Categories
Tips Sehat

Cara Menghilangkan Bekas Jerawat dengan Alami dan Sederhana

Walaupun bukan menjadi sebuah masalah yang  besar, namun noda yang menjadi bekas jerawat pada wajah bisa membuat seseorang berkurang tingkat kepercayaan dirinya. Apakah Anda juga mengalaminya? Jika demikian, sepertinya tidak perlu cemas secara berlebihan. Nyatanya, ada berbagai macam cara yang bisa digunakan untuk menghilangkan bekas jerawat dengan bahan alami dan mudah diikuti.

baca: Penjelasan Obat Dexamethasone

Biasanya, ketika menemukan bekas jerawat, wanita akan langsung menuju ke klink kecantikan, sebenarnya tak ada salahnya untuk melakukannya, namun dibandingkan dengan menggunakan bahan-bahan kimia yang mungkin bisa menimbulkan efek kurang baik untuk wajah Anda, lebih baik menggunakan cara alami di rumah.

Tak hanya mudah, melakukan perawatan wajah dengan bahan alami juga minim efek samping serta memiliki harga lebih murah. Lantas, apa saja bahan alami yang dibutuhkan untuk mengatasi hal ini? 

Cara Menghilangkan Bekas Jerawat dengan Bahan Alami

Berikut berbagai bahan alami yang bisa Anda gunakan.

  • Lidah buaya

Tak perlu menggunakan krim dengan harga mahal untuk menghilangkan bekas jerawat. Anda bisa menggunakan lidah buaya. Tak hanya mudah diperoleh, lidah buaya juga dibanderol dengan harga murah. lidah buaya memiliki kandungan barbaloin, aloin, aloe emodin, aloesin, kandungan ini bisa digunakan untuk membantu menghilangkan bekas-bekas jerawat yang membandel.

Gel yang berada di dalam lidah buaya dipercaya bisa membantu meregenerasi kulit, dengan tahap ini, bekas jerawat bisa dengan mudah dihilangkan, asalkan dengan pengaplikasikan yang rutin. 

Bukan hanya membuat bekas jerawat pada wajah menghilang, namun lidah buaya akan membuat kulit wajah menjadi semakin cerah dan mulus. Untuk penggunaannya, Anda bisa mengaplikasikan gel lidah buaya selama seminggu penuh pada wajah. 

  • Minyak zaitun

Minyak zaitun mempunyai berbagai macam manfaat untuk kulit, salah satunya sebagai penghilang bekas jerawat di wajah. Minyak zaitun mempunyai antioksidan yang alami sehingga bisa menyembuhkan serta menghilangkan bekas jerawat dengan sangat cepat. 

Tak hanya itu, minyak zaitun juga mempunyai sifat anti inflamasi yang bisa membantu mencegah infeksi dan melembabkan kulit. Tetapi, disarankan untuk menggunakan minyak yang alami sehingga manfaatnya menjaadi semakin optimal.

  • Madu

Madu menjadi bahan alami yang mempunyai manfaat begitu banyak. salah satu manfaat yang dimilikinya ialah menghilangkan bekas jerawat membandel pada wajah. Namun, Anda tidak bisa menggunakan sembarang madu, madu yang digunakan harus madu alami, karena madu alami mempunyai efek anti bakteri.

Selain itu madu alami belum diproses pencampuran dengan air dan pemanasan, sehingga tetap mempunyai efek anti inflamasi serta anti bakteri. Selain menghilangkan bekas jerawat, madu juga dapat digunakan untuk menghilangkan jerawat yang masih meradang serta melembabkan kulit.

  • Tomat 

Tomat sangat baik untuk dikonsumsi, kandungan vitamin C, A serta likopen yang berada di dalamnya berfungsi sebagai pengencang kulit wajah. Selain itu tomat juga berguna untuk menghilangkan bekas jerawat pada wajah. 

  • Mentimun

Penggunaan mentimun untuk masker bisa membantu Anda untuk menghilangkan bekas jerawat di wajah. Mentimun memiliki kandungan magnesium, vitamin A, dan C sehingga dapat menghidrasi wajah dan mengatasi peradangan. Untuk mengatasinya, Anda dapat mengiris timun dengan tipis dan gunakan irisannya sebagai masker wajah. Lakukan cara ini dengan rutin. 

Jadi, cara menghilangkan bekas jerawat sebenarnya tidak sesulit seperti yang kita bayangkan, selain itu kita juga harus melakukan berbagai perawatan di atas dengan rutin sehingga bekas jerawat segera menghilang. 

Categories
Obat

Dexamethasone, Berbagai Manfaat dan Cara Pengonsumsiannya

Dexamethasone merupakan jenis obat yang digunakan untuk mengatasi peradangan, penyakit autoimun serta reaksi alergi. Biasanya, Dexamethasone tersedia pada bentuk tablet sebesar 0,5 mg, suntikan, sirup serta tetes mata. Dexamethasone sendiri masuk ke dalam golongan kortikosteroid. Seperti obat lainnya, Dexamethasone biasanya digunakan untuk untuk jangka panjang serta tak boleh dihentikan dengan tiba-tiba. 

Biasanya, sebelum menghentikan Dexamethasone, nantinya dokter akan menghentikan pengonsumsiannya dengan bertahap. Cara kerja Dexamethasone dengan mengurangi peradangan serta menurunkan sistem kekebalan tubuh, mirip dengan steroid yang dihasilkan tubuh dengan alami. Seperti yang sudah dijelaskan, penggunaan Dexamethasone tidak boleh sembarangan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

baca juga: Penjelasan Obat Cefadroxil

Peringatan Sebelum Pengonsumsian Dexamethasone

Sebelum menggunakan Dexamethasone, usahakan terlebih dulu melakukan konsultasi dengan dokter, lebih-lebih bila Anda memiliki alergi pada obat, makanan atau berbagai bahan lain yang berada di dalam obat ini. Bila Anda memiliki riwayat penyakit herpes, diabetes, infeksi jamur, penyakit ginjal, gangguan pembekuan darah, penyakit jantung dan yang lainnya, lebih baik perhatikan dosisnya dengan baik terlebih dahulu.

Ketika Anda melakukan konsultasi pada dokter, dan dokter meresepkan Dexamethasone, tak ada salahnya Anda memberitahu dokter jika Anda akan menjalani vaksinasi dan sejenisnya, karena hal ini bisas berisiko memberikan efek samping seperti osteoporosis. Selama mengkonsumsi Dexamethasone, hindari mengkonsumsi minuman yang mengandung alkohol maupun obat pereda nyeri, karena hal ini bisa menyebabkan pendarahan lambung.

Bagaimana jika Dexamethasone diberikan pada anak-anak? Perlu diketahui, pemberian Dexamethasone pada anak-anak dengan jangka panjang bisa menyebabkan tumbuh kembangnya menjadi terhambat. Oleh sebab itu saat memberikan Dexamethasone pada anak, pastikan telah memeriksakan buah hati secara berkala sehingga proses perkembangannya menjadi lebih diketahui.

Dexamethasone bisa menyebabkan pusing, sehingga ketika mengkonsumsi Dexamethasone, hindari melakukan aktivitas yang memerlukan kewaspadaan tinggi contohnya seperti berkendara di jalan. Sesudah mengkonsumsi Dexamethasone, hentikan mengendarai kendaraan hingga Anda yakin atau sanggup untuk melakukannya sendiri.

Dosis Pengonsumsian Dexamethasone

Dosis pengonsumsian Dexamethasone bergantung pada kondisi yang diderita oleh pasien. Jika digunakan untuk mengatasi peradangan serta penyakit autoimun, Anda bisa mengkonsumsi 0,5 hingga 9 mg per hari. Dosis pengonsumsian Dexamethasone maksimal 1,5 mg dalam sehari. Untuk anak-anak dosis awal biasanya diberikan 0,02 hingga 0,3 mg dan dibagi dalam 3 hingga 4 kali konsumsi.

Pengonsumsian Dexamethasone yang Tepat

Jika Anda memiliki sakit maag, lebih baik mengkonsumsi Dexamethasone sesudah makan. Dosis serta lama penggunaan Dexamethasone biasanya akan diberikan berdasarkan pada kondisi, usia, hingga respons pasien pada obat. Selain itu pastikan mengikuti berbagai saran dokter ketika mengkonsumsi Dexamethasone. 

Bila mengkonsumsi Dexamethasone sirup, pergunakan sendok yang berada di dalam kemasan, sehingga dosis yang diminum bisa tepat, hindari menggunakan sendok makan. Konsumsi, Dexamethasone di waktu yang sama setiap hari, sehingga pengobatan bisa berjalan secara efektif.

Agar Anda tidak lupa mengkonsumsi Dexamethasone, Anda dapat mengkonsumsi di jam yang sama. Penderita yang mengkonsumsi Dexamethasone dalam jangka panjang tidak boleh menghentikan pengonsumsian obat dengan tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter.

Efek samping dari Dexamethasone yang harus diperhatikan adalah nafsu makan yang berubah menjadi semakin meningkat, oleh sebab itu ketika mengkonsumsi Dexamethasone, Anda harus memperhatikan gizi makanan dengan baik sehingga tidak terjadi obesitas, selain itu Dexamethasone juga bisa menyebabkan perubahan siklus menstruasi, penambahan berat badan, gangguan tidur, sakit kepala, pusing hingga sakit perut. Walaupun jarang terjadi, Dexamethasone juga dapat menimbulkan efek samping seperti demam. 

Categories
Obat

Cefadroxil: Manfaat dan Dosis Obat yang Tepat

penirumasliusa.com РObat cefadroxil adalah salah satu obat berjenis antibiotik yang bermanfaat dalam mengobati infeksi yang diakibatkan oleh bakteri pada saluran kencing, tenggorokan, jantung hingga kulit. Obat cefadroxil monohydrate dapat diperoleh dalam bentuk tablet yang tersedia di apotek. Hanya saja karena obat cefadroxil termasuk antibiotik, penggunaannya membutuhkan resep dokter. 

Manfaat Obat Cefadroxil

Obat cefadroxil adalah obat yang termasuk ke dalam golongan antibiotik berjenis sefalosporin yang berfungsi menghambat pertumbuhan bakteri. Konsumsi obat ini haruslah mengikuti anjuran dokter dan harus diminum hinga habis. Pasalnya, konsumsi obat cefadroxil yang sembarangan dapat menyebabkan bakteri tersebut menjadi kebal terhadap obat cefadroxil. 

Bakteri yang kebal terhadap obat akan menjadi masalah di kemudian hari karena artinya pasien harus mengkonsumsi dosis lebih tinggi. Saat Anda memeriksakan diri ke dokter, beritahukan dokter apabila Anda memiliki riwayat reaksi alergi terhadap obat tersebut. Beritahukan pula ke dokter apabila Anda memiliki masalah terhadap pencernaan, ginjal dan juga asma. 

Dosis Konsumsi Obat Cefadroxil

Untuk konsumsi obat cefadroxil haruslah mengikuti anjuran dokter. Konsumsi obat juga harus dilakukan setelah makan agar perut tidak dalam keadaan kosong. Dosis obat cefadroxil akan mengikuti kondisi pasien dan usianya. Berikut adalah dosis yang biasanya diberikan untuk obat cefadroxil:

1. Konsumsi untuk infeksi ringan sebesar 500 mg sebanyak dua kali sehari

2. Konsumsi untuk infeksi sedang – berat sebesar 1 hingga 2 g. Dosis ini bisa dalam sekali minum sebagai dosis tunggal ataupun dosis terbagi. 

3. Konsumsi untuk infeksi saluran kemih seperti sistitis berupa radang pada kandung kemih sebesar 1 hingga 2 g setiap hari bisa dalam dosis tunggal ataupun dosis terbagi. 

4. Konsumsi untuk penyakit tonsilitis dan juga faringitis adalah sebanyak 1 gram setiap hari atau bisa dibagi dalam sekali minum 500 mg sebanyak dua kali sehari. 

5. Konsumsi untuk penyakit berupa infeksi struktur kulit dan kulit adalah sebanyak 1 gram setiap hari atau bisa dibagi dalam sekali minum 500 mg sebanyak dua kali sehari. 

6. Konsumsi untuk infeksi saluran kemih tanpa komplikasi sebesar 1 hingga 2 g setiap hari. Konsumsi bisa dalam dosis tunggal ataupun dosis terbagi.

Sementara untuk konsumsi obat cefadroxil pada anak-anak akan disesuaikan dengan usia dan juga berat badan. Misalnya saja untuk anak usia 1 hingga 6 tahun maka dosisnya sebesar 250 mg dengan pemberian dua kali satu hari. 

Efek Samping Akibat Konsumsi Obat Cefadroxil

Meski memiliki beragam manfaat bagi pasien, namun konsumsi obat cefadroxil bagi beberapa orang justru dapat menimbulkan sejumlah efek samping. Efek samping yang timbul dari mulai ringan hingga serius. Untuk efek samping yang terbilang serius maka pasien harus segera dibawa ke dokter dan hentikan konsumsi obat. Berikut adalah efek samping yang mungkin terjadi:

1. Rasa mual bahkan pasien bisa mengalami muntah selama beberapa jam setelah konsumsi obat

2. Gangguan pada pencernaan dari mulai sembelit hingga diare

3. Peningkatan suhu tubuh dalam bentuk demam dan sakit kepala

4. Timbul rasa sakit pada tukak lambung berupa maag

5. Reaksi alergi berupa pembengkakan pada wajah, kulit yang terasa gatal karena timbul ruam berwarna merah, hingga sesak napas tiba-tiba. Reaksi alergi tidak dapat diabaikan karena bisa menyebabkan masalah yang lebih parah. 

Obat cefadroxil tidak dapat dikonsumsi bersamaan dengan beberapa jenis obat lainnya. Oleh karena itu pasien sangat disarankan untuk memberitahu dokter apakah sedang menjalani pengobatan lainnya atau sedang konsumsi pil KB.