Categories
Penyakit

Apa Itu Kelenjar Getah Bening Dan Bahayanya!

Banyak sekali penyakit yang membahayakan nyawa yang berhubungan dengan Kelenjar Getah Bening, sebenarnya apa sih kelenjar tersebut? Kelenjar ini merupakan salah satu bagian dari tubuh yang berperan sangat penting dalam sistem kekebalan tubuh. Kelenjar ini memiliki struktur jaringan yang bentuknya hampir mirip dan seukuran dengan kacang merah. Di dalam tubuh manusia terdapat ratusan kelenjar yang tersebar di area leher, paha bagian dalam, sekitar usus, paru-paru, dan di ketiak. 

baca juga: Ini Ciri Kanker Serviks yang Harus Diwaspadai

Fungsi utama dari kelenjar ini adalah untuk membantu tubuh melawan infeksi yang disebabkan dari bakteri, virus, ataupun yang lainnya. Dalam melindungi tubuh, kelenjar ini bekerja dengan cara menjebak bakteri, virus, atau penyebab penyakit lainnya yang kemudian akan dihancurkan oleh limfosit atau sel darah putih khusus. Tanda dari adanya aktivitas kelenjar ini pada saat tubuh sedang terserang penyakit adalah membengkaknya atau membesarnya kelenjar karena sedang bekerja untuk melawan penyebab penyakit. Oleh karena itu tak jarang seseorang akan mengalami pembengkakan di bagian ketiak, leher, paha, dan di bagian lainnya. Segeralah periksakan ke dokter karena ditakutkan akan berakibat fatal.

Adanya pembengkakan dari kelenjar ini akan mengakibatkan penyakit-penyakit yang sangat berbahaya seperti kanker kelenjar getah bening, pembengkakan kelenjar getah bening (limfadenopati generalisata), dan penyakit autoimun serta beberapa penyakit lainnya. Ketiga jenis penyakit ini merupakan jenis penyakit yang sangat bahaya dan sulit untuk disembuhkan. Oleh karena itu kita sangat wajib untuk menjaga kesehatan, meningkatan kualitas hidup yang sehat, menjaga pola makan sehat dan bergizi, agar bisa mencegah berbagai penyakit yang akan menyerang tubuh kita.

Gejala Penyakit Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Penyakit ini tergolong penyakit yang berbahaya karena gejala yang ditimbulkan tiap-tiap penderita akan berbeda. Terkadang beberapa area seperti di tengkuk leher, ketiak, lipat paha, dan payudara sudah membengkak namun tidak terasa sakit dan nyeri sehingga pertumbuhan atau pembengkakan tersebut tidak disadari. Karena tidak disadari, lambat laun akan menjadi lebih parah dan semakin berbahaya. Pembengkakan kelenjar getah bening ini bisa terjadi kapan saja dan kepada siapapun, oleh karena itu sangat wajib untuk memeriksakan diri ke dokter secara rutin agar kita lebih mengetahui seberapa sehatkah kita.

Umumnya, selain ditemukannya benjolan di beberapa bagian, gejala lain yang ditimbulkan juga meliputi :

  1. Demam.
  2. Tidak nafsu makan.
  3. Berkeringat saat malam hari.
  4. Flu.
  5. Sakit tenggorokan.
  6. Berat badan tiba-tiba turun.

Ketika gejala tersebut terus menerus muncul karena sebab yang tidak jelas dan bertambah semakin besar disertai dengan tekstur keras maka kamu harus segera memeriksakan diri ke dokter, terlebih lagi jika kamu sudah mengalami kesulitan saat menelan atau bernapas.

Penyebab Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Pembengkakan kelenjar limfa atau getah bening dapat disebabkan oleh beberapa faktor berikut ini :

  1. Adanya infeksi virus. 
  2. Infeksi Bakteri. 
  3. Infeksi Telinga. 
  4. Infeksi gigi
  5. Infeksi kulit.
  6. Mononukleosis
  7. Gangguan sistem imun atau kekebalan tubuh.

Jenis virus yang paling sering menyebabkan pembengkakan kelejar limfa adalah virus yang menyebabkan cacar air yang bernama varicella zoster, virus HIV pada penderita AIDS, virus yang menyebabkan penyakit herpes yaitu herpes simplex, dan virus ifluensa. Sedangkan bakteri yang dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar limfa adalah bakteri streptococcus penyebab radang tenggorokan, bakteri staphylococcus yang menyebabkan keracunan, bakteri mycobacterium yang menyebabkan penyakit TBC.

Saat kondisi masih belum parah dan tidak menunjukkan adanya suatu bahaya kamu bisa mengobati pembengkakan ini degan cara mengkonsumsi obat antibiotik. Namun ketika keadaan sudah mengarah parah mendekati kronis yang bisa jadi merupakan gejala penyakit kanker kelenjar getah bening maka kamu perlu memeriksakannya ke dokter untuk diagnosis yang lebih lajut dan mendapatkan penanganan yang tepat. 

Categories
Penyakit

Ciri Kanker Serviks yang Harus Diwaspadai Kaum Hawa

Kanker serviks menjadi salah satu penyakit yang menyerang kaum hawa. Dari berbagai macam jenis penyakit yang menyerang kaum hawa, kanker serviks menjadi penyakit yang begitu berbahaya. Agar terhindari dari adanya penyakit ini, penting bagi kita mengetahui apa ciri kanker serviks. Kanker serviks adalah penyakit yang menyerang leher rahim di organ intim.

baca juga: Penyebab Terjadinya Asam Urat

Biasanya, kanker serviks disadari saat sudah berada di stadium lanjut, oleh sebab itu tak hanya melakukan pemeriksaan diri, Anda juga harus mengetahui berbagai macam ciri dari kanker serviks sehingga dapat mengenalinya sejak dini, dan segera melakukan pengobatan.

Ciri Kanker Serviks

Berikut beberapa ciri dari kanker serviks:

  • Pendarahan up normal pada vagina. Ketika wanita memiliki penyakit kanker serviks, biasanya gejala awal yang muncul ialah pendarahan tak normal yang terjadi di vagina. Pendarahan ini bisa lebih banyak atau pun lebih sedikit dari menstruasi. Biasanya, pendarahan ini terjadi di antara periode menstruasi. Pendarahan juga bisa terjadi ketika melakukan hubungan seksual.
  • Mengalami keputihan. Ciri lain kanker serviks adalah mengalami keputihan yang tak normal. Lendir keputihan akan mengalami perubahan aroma, aroma yang tercium sangat tidak sedap, dan terjadi perubahan tekstur cairan vagina. Keputihan ini bisa disebabkan oleh penyakit lain juga, oleh karena itu, lakukan konsultasi ke dokter agar dapat memastikannya.
  • Terasa nyeri ketika melakukan aktivitas seksual. Ketika kanker serviks telah memasuki stadium lanjut, biasanya akan muncul tanda yang beragam seperti nyeri panggul ketika melakukan hubungan intim. Rasa nyeri ini muncul dan membuat Anda kurang nyaman ketika melakukan aktivitas seksual.
  • Intensitas buang air kecil menjadi semakin meningkat. Saat merasakan sakit ketika buang air kecil dan tak dapat menahan keinginan untuk buang air kecil, lebih baik Anda berhati-hati karena ini bisa jadi menjadi tanda dari kanker serviks. Biasanya, kondisi ini dikarenakan sel kanker yang tumbuh ke leher rahim serta menyebar sampai ke kandung kemih. 
  • Mudah letih. Ciri lain yang muncul ialah mudah lelah. Biasanya kondisi ini muncul bila pendarahan yang tidak normal menjadi semakin banyak sehingga tubuh menjadi kekurangan sel darah dan membuatnya menjadi lekas lelah. 

Apakah Kanker Serviks Dapat Disembuhkan?

Sebenarnya, ada beberapa pengobatan yang bisa dilakukan oleh pengidap kanker serviks, seperti:

  • Operasi. Biasanya, operasi disarankan oleh dokter sesudah menganalisa kondisi yang dialami pengidap. Ada beberapa metode operasi yang dapat dilakukan seperti operasi penghilang kanker, operasi pengangkatan leher rahim beserta dengan jaringan di sekitarnya, operasi mengangkat serviks serta tubuh rahim, dan yang lainnya.
  • Terapi radiasi. Bila kanker sudah berada di stadium tertentu, dokter juga akan melakukan terapi radiasi untuk langkah pengobatan. Terapi ini menjadi metode pengobatan yang menggunakan sinar X dengan energi tinggi. Terapi radiasi biasanya dilakukan bila risiko pengangkatan kanker sesudah operasi sudah dilakukan.
  • Kemoterapi. Tujuan kemoterapi sama dengan terapi radiasi, yakni membunuh sel kanker yang berada di dalam tubuh. Namun, kemoterapi menggunakan obat khusus yang masuk ke dalam tubuh dari pembuluh darah atau pil. Prosedur dari kemoterapi dilakukan untuk menghancurkan sel kanker. 

Selain pengobatan di atas, tentu saja penderita kanker serviks harus melakukan pola hidup yang sehat seperti rajin melakukan olahraga, menghindari mengkonsumsi makanan berlemak tinggi hingga melakukan diet sehat jika memiliki berat badan yang berlebihan. 

Categories
Penyakit Tips Sehat

Menderita Asam Urat di Usia Muda? Ketahui Penyebab dan Makanan Pelawannya

Apakah Anda pernah mengalami rasa nyeri sendi yang terjadi secara mendadak dengan waktu singkat dan tiba-tiba menghilang? Sepertinya Anda harus lebih waspada karena bisa jadi hal tersebut merupakan gejala dari asam urat. Lebih parahnya, pengidap asam urat biasanya mengalami gejala kronis karena serangan asam urat yang terus berulang dalam waktu lama.

bcaa juga: Cara Menyembuhkan Jerawat secara Alami

Menurut Lifepack.id, nyeri yang terjadi karena asam urat biasanya terjadi di bagian lutut, jempol kaki serta pergelangan kaki. Biasanya, nyeri ini terasa begitu parah ketika malam hari. Bukan hanya itu, beberapa pengidap asam urat akut juga merasakan demam selam mengalami nyeri. Gejala tersebut memang begitu mengganggu aktivitas, penyakit ini bahkan bisa terjadi karena berbagai hal yang sering diabaikan.

Penyebab Kemunculan Asam Urat

Berikut beberapa hal yang dapat menjadi penyebab asam urat:

  • Makanan serta minuman. Makanan serta minuman menjadi penyebab utama yang sering disepelekan. Saat Anda mengkonsumsi makanan dengan kadar purin tinggi seperti usus, ampela, paru serta makanan seperti cumi, udang, kepiting dan kerang, risiko terkena asam urat menjadi semakin meningkat. Selain makanan tersebut minuman berakohol dan manis juga dapat menyebabkan peningkatan pada asam urat.
  • Obat. Penyebab dari kemunculan asam urat yang lainnya adalah mengkonsumsi obat tertentu. Obat diuretik, atau obat yang digunakan untuk membuang kelebihan garam dan air di dalam tubuh bisa menjadi pencetus asam urat. Bukan hanya itu, proses penyembuhan sesudah operasi juga dapat menyebabkan kemunculan asam urat.
  • Berat badan yang berlebihan. Penyebab asam urat lainnya adalah kelebihan berat badan. Kelebihan berat badan dapat membuat tubuh memproduksi banyak asam urat sehingga kadar di dalam tubuh bisa semakin melonjak. Kondisi inilah yang membuat ginjal sulit membuang asam urat.
  • Mempunyai riwayat keluarga. Riwayat keluarga juga menjadi hal yang sering diwaspadai, jika Anda memiliki anggota keluarga yang mempunyai riwayat asam urat, Anda juga berisiko mengalami masalah tersebut. 

Makanan Penghalau Asam Urat

Jika Anda memiliki kadar asam urat yang tinggi di dalam tubuh, berikut beberapa makanan yang dapat Anda konsumsi, seperti:

  • Teh hijau. Teh hijau bisa dikatakan menjadi minuman yang ampuh untuk menurunkan asam urat. Teh hijau kaya akan kandungan antioksidan dengan nama katekin, senyawa ini yang dapat produksi asam urat dalam tubuh, selain itu teh hijau juga dapat mengeluarkan kristal asam urat.
  • Apel. Apel memiliki kandungan malid acid yang begitu baik untuk pengidap asam urat. Kandungan malid acid yang berada di dalamnya akan membantu menteralisir asam urat, selain itu apel juga mampu mengurangi rasa nyeri yang muncul ketika asam urat kambuh. Anda dapat mengkonsumsi buah apel dengan rutin.
  • Ikan salmon. Selain beberapa makanan di atas, ikan salmon juga bisa menjadi pilihan saat Anda ingin menurunkan asam urat dengan cara alami. Pastikan Anda memilih ikan salmon, bukan ikan lain, karena ikan lainnya bisa memiliki kandungan purin yang tinggi. Beda dengan ikan salmon. Ikan salmon memiliki kandungan omega-3 yang akan mengurangi pembengkakan serta peradangan. 
  • Kuaci. Kuaci atau biji matahari ini kaya dengan kandungan asam folat. Namun hal yang harus diperhatikan ialah, pastikan hanya mengkonsumsi kuaci, karena kacang-kacangan lain dapat memicu kenaikan asam urat.

Menurunkan asam urat dengan cara alami memang tidak mudah, apalagi kita hanya menggunakan makanan alami. Selalu perhatikan apa saja makanan yang Anda konsumsi agar kadar asam urat dalam tubuh bisa lebih cepat turun.