Categories
Dunia Kesehatan

Ini Bahaya Penggunaan Ganja Dalam Jangka Panjang

penirumasliusa.com – Siapa yang tak kenal dengan ganja? Pasti semua orang sudah mengenal yang namanya ganja ini. Bisa dikatakan, ganja adalah salah satu jenis narkoba yang cukup populer di Indonesia. Apalagi, ganja sendiri terkenal karena memiliki dampak yang cukup bahaya baik termasuk ringan atau berat untuk tubuh seseorang.

Awas Efek Samping Obat Kuat!

Bahkan perlu Anda ketahui, ganja ini dapat menyebabkan seseorang mengakamai sakau dan kecanduan yang berat. Hanya saja, untuk kasus sakau dan kecanduan ganja bisa dibilang sangat jarang terjadi jika dibandingkan dengan berbagai jenis narkoba lain yang pernah ada di Indonesia hingga saat ini.

Bagi mereka yang sudah kencaduan ganja, seringkali menyebut bahwa ganja dapat membuat lebih tenang. Padahal, efek dari ganja pada tubuh dapat berkembang dengan perlahan dan bertahan lama di dalam tubuh. Efek ini pun juga dapat tetap bekerja meskipun Anda sedang dalam keadaan sadar sekalipun.

Biasanya, mereka yang kecanduan atau sakau dengan ganja akan menggunakannya sebagai rokok. Rokok pada ganja ini dapat memberi sensasi halusinogen pada  tubuh pecandunya. Belum lagi, merokok dengan menggunakan ganja dalam jangka waktu panjang bahkan dapat menurunkan vitalitas seksual bagi pencandu khususnya pria dalam berbagai cara.

Efek Buruk dari Ganja Bagi Seksualitas Kaum Pria

Anda pun wajib mengetahui beberapa dampak buruk yang bisa didapatkan dari merokok menggunakan ganja untuk seksualitas pria. Efek negatif pertama dan yang cukup berbahaya adalah terjadinya disfungsi ereksi pada Anda. Disfungsi ereksi ini juga sering disebut dengan impotensi oleh kebanyakan orang dan dalam dunia medis.

Secara umum, disfungsi ereksi atau impotensi ini disebabkan oleh masalah psikologis yang muncul pada diri Anda, seperti mengalami stres berat hingga depresi dan gangguan kecemasan. Meski begitu, impotensi ini juga menjadi salah satu efek dari ganja pada tubuh pria yang sayangnya kerap sekali disepelekan dan diangap sebelah mata..

Padahal, zat aktif tetrahydracannabinol atau THC yang ada di dalam ganja dapat meningkatkan detak jantung Anda hingga 20%. Bahkan, efek ini akan langsung dirasakan pada isapan pertama ganja. Efek ini pun bisa bertahan hingga selama tiga jam, sehingga nantinya dapat menyebabkan tekanan darah meningkat serta irama jantung yang tidak stabil.

Otot jantung yang terus terus dipaksa untuk bekerja keras dalam mengalirkan darah ini dapat menyebabkan pembuluh arteri menjadi kurang fleksibel dan akhirnya menyempit. Sehingga, hal ini akan membuat aliran darah menuju penis menjadi berkurang. Bahkan, efek dari ganja di dalam tubuh dapat menghambat kerja reseptor saraf di otak.

Resepor saraf ke otak ini berfungsi untuk menyampaikan sinyal ke dalam jaringan penis Anda untuk menciptakan ereksi. Jika hal ini terjadi, akibatnya Anda pun bisa kesulitan ketikaereksi ataupun juga untuk memertahankan tingkat ereksi Anda. Apalagi, ereksi yang Anda capai pun mungkin juga akan menjadi kurang keras.

Terlebih lagi, penggunaan ganja dalam dosis yang tinggi akan meningkatkan risiko seseorang mengalami disfungsi ereksi secara lebih besar. Angka dari kejadian disfungsi ereksi ini bisa dikatakan tiga kali lebih besar bagi mereka para perokok ganja jika dibandingkan dengan yang tidak mengonsumsi ganja sama sekali.

Selanjutnya, efek buruk dari ganja yang tak boleh disepelekan adalah sulitnya Anda untuk orgasme. Sebenarnya, ada tiga faktor utama yang dapat membuat seorang pria susah untuk orgasme, yaitu kerusakan saraf, gangguan hormon dan kondisi psikologi orang itu. Ketiga hal ini lah yang dapat dipengaruhi oleh kebiasaan merokok ganja dalam waktu yang panjang.

Bahkan, pemakaian ganja dalam jangka waktu yang panjang ini juga dapat mengakibatkan kadar hormom testosteron Anda menurun. Sehingga, hal ini akan berimpas pada menurunnya kemampuan penis Anda untuk berereksi dan sulit untuk mengalami ejakulasi. Hal ini tentunya akan sangat berdampak besar pada kemampuan seksualitas Anda.

Sementara itu, pemakaian ganja dalam jangka panjang ini juga dapat membuat otak menghasilkan zat dopamin yang berlebihan, sehingga menyebabkan kecanduan. Jika sudah mengalami kenduan pada ganja ini, maka dipastikan orang tersebut akan mengalami kesulitan untuk orgasme yang labih besar.

Berikutnya, payudara Anda pun juga bisa membesar. Mungkin hal ini terdengar cukup langka. Tapi, efek ganja pada tubuh pria yang satu ini juga bisa menyebabkan payudara membesar. Hal ini terjadi akibat dari ketidakseimbangan hormon di dalam tubuh. Kondisi ini sendiri sering disebut sebagai ginekomastia dan bisa memengaruhi kemampuan vitalitas pria.

Penggunaan ganja dalam waktu lama pun juga dapat menyebabkan ketergantungan viagra. Pasalnya, bagi para pengguna ganja jangka panjang akan jauh lebih memiliki kemungkinan untuk memakai viagra sebagai solusi dalam mengatasi masalah seksualnya dibanding dengan kelompok pria yang bukan pengguna ganja.

Dampak Buruk Onani Lihat Di Sini

Viagra sendiri mengandung zat sildenafil sitrat yang bekerja untuk memerlebar pembuluh darah. Hal ini berfungsi untuk memerlancar aliran darah agar darah yang mengalir ke penis dengan cepat. Akan tetapi, viagra ini sebenarnya tidak dianjurkan untuk dikonsumsi secara sembarangan tanpa resep karena dapat menyebabkan penyakit jantung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *