Categories
Tips Sehat

Efek Samping Penggunaan Obat Kuat Yang Tidak Boleh Disepelekan

Kebanyakan pria seringkali mengandalkan obat kuat agar terlihat handal dan perkasa. Namun beberapa orang masih secara sembarangan menggunakan obat yang sering kali dikenal dengan sebutan sildenafil atau viagra ini tanpa mencari tahu lebih dahulu tentang manfaat, fungsi, serta akibat atau efek sampingnya. Agar tidak salah langkah dalam mengkonsumsi obat ini maka bacalah terlebih dulu penjelasan dibawah ini!

Secara umum obat kuat yang berfungsi untuk meningkatkan kualitashubungan seksual terdiri dari tiga jenis yaitu :

  1. Obat yang berguna untuk memperbaiki gangguan seksual 
  2. Obat untuk meningkatkan libido yang berjneis obat afrodisiak
  3. Vitamin atau suplemen untuk meningkatkan stamina

Secara luas obat yang menjadi andalan dari setiap pria adalah Viagra, obat ini sangat terkenal di kalangan pria dan menjadi dewa untuk setiap urusan stamina dan keperkasaan. Padahal obat ini termasuk ke dalam salah satu jenis obat yang berfungsi atau ditujukan untuk memperbaiki adanya gangguan fungsi seksual pada pria. Sehingga dapat disimpulkan penggunaan obat yang sudah beredar secara bebas di pasaran ini telah menyalahgunakan fungsi utamanya atau biasa disebut dengan disfungsi. Selain viagra, obat lain seperti levitra atau cialis juga sangat terkenal yang sebenarnya ketiga jenis obat tersebut dilarang untuk dikonsumsi tanpa adanya resep dari dokter.

baca: Penjelasan Tekanan Darah yang Normal

Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan untuk medapatkan obat tersebut kamu perlu berkonsultasi terlebih dulu kepada dokter. Sama seperti penyakit atau keluhan lainnya, seseorang yang masih sangat awam pengetahuannya di bidang kesehatan akan sangat mengalami akibat yang sangat fatal jika salah mengkonsumsi obat atau menyalahgunakan obat dengan mengkonsumsinya tidak sesuai dosis atau anjuran dari dokter. Karena itu banyak sekali ditemui beberapa kasus efek samping yang disebabkan oleh mengkonsumsi obat jenis ini.

8 Efek Samping Penggunaan Bagi Kesehatan

Jika awalnya seorang pria berniat untuk menambah stamina saat mengonsumsi viagra, namun karena tidak mengetahui lebih dalam terkait jenis obat ini maka yang didapatkan justru adalah disfungsi ereksi. Disfungsi ereksi ini merupakan istilah lain dari impotensi yang bisa diartikan sebagai berkurangnya kemampuan seks pada pria. Meskipun impotensi ini dapat diatasi dengan mengonsumsi obat-obatan namun ketika penggunaannya salah, maka akan menimbulkan efek samping sebagai berikut :

  1. Sakit kepala
  2. Nyeri tubuh yang terasa sakit
  3. Pencernaan bermasalah
  4. Pusing berlebih
  5. Penglihatan rabun
  6. Flushes atau kemerahan pada kulit
  7. Flu, hidung tersumbat dan beringus

Ketujuh efek samping diatas merupakan efek samping dari penggunaan obat yang masih tergolong umum dan ringan. Jika kamu masih menganggapnya enteng dan tidak masalah maka kamu salah. Jika dikonsumsi secara terus menerus tanpa adanya anjuran dari dokter beberapa efek samping yang sangat fatal akan kamu alami. Efek samping yang fatal dan parah ini dapat berupa ereksi yang akan bertahan selama lebih dari  jam, kebutaan, serta kehilangan pendengaran atau tuli. Gejala serta efek samping tentu saja akan berbeda antara satu orang dengan orang lain. Namun ketika kamu merasa ada yang tidak wajar maka segera periksakan diri ke dokter.

Akali Dengan Menggunakan Obat Herbal Agar Bebas Dari Efek Samping Bahan Kimia

Setelah mengetahui efek samping yang disebabkan oleh cara konsumsi yang tidak tepat, tentu saja akan menimbulkan ke khawatiran dan kecemasan. Namun kamu tidak perlu khawatir, agar tetap bisa terlihat perkasa dan berstamina kamu bisa mengonsumsi obat-obatan herbal yang memiliki khasiat yang sama. Berikut ini beberapa obat herbal sebagai alternatif :

  1. Rumput Tanduk Kambing
  2. Ginkgo biloba
  3. Yohimbine
  4. Maca
  5. Jahe Putih
  6. Ginseng Merah
  7. Safed Musli
  8. Saffron
  9. Tribulus Terrestris

Bahan-bahan diatas dapat diolah sesuai dengan selera agar kamu bisa tetap menikmatinya saat mengkonsumsi. Dibandingkan dengan mengkonsumsi obat kuat yang memiliki efek samping berbahaya bagi tubuh, mengkonsumsi obat-obatan herbal diatas merupakan solusi terbaik karena bebas dari bahan kimia yang tidak kamu kenali fungsi dan kegunaannya.

Categories
Tips Sehat

Ketahuilah Berapa Tekanan Darah Normal Sesuai Dengan Tingkatan Usia!

Tekanan darah normal merupakan suatu ukuran dari seberapa kuat jantung seseorang untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Seseorang akan dikatakan memiliki kinerja tubuh yang maksimal ketika memiliki tekanan darah yang normal. Bisa dikatakan normal jika kamu memiliki tekanan darah yang tidak terlalu tinggi dan juga tidak terlalu rendah, lalu berapakah tekanan darah yang bisa dikatakan normal? Sebenarnya setiap orang memiliki tekanan darah normal yang berbeda-beda tergantung pada usia seseorang.

baca juga: Ciri Kanker Serviks di Indonesia

Meskipun sudah memiliki tekanan darah yang normal, namun itu tidak akan berlangsung selamanya. Tekanan darah seseorang setiap saat bisa naik atau turun tergantung pada aktivitas, pola hidup, serta beberapa kondisi yang dialami oleh seseorang. Selain itu tekanan darah antara pria dan wanita juga kadang berbeda tingkat kenormalannya karena wanita akan mengalami proses hamil, menstruasi, serta menopause. Menurut tingkatan usia, orang dewasa memiliki tekanan darah yang berbeda dengan tekanan darah pada anak kecil. Simak penjelasannya berikut ini!

Tekanan Darah Pada Anak Kecil Yang Bisa Dikategorikan Normal

Karena memiliki fase pertumbuhan yang banyak dan tergolong cepat, tekanan darah yang bisa dikategorikan normal bagi anak-anak cenderung sulit untuk diketahui. Biasanya pada bayi yang baru lahir tekanan darah pada angka 90/80 mmHg sudah dikategorikan normal. Kemudian seiring dengan berjalannya waktu, angka tersebut akan terus menerus berubah. Ketika sudah mencapai usia 3-12 tahun maka angka tekanan darah tersebut berubah menjadi 104-113 mmHg hingga 119-127 mmHg, angka ini menunjukkan tekanan darah yang normal.

Tekanan Darah Pada Orang Dewasa Yang Bisa Dikategorikan Normal

Pada orang dewasa yang memiliki kondisi tubuh yang sehat tanpa adanya suatu penyakit bawaan, maka tekanan darah yang bisa dikategorikan normal adalah 120/80 mmHg. Karena memiliki pola hidup dan makan yang cenderung asal-asalan dan sembarangan, kondisi tekanan darah pada orang dewasa seringkali mengalami perubahan yang cukup drastis. Angka 120 pada tekanan darah tersebut menunjukkan tingkat tekanan jantung saat memompa darah, dan angka 8- merupakan angka ketika organ jantung beristirahat saat proses memompa darah.

Tekanan Darah Pada Ibu Hamil Yang Bisa Dikategorikan Normal

Karena tergolong orang dewasa, maka tekanan darah pada ibu hamil yang bisa dikategorikan normal sama di angka 120/80 mmHg. Yang membedakan disini adalah pada kondisi ibu hamil ketika mengalami kenaikan atau penurunan maka angka akan berubah secara drastis, berbeda dengan kondisi lain yang perubahannya masih tegolong wajar.

Lalu Berapakan Tekanan Darah Penderita Hipotensi dan Hipertensi

Ketika seseorang tidak sedang dalam kondisi memiliki tekanan darah normal, maka ada dua kemungkinan yang terjadi yaitu itu orang tersebut sedang mengalami tekanan darah tinggi atau sedang mengalami tekanan darah rendah. Tekanan darah tinggi tau yang biasa dikenal dengan hipertensi merupakan sebuah kondisi dimana seseorang memiliki tekanan darah yang berada di angka 130/80 mmHg, jauh dari angka normal yang berada di angka 120/80 mmHg. Kondisi ini sangat tidak baik dan dapat membahayakan jiwa, namun beberapa orang tidak mengetahui gejala dan ciri-cirinya. Sedangkan tekanan darah rendah atau Hipotensi merupakan kondisi dimana seseorang memilki tekanan darah yang berada di angka 90/80 mmHg atau dibawahnya. Tekanan darah rendah memiliki bahaya yang jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan tekanan darah tinggi.  

Tips Untuk Memiliki dan Menjaga Tekanan Darah Agar Selalu Normal

Memiliki tekanan darah yang jauh lebih tinggi atau jauh lebih rendah daripada kondisi normal tentu akan mengganggu kegiatan sehari-hari. Umumnya penderita tekanan darah tinggi atau darah rendah akan sering merasakan sakit kepala dan pusing yang berlebihan. Beberapa kondisi juga menunjukkan penderita akan mengalami mual, muntah, penglihatan rabun, sesak napas, bahkan sampai tidak sadarkan diri. Agar terhindar dari kondisi tersebut, anda perlu melakukan beberapa hal untuk menjaga tekanan darah normal anda sebagai berikut :

  1. Rajin berolahraga
  2. Mengkonsumsi garam sewajarnya
  3. Pola makan yang sehat
  4. Tidak stress

iktui tips tersebut untuk menjaga tekanan darah agar tetap normal ya. 

Categories
Penyakit Tips Sehat

Menderita Asam Urat di Usia Muda? Ketahui Penyebab dan Makanan Pelawannya

Apakah Anda pernah mengalami rasa nyeri sendi yang terjadi secara mendadak dengan waktu singkat dan tiba-tiba menghilang? Sepertinya Anda harus lebih waspada karena bisa jadi hal tersebut merupakan gejala dari asam urat. Lebih parahnya, pengidap asam urat biasanya mengalami gejala kronis karena serangan asam urat yang terus berulang dalam waktu lama.

bcaa juga: Cara Menyembuhkan Jerawat secara Alami

Menurut Lifepack.id, nyeri yang terjadi karena asam urat biasanya terjadi di bagian lutut, jempol kaki serta pergelangan kaki. Biasanya, nyeri ini terasa begitu parah ketika malam hari. Bukan hanya itu, beberapa pengidap asam urat akut juga merasakan demam selam mengalami nyeri. Gejala tersebut memang begitu mengganggu aktivitas, penyakit ini bahkan bisa terjadi karena berbagai hal yang sering diabaikan.

Penyebab Kemunculan Asam Urat

Berikut beberapa hal yang dapat menjadi penyebab asam urat:

  • Makanan serta minuman. Makanan serta minuman menjadi penyebab utama yang sering disepelekan. Saat Anda mengkonsumsi makanan dengan kadar purin tinggi seperti usus, ampela, paru serta makanan seperti cumi, udang, kepiting dan kerang, risiko terkena asam urat menjadi semakin meningkat. Selain makanan tersebut minuman berakohol dan manis juga dapat menyebabkan peningkatan pada asam urat.
  • Obat. Penyebab dari kemunculan asam urat yang lainnya adalah mengkonsumsi obat tertentu. Obat diuretik, atau obat yang digunakan untuk membuang kelebihan garam dan air di dalam tubuh bisa menjadi pencetus asam urat. Bukan hanya itu, proses penyembuhan sesudah operasi juga dapat menyebabkan kemunculan asam urat.
  • Berat badan yang berlebihan. Penyebab asam urat lainnya adalah kelebihan berat badan. Kelebihan berat badan dapat membuat tubuh memproduksi banyak asam urat sehingga kadar di dalam tubuh bisa semakin melonjak. Kondisi inilah yang membuat ginjal sulit membuang asam urat.
  • Mempunyai riwayat keluarga. Riwayat keluarga juga menjadi hal yang sering diwaspadai, jika Anda memiliki anggota keluarga yang mempunyai riwayat asam urat, Anda juga berisiko mengalami masalah tersebut. 

Makanan Penghalau Asam Urat

Jika Anda memiliki kadar asam urat yang tinggi di dalam tubuh, berikut beberapa makanan yang dapat Anda konsumsi, seperti:

  • Teh hijau. Teh hijau bisa dikatakan menjadi minuman yang ampuh untuk menurunkan asam urat. Teh hijau kaya akan kandungan antioksidan dengan nama katekin, senyawa ini yang dapat produksi asam urat dalam tubuh, selain itu teh hijau juga dapat mengeluarkan kristal asam urat.
  • Apel. Apel memiliki kandungan malid acid yang begitu baik untuk pengidap asam urat. Kandungan malid acid yang berada di dalamnya akan membantu menteralisir asam urat, selain itu apel juga mampu mengurangi rasa nyeri yang muncul ketika asam urat kambuh. Anda dapat mengkonsumsi buah apel dengan rutin.
  • Ikan salmon. Selain beberapa makanan di atas, ikan salmon juga bisa menjadi pilihan saat Anda ingin menurunkan asam urat dengan cara alami. Pastikan Anda memilih ikan salmon, bukan ikan lain, karena ikan lainnya bisa memiliki kandungan purin yang tinggi. Beda dengan ikan salmon. Ikan salmon memiliki kandungan omega-3 yang akan mengurangi pembengkakan serta peradangan. 
  • Kuaci. Kuaci atau biji matahari ini kaya dengan kandungan asam folat. Namun hal yang harus diperhatikan ialah, pastikan hanya mengkonsumsi kuaci, karena kacang-kacangan lain dapat memicu kenaikan asam urat.

Menurunkan asam urat dengan cara alami memang tidak mudah, apalagi kita hanya menggunakan makanan alami. Selalu perhatikan apa saja makanan yang Anda konsumsi agar kadar asam urat dalam tubuh bisa lebih cepat turun. 

Categories
Tips Sehat

Bagaimana Cara Menghilangkan Jerawat dengan Alami? Simak Disini

Jerawat menjadi masalah kulit yang sangat sering terjadi. Kondisi ini dapat menimbulkan rasa kurang nyaman bahkan menurunkan tingkat kepercayaan diri. Sebenarnya, ketika wajah memiliki jerawat, jerawat tersebut akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari atau beberapa minggu. Tetapi, agar proses penyembuhannya bisa lebih cepat, ada beberapa cara yang dapat dicoba. 

baca juga: Tips Menghilangkan Bekas Jerawat yang Efektif

Perawatan Alami untuk Kulit yang Berjerawat

Bagi Anda yang memiliki wajah berjerawat, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk merawat wajah dengan alami, seperti:

  • Mencuci wajah dengan rutin

Cara menghilangkan jerawat dengan alami yang paling utama adalah rajin membersihkan wajah. Anda bisa membersihkan wajah dengan rutin menggunakan sabun yang lembut. Bersihkan wajah 2 kali dalam sehari.

  • Menggunakan tabir surya

Mengapa pemilik wajah berjerawat harus teratur menggunakan tabir surya? Setelah selesai melakukan berbagai perawatan, Anda dapat mengoleskan tabir surya pada wajah. Hal ini disebabkan karena pancaran sinar matahari akan semakin memperparah jerawat. Tetapi, karena umumnya tabir surya memiliki sifat comedogenic, lebih baik Anda melakukan konsultasi dengan dokter terlebih dulu. 

  • Mengoleskan toner

Sesudah mencuci muka, Anda dapat mengoleskan toner pada wajah. Toner akan membantu membersihkan kotoran serta sisa make up yang menempel di wajah. Tak hanya itu, toner nantinya juga akan membantu menetralkan Ph kulit serta mengurangi produksi minyak. Akhirnya masalah kulit seperti jerawat tidak akan Anda alami. 

  • Mengoleskan pelembab

Jangan lupa selalu menggunakan pelembab setelah mandi terutama di pagi hari. Hal ini dilakukan guna menjaga kelembaban wajah. Kondisi wajah yang lembab dapat menghambat produksi minyak dan akhirnya mencegah munculnya jerawat baru di wajah Anda. Agar lebih aman saat menggunakan pelembab, pilih pelembab yang memiliki label bebas minyak. 

Bahan Alami untuk Mengusir Jerawat

Untuk mengusir masalah jerawat, berikut berbagai bahan alami yang bisa Anda jadikan sebagai pilihan:

  • Es batu

Memiliki es batu di rumah? Anda dapat menggunakannya untuk mengatasi masalah jerawat. Es batu dapat mengurangi peradangan jerawat. Untuk mengaplikasikannya, Anda dapat membungkus es dengan menggunakan air bersih, tempelkan di kulit yang sedang berjerawat selama beberapa menit, metode ini akan mengurangi pembengkakan dan kemerahan pada jerawat. 

  • Madu

Cara berikutnya adalah menggunakan madu. Madu akan menjaga bakteri baik yang berada di wajah. Bakteri baik inilah yang nantinya mempercepat penyembuhan jerawat.

  • Putih telur

Kandungan enzim lysozyme yang berada di dalam putih telur dapat menghilangkan jerawat. Anda cukup memisahkan kuning telur serta putih telur. Campurkan putih telur dengan perasan lemon serta aplikasikan pada wajah layaknya masker dan diamkan selama beberapa menit. Bilas wajah hingga bersih. 

  • Bawang putih

Kandungan zat sulfur yang berada di dalam putih dipercaya mampu menghilangkan jerawat dengan alami dan cepat. Anda bisa memotong bawang putih menjadi bagian yang kecil dan tempelkan di jerawat. Diamkan selama beberapa menit dan bilas dengan menggunakan air bersih. 

  • Perasan lemon

Lemon memiliki kandungan asam askorbat yang sangat tinggi dan bisa digunakan sebagai penghilang jerawat yang membandel. Anda bisa mengoleskan perasan lemon di wajah dan diamkan selama beberapa menit. Bilas dengan air bersih.

Selain melakukan cara menghilangkan jerawat di atas, Anda juga harus memperhatikan asupan makanan sehari-hari. Hindari mengkonsumsi makanan yang mengandung minyak berlebihan, selain itu hindari mengkonsumsi telur. Selain itu, hindari untuk memencet jerawat, memang keberadaannya akan membuat kita ingin memencet, namun jika hal tersebut dilakukan akan membuatnya semakin  meradang. 

Categories
Tips Sehat

Cara Menghilangkan Bekas Jerawat dengan Alami dan Sederhana

Walaupun bukan menjadi sebuah masalah yang  besar, namun noda yang menjadi bekas jerawat pada wajah bisa membuat seseorang berkurang tingkat kepercayaan dirinya. Apakah Anda juga mengalaminya? Jika demikian, sepertinya tidak perlu cemas secara berlebihan. Nyatanya, ada berbagai macam cara yang bisa digunakan untuk menghilangkan bekas jerawat dengan bahan alami dan mudah diikuti.

baca: Penjelasan Obat Dexamethasone

Biasanya, ketika menemukan bekas jerawat, wanita akan langsung menuju ke klink kecantikan, sebenarnya tak ada salahnya untuk melakukannya, namun dibandingkan dengan menggunakan bahan-bahan kimia yang mungkin bisa menimbulkan efek kurang baik untuk wajah Anda, lebih baik menggunakan cara alami di rumah.

Tak hanya mudah, melakukan perawatan wajah dengan bahan alami juga minim efek samping serta memiliki harga lebih murah. Lantas, apa saja bahan alami yang dibutuhkan untuk mengatasi hal ini? 

Cara Menghilangkan Bekas Jerawat dengan Bahan Alami

Berikut berbagai bahan alami yang bisa Anda gunakan.

  • Lidah buaya

Tak perlu menggunakan krim dengan harga mahal untuk menghilangkan bekas jerawat. Anda bisa menggunakan lidah buaya. Tak hanya mudah diperoleh, lidah buaya juga dibanderol dengan harga murah. lidah buaya memiliki kandungan barbaloin, aloin, aloe emodin, aloesin, kandungan ini bisa digunakan untuk membantu menghilangkan bekas-bekas jerawat yang membandel.

Gel yang berada di dalam lidah buaya dipercaya bisa membantu meregenerasi kulit, dengan tahap ini, bekas jerawat bisa dengan mudah dihilangkan, asalkan dengan pengaplikasikan yang rutin. 

Bukan hanya membuat bekas jerawat pada wajah menghilang, namun lidah buaya akan membuat kulit wajah menjadi semakin cerah dan mulus. Untuk penggunaannya, Anda bisa mengaplikasikan gel lidah buaya selama seminggu penuh pada wajah. 

  • Minyak zaitun

Minyak zaitun mempunyai berbagai macam manfaat untuk kulit, salah satunya sebagai penghilang bekas jerawat di wajah. Minyak zaitun mempunyai antioksidan yang alami sehingga bisa menyembuhkan serta menghilangkan bekas jerawat dengan sangat cepat. 

Tak hanya itu, minyak zaitun juga mempunyai sifat anti inflamasi yang bisa membantu mencegah infeksi dan melembabkan kulit. Tetapi, disarankan untuk menggunakan minyak yang alami sehingga manfaatnya menjaadi semakin optimal.

  • Madu

Madu menjadi bahan alami yang mempunyai manfaat begitu banyak. salah satu manfaat yang dimilikinya ialah menghilangkan bekas jerawat membandel pada wajah. Namun, Anda tidak bisa menggunakan sembarang madu, madu yang digunakan harus madu alami, karena madu alami mempunyai efek anti bakteri.

Selain itu madu alami belum diproses pencampuran dengan air dan pemanasan, sehingga tetap mempunyai efek anti inflamasi serta anti bakteri. Selain menghilangkan bekas jerawat, madu juga dapat digunakan untuk menghilangkan jerawat yang masih meradang serta melembabkan kulit.

  • Tomat 

Tomat sangat baik untuk dikonsumsi, kandungan vitamin C, A serta likopen yang berada di dalamnya berfungsi sebagai pengencang kulit wajah. Selain itu tomat juga berguna untuk menghilangkan bekas jerawat pada wajah. 

  • Mentimun

Penggunaan mentimun untuk masker bisa membantu Anda untuk menghilangkan bekas jerawat di wajah. Mentimun memiliki kandungan magnesium, vitamin A, dan C sehingga dapat menghidrasi wajah dan mengatasi peradangan. Untuk mengatasinya, Anda dapat mengiris timun dengan tipis dan gunakan irisannya sebagai masker wajah. Lakukan cara ini dengan rutin. 

Jadi, cara menghilangkan bekas jerawat sebenarnya tidak sesulit seperti yang kita bayangkan, selain itu kita juga harus melakukan berbagai perawatan di atas dengan rutin sehingga bekas jerawat segera menghilang.