Categories
Penyakit

Muncul Sebelum Serangan Jantung, Apa Itu Angina Pectoris?

Apa Itu Angina Pectoris

Jangan pernah anggap remeh rasa nyeri pada dada yang disertai dengan sesak nafas mual dan keringat berlebih. Sebab beberapa hal tersebut bisa menjadi pertanda angina pectoris pada tubuh Anda. Banyak orang awam yang menyebut kondisi ini sebagai angin duduk. Lalu sebenarnya apa itu angina pectoris? Ini dia beberapa penjelasan mengenai angina pectoris.

Apa Itu Angina Pectoris?

Angina pectoris atau angin duduk merupakan nyeri dada yang disebabkan karena kurangnya pasokan darah beroksigen yang menuju ke jantung. Pada umumnya nyeri dada yang disebabkan karena angina tidak bisa diprediksi. Selain itu angina juga bisa disebabkan karena kejang otot yang terjadi pada arteri koroner.

Seberapa Umumkah Kondisi Ini?

Angina memang merupakan salah satu penyakit yang cukup banyak terjadi di masyarakat. Siapa saja sebenarnya berisiko mengalami penyakit ini. Namun risiko penyakitnya akan terus meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Terlebih lagi pada pria yang berusia di atas 45 tahun dan wanita yang sudah berusia di atas 55 tahun.

Meski demikian tak perlu merasa khawatir, sebab Anda masih bisa mengurangi risiko terserang penyakit angina pectoris dengan mengurangi faktor risiko yang dimiliki. Selain itu jangan lupa konsultasikan dengan dokter guna mencari tahu lebih lanjut mengenai penyakit angina pectoris.

Terbagi Menjadi Dua Jenis

Secara garis besar ada dua macam angina yakni angina stabil dan tidak stabil. Faktor pemicu angina stabil antara lain seperti masalah pencernaan, stres, kondisi medis yang membuat jantung bekerja lebih keras dan melakukan olahraga berat. Umumnya gejala ini akan pulih dalam waktu 5 menit setelah beristirahat atau mengonsumsi obat.

Sedangkan gejala angina tidak stabil tidak akan langsung hilang meski sudah beristirahat dan mengonsumsi obat. Bahkan rasa nyeri yang dialami juga terbilang lebih lama, bisa mencapai 30 menit. Hal yang satu ini merupakan kondisi darurat yang membutuhkan penanganan medis dengan segera.

Lalu apa yang terjadi dengan angina pectoris? Kondisi ini umumnya ditandai dengan rasa nyeri pada dada yang menjalar ke bagian tubuh lainnya. Pada beberapa kasus penderitanya akan mengalami gejala sesak nafas, gelisah, pusing, keringat berlebih, mudah lelah hingga rasa nyeri seperti gejala penyakit asam lambung.

Tak hanya itu saja, kemungkinan juga timbul rasa nyeri yang terasa menusuk dan panas seperti terbakar. Sebagian penderitanya menggambarkan gejala ini seperti sedang dibekap atau dicengkeram.

Awasi Penyebab Angina Pectoris

Sudah barang tentu jika jantung membutuhkan asupan darah yang kaya oksigen yang cukup agar bisa bekerja dengan baik. Darah pada organ ini nantinya akan dialirkan melalui dua pembuluh darah besar. Angin duduk ini terjadi ketika pembuluh darah koroner mengalami penyumbatan atau penyempitan.

Pada dasarnya penyumbatan dan penyempitan pembuluh darah bisa disebabkan oleh banyak faktor. Mulai dari kebiasaan merokok, stres, makan secara berlebihan, udara dingin, timbunan lemak, kolesterol tinggi, hipertensi, diabetes hingga pembekuan darah yang mengurangi atau menghalangi aliran darah menuju jantung.

Pencegahan Angina Pectoris

Sebenarnya ada beberapa langkah pencegahan yang bisa Anda lakukan untuk mencegah angina pectoris. Mulai dari rutin berolahraga, menghindari makanan yang berbahaya bagi jantung, mengonsumsi makanan yang sehat untuk jantung, menjaga berat badan tetap ideal, berhenti merokok dan membatasi konsumsi minuman beralkohol.

Itu dia beberapa penjelasan yang perlu Anda ketahui seputar apa itu angina pectoris. Apabila memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai angina pectoris, konsultasikan dengan dokter guna mendapatkan solusi terbaik terkait dengan masalah tersebut.

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antre. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *