasien mengikuti dengan ketat anjuran dokter. Apabila merasakan efek samping maka segera hubungi dokter.
Categories
Obat

Ciprofloxacin: Fungsi, Dosis, dan Efek Samping

Ciprofloxacin atau mudahnya siprofloksasin merupakan salah satu jenis antibiotik yang digunakan untuk mengatasi berbagai jenis infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Antibiotik yang beredar memiliki fungsi dan tugasnya masing-masing, meskipun tergolong dalam antibiotik namun kamu tidak boleh sembarangan dalam mengkonsumsinya. Antibiotik ini dapat kamu jumpai dalam bentuk tablet, suntikan, dan tetes mata.

baca: Apa itu Cefadroxil?

Seperti fungsinya yang digunakan untuk mengatasi berbagai jenis infeksi yang disebabkan oleh bakteri, antiobiotik ini memiliki kandungan bahan akti ciprofloxacin Hcl yang bekerja untuk menghentikan pertumbuhan bakteri agar tidak semakin menyebar. Karena khusus untuk penyakit yang disebabkan oleh bakteri maka obat ini tidak dianjurkan untuk kamu yang sedang mengalami sakit yang disebabkan oleh virus seperti batuk pilek atau flu.

Antibiotik siprofloksasin ini dapat mengobati infeksi bakteri seperti infeksi saluran pernapasan, diare, infeksi seksual yang menular, infeksi saluran kemih, anthraks, serta infeksi lain yang ada pada bagian kulit, perut, mata, sendi dan tulang. Kita ambil contoh saja ketika mata sedang sakit tiba-tiba merah dan gatal maka kamu bisa menggunakan obat antibiotik ini dalam bentuk obat tetes. Antibiotik siprofloksasin ini bisa kamu temukan dalam merk dagang cifloxan, meflosin, bernoflox, interflox, bimaflox, clyowam, kifarox, ciproxin, phaproxin, ciflon, quinobiotic, bauinor forte, bufacipro, acipro, baxolyn, ciflamax, ciptid,cirok, floxil, iprobac, zalvos, ziprocap, vexcipro, profilox serta merek obat atau dagang lainnya yang beredar.

Dosis Dan Aturan Pakai

Antibiotik ini dapat dikonsumsi dengan dan/atau tanpa makanan, obat ini bisa dikonsumsi dalam setiap 12 jam sekali pada pagi dan sore hari. Ikuti aturan pakai yang sesuai saat mengkonsumsi obat ini, jika kamu mengkonsumsi obat ini dalam bentuk sirup maka sangat dianjurkan untuk menggunakan sendok takar yang ada. Jangan menggunakan sendok makan dengan mengira-ngira banyaknya sudah cukup atau belum karena ditakutkan obat yang akan dikonsumsi bisa lebih atau kurang tepat dosisnya. 

Obat ini juga bisa dikonsumsi dengan obat lainnya, namun kamu perlu memberi jeda waktu jika ingin mengonsumsi obat lain. Pastikan kamu meminum antibiotik ini 2 jam sebelum atau 6 jam setelah kamu mengonsumsi obat lainnya. Hal ini dilakukan agar masing-masing obat akan berfungsi dan bekerja secara optimal dan tidak mengurangi manfaat dari masing-masing obat yang kamu konsumsi. Agar obat dapat bekerja dengan baik, hindari meminum minuman dan minuman yang mengandung kalsium berlebih seperti yogurt dan susu.

Dosis yang diperlukan untuk penggunaan obat ini berbeda-beda, karena setiap penyakit memiliki penanganan yang berbeda. Beberapa penyakit yang bisa diatasi dengan mengkonsumsi obat ini adalah penyakit anthrax, otitis eksterna, penyakit tipes, prostatitis, infeksi ginjal, cystic fibrosis, cystitis, infeksi tulang dan sendi, radang pinggul, diare, infeksi perut, uretritis dan servisitis, meningitis, dan infeksi mata. Tidak semua dari penyakit tersebut memiliki dosis yang sama dan obat yang sama, ada beberapa penyakit yang hanya bisa menggunakan jenis obat dalam bentuk kapsul/tablet, suntik, dan obat tetes. Yang perlu diingat adalah dalam penggunaannya obat ini harus sesuai dengan aturan dokter, karena jika mengkonsumsi dengan dosis yang tidak tepat akan menyebabkan efek samping ringan atau parah.

Efek Samping Yang Dapat Terjadi

Setiap mengkonsumsi obat-obatan tentu akan ada efek samping dari penggunaanya, beberapa efek samping yang dapat muncul akibat penggunaan ciprofloxacin adalah :

  1. Sakit maag
  2. Sakit kepala
  3. Insomnia
  4. Diare
  5. Mual
  6. Muntah
  7. Keputihan dan gatal pada area vagina

Efek samping yang berbahaya dari penggunaan obat ini adalah sakit kepala hebat, mata dan kulit berubah menjadi kekuningan, muncul ruam kulit, sulit buang air kecil, sakit maag yang parah, dan jantung berdebar. Jika kamu mengalami hal-hal tersebut dalam penggunaan obat ini maka kamu perlu mendapatkan penanganan yang lebih serius, segera periksakan diri ke dokter agar dapat segera diatasi. 

Categories
Obat

Dexamethasone, Berbagai Manfaat dan Cara Pengonsumsiannya

Dexamethasone merupakan jenis obat yang digunakan untuk mengatasi peradangan, penyakit autoimun serta reaksi alergi. Biasanya, Dexamethasone tersedia pada bentuk tablet sebesar 0,5 mg, suntikan, sirup serta tetes mata. Dexamethasone sendiri masuk ke dalam golongan kortikosteroid. Seperti obat lainnya, Dexamethasone biasanya digunakan untuk untuk jangka panjang serta tak boleh dihentikan dengan tiba-tiba. 

Biasanya, sebelum menghentikan Dexamethasone, nantinya dokter akan menghentikan pengonsumsiannya dengan bertahap. Cara kerja Dexamethasone dengan mengurangi peradangan serta menurunkan sistem kekebalan tubuh, mirip dengan steroid yang dihasilkan tubuh dengan alami. Seperti yang sudah dijelaskan, penggunaan Dexamethasone tidak boleh sembarangan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

baca juga: Penjelasan Obat Cefadroxil

Peringatan Sebelum Pengonsumsian Dexamethasone

Sebelum menggunakan Dexamethasone, usahakan terlebih dulu melakukan konsultasi dengan dokter, lebih-lebih bila Anda memiliki alergi pada obat, makanan atau berbagai bahan lain yang berada di dalam obat ini. Bila Anda memiliki riwayat penyakit herpes, diabetes, infeksi jamur, penyakit ginjal, gangguan pembekuan darah, penyakit jantung dan yang lainnya, lebih baik perhatikan dosisnya dengan baik terlebih dahulu.

Ketika Anda melakukan konsultasi pada dokter, dan dokter meresepkan Dexamethasone, tak ada salahnya Anda memberitahu dokter jika Anda akan menjalani vaksinasi dan sejenisnya, karena hal ini bisas berisiko memberikan efek samping seperti osteoporosis. Selama mengkonsumsi Dexamethasone, hindari mengkonsumsi minuman yang mengandung alkohol maupun obat pereda nyeri, karena hal ini bisa menyebabkan pendarahan lambung.

Bagaimana jika Dexamethasone diberikan pada anak-anak? Perlu diketahui, pemberian Dexamethasone pada anak-anak dengan jangka panjang bisa menyebabkan tumbuh kembangnya menjadi terhambat. Oleh sebab itu saat memberikan Dexamethasone pada anak, pastikan telah memeriksakan buah hati secara berkala sehingga proses perkembangannya menjadi lebih diketahui.

Dexamethasone bisa menyebabkan pusing, sehingga ketika mengkonsumsi Dexamethasone, hindari melakukan aktivitas yang memerlukan kewaspadaan tinggi contohnya seperti berkendara di jalan. Sesudah mengkonsumsi Dexamethasone, hentikan mengendarai kendaraan hingga Anda yakin atau sanggup untuk melakukannya sendiri.

Dosis Pengonsumsian Dexamethasone

Dosis pengonsumsian Dexamethasone bergantung pada kondisi yang diderita oleh pasien. Jika digunakan untuk mengatasi peradangan serta penyakit autoimun, Anda bisa mengkonsumsi 0,5 hingga 9 mg per hari. Dosis pengonsumsian Dexamethasone maksimal 1,5 mg dalam sehari. Untuk anak-anak dosis awal biasanya diberikan 0,02 hingga 0,3 mg dan dibagi dalam 3 hingga 4 kali konsumsi.

Pengonsumsian Dexamethasone yang Tepat

Jika Anda memiliki sakit maag, lebih baik mengkonsumsi Dexamethasone sesudah makan. Dosis serta lama penggunaan Dexamethasone biasanya akan diberikan berdasarkan pada kondisi, usia, hingga respons pasien pada obat. Selain itu pastikan mengikuti berbagai saran dokter ketika mengkonsumsi Dexamethasone. 

Bila mengkonsumsi Dexamethasone sirup, pergunakan sendok yang berada di dalam kemasan, sehingga dosis yang diminum bisa tepat, hindari menggunakan sendok makan. Konsumsi, Dexamethasone di waktu yang sama setiap hari, sehingga pengobatan bisa berjalan secara efektif.

Agar Anda tidak lupa mengkonsumsi Dexamethasone, Anda dapat mengkonsumsi di jam yang sama. Penderita yang mengkonsumsi Dexamethasone dalam jangka panjang tidak boleh menghentikan pengonsumsian obat dengan tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter.

Efek samping dari Dexamethasone yang harus diperhatikan adalah nafsu makan yang berubah menjadi semakin meningkat, oleh sebab itu ketika mengkonsumsi Dexamethasone, Anda harus memperhatikan gizi makanan dengan baik sehingga tidak terjadi obesitas, selain itu Dexamethasone juga bisa menyebabkan perubahan siklus menstruasi, penambahan berat badan, gangguan tidur, sakit kepala, pusing hingga sakit perut. Walaupun jarang terjadi, Dexamethasone juga dapat menimbulkan efek samping seperti demam. 

Categories
Obat

Cefadroxil: Manfaat dan Dosis Obat yang Tepat

penirumasliusa.com – Obat cefadroxil adalah salah satu obat berjenis antibiotik yang bermanfaat dalam mengobati infeksi yang diakibatkan oleh bakteri pada saluran kencing, tenggorokan, jantung hingga kulit. Obat cefadroxil monohydrate dapat diperoleh dalam bentuk tablet yang tersedia di apotek. Hanya saja karena obat cefadroxil termasuk antibiotik, penggunaannya membutuhkan resep dokter. 

Manfaat Obat Cefadroxil

Obat cefadroxil adalah obat yang termasuk ke dalam golongan antibiotik berjenis sefalosporin yang berfungsi menghambat pertumbuhan bakteri. Konsumsi obat ini haruslah mengikuti anjuran dokter dan harus diminum hinga habis. Pasalnya, konsumsi obat cefadroxil yang sembarangan dapat menyebabkan bakteri tersebut menjadi kebal terhadap obat cefadroxil. 

Bakteri yang kebal terhadap obat akan menjadi masalah di kemudian hari karena artinya pasien harus mengkonsumsi dosis lebih tinggi. Saat Anda memeriksakan diri ke dokter, beritahukan dokter apabila Anda memiliki riwayat reaksi alergi terhadap obat tersebut. Beritahukan pula ke dokter apabila Anda memiliki masalah terhadap pencernaan, ginjal dan juga asma. 

Dosis Konsumsi Obat Cefadroxil

Untuk konsumsi obat cefadroxil haruslah mengikuti anjuran dokter. Konsumsi obat juga harus dilakukan setelah makan agar perut tidak dalam keadaan kosong. Dosis obat cefadroxil akan mengikuti kondisi pasien dan usianya. Berikut adalah dosis yang biasanya diberikan untuk obat cefadroxil:

1. Konsumsi untuk infeksi ringan sebesar 500 mg sebanyak dua kali sehari

2. Konsumsi untuk infeksi sedang – berat sebesar 1 hingga 2 g. Dosis ini bisa dalam sekali minum sebagai dosis tunggal ataupun dosis terbagi. 

3. Konsumsi untuk infeksi saluran kemih seperti sistitis berupa radang pada kandung kemih sebesar 1 hingga 2 g setiap hari bisa dalam dosis tunggal ataupun dosis terbagi. 

4. Konsumsi untuk penyakit tonsilitis dan juga faringitis adalah sebanyak 1 gram setiap hari atau bisa dibagi dalam sekali minum 500 mg sebanyak dua kali sehari. 

5. Konsumsi untuk penyakit berupa infeksi struktur kulit dan kulit adalah sebanyak 1 gram setiap hari atau bisa dibagi dalam sekali minum 500 mg sebanyak dua kali sehari. 

6. Konsumsi untuk infeksi saluran kemih tanpa komplikasi sebesar 1 hingga 2 g setiap hari. Konsumsi bisa dalam dosis tunggal ataupun dosis terbagi.

Sementara untuk konsumsi obat cefadroxil pada anak-anak akan disesuaikan dengan usia dan juga berat badan. Misalnya saja untuk anak usia 1 hingga 6 tahun maka dosisnya sebesar 250 mg dengan pemberian dua kali satu hari. 

Efek Samping Akibat Konsumsi Obat Cefadroxil

Meski memiliki beragam manfaat bagi pasien, namun konsumsi obat cefadroxil bagi beberapa orang justru dapat menimbulkan sejumlah efek samping. Efek samping yang timbul dari mulai ringan hingga serius. Untuk efek samping yang terbilang serius maka pasien harus segera dibawa ke dokter dan hentikan konsumsi obat. Berikut adalah efek samping yang mungkin terjadi:

1. Rasa mual bahkan pasien bisa mengalami muntah selama beberapa jam setelah konsumsi obat

2. Gangguan pada pencernaan dari mulai sembelit hingga diare

3. Peningkatan suhu tubuh dalam bentuk demam dan sakit kepala

4. Timbul rasa sakit pada tukak lambung berupa maag

5. Reaksi alergi berupa pembengkakan pada wajah, kulit yang terasa gatal karena timbul ruam berwarna merah, hingga sesak napas tiba-tiba. Reaksi alergi tidak dapat diabaikan karena bisa menyebabkan masalah yang lebih parah. 

Obat cefadroxil tidak dapat dikonsumsi bersamaan dengan beberapa jenis obat lainnya. Oleh karena itu pasien sangat disarankan untuk memberitahu dokter apakah sedang menjalani pengobatan lainnya atau sedang konsumsi pil KB.