Categories
Makanan

Selain Berjemur, 7 Makanan Vitamin D Ini Bagus untuk Imunitas Tubuh

Makanan Vitamin D

Selama masa pandemi virus Covid-19 (Corona), ada mitos yang menyebar kalau berjemur dibawah terik matahari bisa mencegah penyebaran virus corona. Nyatanya, vitamin yang Anda peroleh dari berjemur hanya membantu untuk meningkatkan sistem imunitas tubuh. Selain berjemur, berikut ini 7 daftar makanan vitamin D yang bisa Anda konsumsi untuk meningkatkan imunitas tubuh.

1. Ikan Laut

Ikan laut dipercaya kaya akan vitamin D. Misalnya saja ikan salmon liar yang mengandung lebih dari 988 IU vitamin D untuk setiap 100 g. Hanya dengan mengkonsumsi 100 g ikan salmon, Anda sudah mencukupi kebutuhan harian vitamin D yang hanya 800 IU saja. Selain salmon, sarden, dan patin juga menjadi sumber vitamin D alami, walaupun tidak sebanyak ikan salmon.

2. Jamur

Selain ikan laut, jamur juga termasuk makanan vitamin D yang tinggi. Seperti halnya manusia, jamur juga bisa mensintesis vitamin D saat terkena sinar UV dari matahari. Namun, jamur memang menghasilkan sejenis vitamin D2. Sedangkan hewan menghasilkan vitamin D3. Meskipun vitamin D2 membantu meningkatkan kadar vitamin D dalam darah, itu tidak seefektif vitamin D3.

3. Kuning Telur

Telur merupakan makanan yang sangat bergizi. Putih telur mengandung banyak protein, sedangkan kuning telur sebenarnya menyimpan banyak vitamin, mineral dan lemak. Satu kuning telur mengandung 37 IU vitamin D. Kadar vitamin D dalam kuning telur juga tergantung dari paparan sinar matahari dan kandungan vitamin D pada pakan ayam yang diberikan.

Ayam yang bisa berkeliaran di luar atau di bawah sinar matahari bisa menghasilkan telur dengan kandungan vitamin D 3-4 kali lebih tinggi dari telur ayam kandang. Selain itu, telur dari ayam yang diberi makanan kaya vitamin D dapat mengandung hingga 6.000 IU vitamin D per kuning telur.

4. Susu Sapi

Susu sapi merupakan jenis susu yang paling banyak dikonsumsi manusia. Secara alami, susu sapi merupakan bahan pangan yang mengandung banyak nutrisi, di antaranya kalsium, fosfor, dan riboflavin. Susu sapi juga bisa diolah lagi dan ditambahkan dengan vitamin D. Susu sapi yang sudah diolah tersebut biasanya mengandung sekitar 115-130 IU vitamin D tiap cangkir (237 ml).

5. Susu Kedelai

Karena vitamin D lebih sering ditemukan dalam makanan hewani, vegetarian dan vegan beresiko kekurangan vitamin ini. Karena alasan ini, pengganti susu nabati seperti susu kedelai sering kali diperkaya dengan nutrisi atau vitamin dan mineral yang biasanya ditemukan dalam susu sapi. Satu cangkir (237 ml) susu kedelai olahan dapat mengandung 107-117 IU vitamin D.

6. Buah Jeruk

Selain susu kedelai, jika Anda yang tidak mengkonsumsi daging atau produk hewani lainnya, Anda juga mengandalkan buah-buahan sebagai sumber vitamin D. Salah satunya adalah buah jeruk. Dengan mengkonsumsi jus jeruk.

Anda akan mendapatkan manfaat kesehatan karena kandungan gizinya yang kaya, mulai dari kalsium hingga vitamin D. Idealnya, Anda harus mengonsumsi jus jeruk bersamaan dengan sarapan pagi untuk mendapatkan sekitar 100 IU vitamin D per hari.

7. Oatmeal

Oatmeal memang dikenal sebagai makanan sehat dengan banyak manfaat. Ternyata, oatmeal juga kaya akan kandungan vitamin D. Setengah cangkir oatmeal diketahui menyediakan hingga 136 IU vitamin D. Bagi Anda yang sedang diet, oatmeal juga cocok untuk membuat Anda kenyang lebih lama.

Selain mengandal 7 makanan vitamin D di atas, Anda juga bisa memperoleh vitamin D dari suplemen. Kami menyediakan banyak paket suplemen dengan harga menarik. Lihat sekarang di aplikasi Jovee. Unduh melalui Google Play Store maupun App Store sekarang. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *